ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Siswa tidak hanya melakukan promosi, tetapi juga membantu pembuatan katalog, brosur, hingga strategi pemasaran agar produk lebih dikenal masyarakat.

26 Maret 2026
0
SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Para pelajar kelas VII SMP YPJ Kuala Kencana menggelar kegiatan Pasar Kreatif sebagai bagian dari pembelajaran interdisipliner. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– SMP YPJ Kuala Kencana, Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Pasar Kreatif sebagai bagian dari pembelajaran interdisipliner.

Kegiatan ini melibatkan mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Prakarya bagi siswa kelas VII.

ADVERTISEMENT

Kepala SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim, mengatakan Pasar Kreatif merupakan bentuk pembelajaran kontekstual.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melalui kegiatan ini dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa, mulai dari perencanaan hingga evaluasi usaha.

Baca Juga

27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan

“Para siswa belajar secara langsung bagaimana menghitung untung-rugi, memproduksi, hingga menjual hasil karya mereka,” ujar Nursalim.

Kepala SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di masa depan,” tambah Nursalim saat kegiatan berlangsung di Sporthall YPJ Kuala Kencana, Kamis 26 Maret 2026.

Nursalim menjelaskan, Pasar Kreatif juga merupakan bagian dari program Middle Years Programme (MYP) International Baccalaureate (IB) yang menekankan pembelajaran interdisipliner dan proyek berbasis komunitas.

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas VII yang terbagi dalam 12 kelompok.

Masing-masing kelompok mengolah satu bahan dasar lokal seperti buah, ubi, dan sagu menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi.

Produk-produk yang dijajakan siswa tidak hanya dibeli oleh sesama pelajar, tetapi juga menarik minat para guru serta orang tua murid yang turut hadir dan berbelanja.

Guru Prakarya, Matelda Ibo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari proses pembelajaran selama kurang lebih tiga bulan.

“Ini adalah tugas akhir yang juga menjadi penilaian rapor siswa. Mereka belajar menentukan produk, mengolah bahan lokal secara kreatif, hingga membuat kemasan dan strategi pemasaran agar menarik minat pembeli,” jelasnya.

Berbagai inovasi produk ditampilkan siswa, seperti kolak sagu mutiara, donat ubi, kue berbahan dasar ubi ungu, hingga aneka olahan buah dengan tampilan kekinian.

Setiap kelompok juga membuat branding produk, lengkap dengan logo dan kemasan.

Dari sisi pembelajaran IPS, guru Irma Dimara menuturkan bahwa siswa dibekali pemahaman tentang konsep ekonomi.

Termasuk produksi, distribusi, dan konsumsi, serta keseimbangan antara penawaran dan permintaan.

“Mereka melakukan survei pasar terlebih dahulu, lalu belajar menentukan harga agar sesuai dengan daya beli konsumen dan tidak merugi,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pelajaran Matematika, siswa mempraktikkan aritmetika sosial dengan menghitung modal, keuntungan, dan potensi kerugian dari usaha yang mereka jalankan.

Kegiatan ini juga didukung oleh siswa kelas IX melalui Community Project (CP), salah satunya kelompok “Craftopia” yang membantu mama-mama Papua memasarkan produk kerajinan noken.

Melalui proyek tersebut, siswa tidak hanya melakukan promosi, tetapi juga membantu pembuatan katalog, brosur, hingga strategi pemasaran agar produk lebih dikenal masyarakat.

Salah satu peserta, Rafael, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Bersama kelompoknya, ia mengolah pisang menjadi berbagai produk seperti molen, risol, dan kue.

“Dari modal Rp110.000, kami sudah mendapatkan keuntungan. Ini pengalaman baru bagi kami untuk belajar berwirausaha,” katanya.

Sementara itu, juri kegiatan, Maria Jakadewa, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek.

Seperti kreativitas, kualitas produk, kemasan, strategi pemasaran, pelayanan, dan kerja sama tim.

“Kegiatan ini sangat baik karena melatih siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik langsung dalam dunia usaha,” ujarnya.

Melalui Pasar Kreatif ini, SMP YPJ Kuala Kencana berharap siswa memiliki keterampilan hidup (life skill) serta kesiapan untuk menjadi wirausaha di masa depan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perdana di Papua, Maxim Bersama Pemprov PBD Gelar Kuis Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK se-Kota Sorong

Perdana di Papua, Maxim Bersama Pemprov PBD Gelar Kuis Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK se-Kota Sorong

12 Mei 2026
27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

12 Mei 2026
Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan

Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan

12 Mei 2026
Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

12 Mei 2026
Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

12 Mei 2026
Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

12 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    942 shares
    Bagikan 377 Tweet 236
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    682 shares
    Bagikan 273 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Mimika Darurat Sopi: Bupati Johannes Rettob Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 3,0, Belum Ada Laporan Resmi Kerusakan

Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 3,0, Belum Ada Laporan Resmi Kerusakan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id