ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

“Kenapa kita pakai pola itu? Supaya anak tetap punya interaksi dengan orang tua dan lingkungan sekitar. Itu sebenarnya yang dimaksud dengan sekolah sepanjang hari”.

2 April 2026
0
Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai menyiapkan langkah besar di sektor pendidikan.

Salah satunya dengan mewajibkan anak masuk Taman Kanak-Kanak (TK) sebelum daftar ke Sekolah Dasar (SD).

ADVERTISEMENT

Mendukung kebijakan tersebut, Bupati Mimika Johannes Rettob, menegaskan komitmennya menghapus kesenjangan antara sekolah swasta dan negeri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melakukan pemerataan fasilitas, peningkatan kualitas tenaga pengajar, serta perluasan akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

Bupati Johannes menyebut, langkah ini penting mengingat masih adanya ketimpangan layanan pendidikan di sejumlah wilayah Mimika.

Ia mencontohkan, di Distrik Mimika Barat Tengah yang memiliki sembilan SD dikelola oleh Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK). Namun, namun tidak ada satupun sekolah TK di wilayah itu.

“Mulai 2027 anak-anak tidak bisa langsung masuk SD tanpa melalui TK. Dia harus masuk TK dulu,” ujar Bupati Johannes di Timika.

Karena itu, Pemkab Mimika berkewajiban untuk memastikan ketersediaan TK sebagai bagian dari program prioritas.

Selain pemerataan akses, pemerintah daerah juga mendorong penerapan program sekolah sepanjang hari.

Program ini telah diuji coba di SD YPPK Kokonao dan SD Negeri Kokonao dengan hasil yang dinilai positif.

Dalam konsep tersebut, siswa menjalani aktivitas belajar yang lebih terstruktur, mulai dari kegiatan belajar, makan, hingga ekstrakurikuler di sekolah.

Meski menyerupai sistem asrama, program ini tetap memberi ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kenapa kita pakai pola itu? Supaya anak tetap punya interaksi dengan orang tua dan lingkungan sekitar. Itu sebenarnya yang dimaksud dengan sekolah sepanjang hari,” jelasnya.

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika dan akan dijalankan secara bertahap mulai 2026 hingga 2027. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

17 Mei 2026
KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

17 Mei 2026
KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

17 Mei 2026
Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

17 Mei 2026
Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

17 Mei 2026
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

16 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    966 shares
    Bagikan 386 Tweet 242
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ini Sejumlah Rekomendasi Rakor Enam Gubernur dan 42 Bupati Se-Tanah Papua di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id