ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Dedikasi Tanpa Batas: Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kendalikan Operasional Bandara Sinak

“Mereka berdiri di garda terdepan, memastikan kedaulatan dan nyala kehidupan di pelosok negeri tetap terjaga”.

6 April 2026
0
Dedikasi Tanpa Batas: Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kendalikan Operasional Bandara Sinak

Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat saat melakukan pengamanan dan kendalikan penerbangan di Bandara Sinak, Kabupaten Puncak. (foto redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK, Koranpapua.id- Jalur udara masih menjadi satu-satunya urat nadi kehidupan dan distribusi logistik bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

Karena itu, menjaga keamanan fasilitas penerbangan perintis menjadi hal utama yang harus diprioritaskan.

ADVERTISEMENT

Tugas ini tidaklah mudah, namun menjadi rutinitas wajib bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) terutama Satgas Yon Parako 466 Pasgat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemandangan penuh dedikasi ini terekam jelas dalam serangkaian aktivitas pengamanan di sebuah landasan pacu (airstrip) perintis di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Letak lapangan terbang ini dikelilingi oleh lanskap pegunungan hijau yang megah namun bermedan ekstrem.

Terlihat prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat sedang melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab.

Ada yang sebagai operator komunikasi taktis, bertugas melakukan koordinasi dan memandu pergerakan helikopter dan pesawat perintis caravan yang mendarat di landasan perintis.

Tampak di sekitar lapangan terbang, sejumlah prajurit lain terus bersiaga. Mereka memastikan helikopter jenis Bell bersiap mendarat (landing).

Termasuk pesawat perintis caravan yang akan (take off) dengan panduan langsung dari prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat di darat.

Komunikasi yang presisi sangat dibutuhkan di area dengan kontur alam yang menantang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penerbangan di bandara perintis ini sangat krusial.

Jalur ini menjadi titik tumpu pendistribusian bahan makanan, obat-obatan, serta kebutuhan pokok lainnya, baik untuk keperluan masyarakat setempat.

Dalam operasi hariannya, prajurit harus selalu waspada terhadap perubahan cuaca pegunungan yang bisa terjadi secara tiba-tiba, serta potensi gangguan keamanan.

“Di wilayah dengan ketinggian seperti ini, cuaca adalah tantangan pertama. Kabut bisa turun kapan saja,” ujar Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Rizki Amrullah Oktavido, S.Tr.(Han) dalam keterangannya, Senin 6 April 2026.

Rizki menyampaikan, setiap pergerakan pesawat bersayap tetap (fixed wing) maupun helikopter (rotary wing) harus dipandu dan diamankan secara maksimal.

Dikatakan, pengamanan bandara secara berlapis, termasuk sejumlah kendaraan taktis (rantis) disiagakan di pinggir landasan untuk merespons segala situasi darurat dengan cepat.

“Para prajurit dengan perlengkapan tempur lengkap dan alat komunikasi selalu berada di posisi masing-masing setiap kali ada jadwal penerbangan masuk atau keluar,” pungkasnya.

Fasilitas bandara perintis ini sendiri terlihat cukup sibuk. Pada area apron, tidak hanya helikopter yang beroperasi.

Terlihat juga aktivitas bongkar muat dan pergerakan pesawat perintis sipil berukuran kecil yang melayani rute-rute terisolir.

Sinergi antara penerbangan militer dan sipil di landasan kecil ini menunjukkan betapa vitalnya infrastruktur udara bagi denyut nadi ekonomi dan pertahanan di ujung negeri.

Sementara itu lanskap luas area bandara perintis, tampak helikopter militer bersiaga di area helipad, dan sebuah pesawat perintis sipil berada di ujung landasan.

Aktivitas ini menjadi urat nadi utama bagi wilayah pegunungan yang sulit dijangkau lewat jalur darat.

Kehadiran aparat keamanan di fasilitas publik nan vital ini memberikan rasa aman, tidak hanya bagi para kru pesawat (pilot dan kopilot) yang mendarat di landasan dengan kemiringan dan angin yang sulit diprediksi.

Tetapi juga bagi kelancaran roda kehidupan masyarakat di pegunungan Nusantara. “Mereka berdiri di garda terdepan, memastikan kedaulatan dan nyala kehidupan di pelosok negeri tetap terjaga,” ungkap Rizki. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Si Jago Merah Mengamuk di SP6 Timika, Dua Unit Rumah Rata dengan Tanah

Si Jago Merah Mengamuk di SP6 Timika, Dua Unit Rumah Rata dengan Tanah

300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id