ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Tangis Pecah di Pos Perbatasan, Antara Oleh-oleh Sederhana dan Impian Masa Depan

Air mata yang jatuh hari itu bukan hanya tentang perpisahan, tetapi tentang cinta, kepercayaan, dan mimpi yang mulai menemukan jalannya.

31 Maret 2026
0
Tangis Pecah di Pos Perbatasan, Antara Oleh-oleh Sederhana dan Impian Masa Depan

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC bersama Alo dan Inang di Tembutka, kawasan perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) (Foto: Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Oleh-oleh biasanya menjadi kenang-kenangan, sebagai bentuk perhatian untuk mempererat ikatan sosial.

Oleh-oleh atau buah tangan (souvenirs) bisa dalam bentuk apapun untuk menunjukan apresiasi dan tanda penghargaan kepada seseorang yang bepergian jauh.

ADVERTISEMENT

Di tengah hiruk pikuk kehidupan, tradisi membawa dan memberi oleh-oleh menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan sosial dan budaya antarindividu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini tidak saja dilihat dari simbol kebaikan dari orang yang memberi, tetapi juga sebagai wujud perhatian yang dihargai oleh orang yang menerima.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Berbicara soal oleh-oleh, ada satu momen yang cukup haru dan terekam viral di sebuah pos TNI yang berlokasi di Tembutka, kawasan perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG).

Di tempat yang jauh dari hiruk-pikuk kota, ketulusan justru tumbuh begitu dekat dan nyata.

Tisantro Sitanggang, yang bertugas sebagai Wakil Komandan Pos Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC, tak kuasa menahan haru saat menerima pemberian sederhana dari seorang bocah Papua bernama Alo.

Tiga buah nenas matang, kacang panjang hasil panen, sereh, hingga pisau dan parang, semuanya dibawa Alo bersama ibunya, Mama Bukit, sebagai bentuk kasih tulus dari keluarga sederhana di perbatasan.

Di balik kesederhanaan itu, terjalin hubungan yang tak biasa. Sertu Tisantro dan Alo bukan sekadar tentara dan warga, melainkan seperti ayah dan anak yang dipertemukan oleh keadaan.

Dengan penuh rasa tanggung jawab, Sertu Tisantro memberanikan diri meminta izin kepada Mama Bukit untuk membawa Alo ke Jakarta.

Ia ingin menyekolahkan dan membimbing bocah tersebut hingga kelak bisa meraih cita-citanya menjadi prajurit TNI.

Permintaan itu menjadi momen yang paling menggetarkan. Tangis haru pecah. Mama Bukit tak kuasa menahan air mata, antara berat melepas dan harapan akan masa depan anaknya.

Adik Alo pun ikut larut dalam suasana, memeluk orang tuanya dan Sertu Tisantro, lalu menciumi mereka dengan penuh kasih.

Kisah menyentuh ini menyebar luas setelah dibagikan melalui TikTok akun @tisantrositanggang.

Video yang diunggah pada Minggu 30 Maret 2026, telah ditonton hampir 500 ribu kali dan mendapatkan sekitar 28 ribu tanda suka dari warganet.

Respons publik pun mengalir deras, dipenuhi doa dan harapan bagi masa depan Alo serta apresiasi terhadap ketulusan sang prajurit.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa pengabdian bukan hanya soal menjaga kedaulatan negara, tetapi juga tentang menyentuh hati manusia.

Di ujung negeri, di antara keterbatasan, lahir sebuah harapan besar, bahwa dari tangan-tangan tulus, masa depan bisa diubah.

Dan di Pos Tembutka, air mata yang jatuh hari itu bukan hanya tentang perpisahan, tetapi tentang cinta, kepercayaan, dan mimpi yang mulai menemukan jalannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Bupati Mimika Tegaskan Kenaikan Uang Perjalanan Dinas dalam Daerah Masih Sebatas Wacana

Direktur RSUD Mimika: Pembangunan Ruang Rawat Inap Berlanjut, Layanan Tetap Optimal

Direktur RSUD Mimika: Pembangunan Ruang Rawat Inap Berlanjut, Layanan Tetap Optimal

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id