ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Surabaya, Diduga Sakit Malaria

“Jenazah ASR dievakuasi petugas BPBD Surabaya dan Dinas Sosial menggunakan ambulans menuju ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya”.

26 Maret 2026
0
Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Surabaya, Diduga Sakit Malaria

ASR (19), seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Jetis Kulon, Wonokromo, Surabaya, Rabu malam 25 Maret 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SURABAYA, Koranpapua.id- Kabar duka dari Surabaya. ASR (19), seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Jetis Kulon, Wonokromo, Surabaya, Rabu malam 25 Maret 2026.

ASR yang berasal dari Desa Ghoyui, Urei Fasei Waropen, Provinsi Papua itu, diduga meninggal dunia karena menderita sakit malaria.

ADVERTISEMENT

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Wasito Adi mengatakan, jenazah korban ditemukan oleh salah satu keluarganya yang mendatangi kos ASR.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Awalnya korban ditelepon beberapa kali namun tidak diangkat. Saksi kemudian mendatangi kos ASR di Jetis Kulon X.

Baca Juga

Gadis Asal Mimika Hilang di Yogyakarta, Marlin Brigita Kasimat Belum Ditemukan

Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Sesampainya di depan kamar kos, saksi sempat memanggil korban beberapa kali. Namun korban tidak menjawab.

“Awalnya ditelepon nggak diangkat angkat. Akhirnya keluarganya datang ke kos dan pintu didobrak. Korban sudah dalam keadaan meninggal,” ujarnya seperti dilansir Radar Surabaya, Kamis 26 Maret 2026.

Wasito menjelaskan, dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

ASR diduga baru meninggal dunia belum sekitar 5 jam. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga (meninggal dunia) sakit malaria,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, ASR masih berstatus sebagai salah satu mahasiswa peguruan tinggi negeri di Surabaya Selatan.

Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan oleh Tim Inafis, jenazah ASR dievakuasi petugas BPBD Surabaya dan Dinas Sosial menggunakan ambulans menuju ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    904 shares
    Bagikan 362 Tweet 226
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
Next Post
Tongkat Komando Pangdam Cenderawasih dan Danlanal Nabire Resmi Berpindah

Tongkat Komando Pangdam Cenderawasih dan Danlanal Nabire Resmi Berpindah

SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id