JAYAPURA, Koranpapua.id– Komisaris dan direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua harus berjalan efektif.
Ini bertujuan agar pengambilan kebijakan tidak melenceng dari tujuan utama, yakni memperkuat kontribusi bank bagi masyarakat.
Hal itu ditegaskan Matius Fakhiri, Gubernur Papua usai melantik Alibaham Temongmere sebagai Komisaris Non Independen PT Bank Pembangunan Daerah Papua dalam RUPS Luar Biasa di Jayapura, Sabtu 28 Maret 2026.
Gubernur Matius mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua menempatkan Bank Papua sebagai instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu penguatan fungsi pengawasan menjadi perhatian seiring penataan manajemen dan struktur kelembagaan bank.
Gubernur Matius menilai peran komisaris menjadi kunci dalam menjaga arah bisnis bank tetap sehat dan selaras dengan kebutuhan pembangunan.
“Fungsi pengawasan harus dijalankan secara profesional dan berorientasi pada pembangunan daerah,” ujar Fakhiri.
Menurutnya, Bank Papua memiliki posisi strategis karena terhubung langsung dengan pembiayaan sektor-sektor produktif di daerah.
“Bank Papua harus semakin kuat dan mampu memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya. (Redaksi)










