ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

“Itu informasi dari pilot, jalur penerbangan dari Timika ke lokasi masih belum terbuka. Mereka kasih watu sampai jam 1 siang”.

26 Maret 2026
0
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Proses evakuasi salah satu guru di SDI Hoya yang menderita sakit, masih terus diupayakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Guru atas nama Maria Elisabeth Mete, dilaporkan menderita sakit serius sehingga harus dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan perawatan medis.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, mengatakan upaya evakuasi telah dilakukan sejak Rabu 25 Maret 2026, namun belum dapat terlaksana karena kondisi cuaca yang tidak mendukung penerbangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Upaya evakuasi sudah dilakukan, tetapi terkendala cuaca. Itu informasi dari pilot, jalur penerbangan dari Timika ke lokasi masih belum terbuka. Mereka kasih watu sampai jam 1 siang,” kata Antonius saat dikonfirmasi, Kamis 26 Maret 2026.

Baca Juga

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Menurutnya, pasien saat ini telah berada di bandara Distrik Hoya sejak pagi dan siap untuk dievakuasi begitu cuaca memungkinkan.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan operator penerbangan untuk memantau perkembangan kondisi cuaca.

“Kalau cuaca di wilayah Jila sudah terbuka, maka evakuasi bisa segera dilakukan. Saat ini pasien hanya menunggu,” ujarnya.

Terkait kondisi kesehatan, Antonius mengungkapkan bahwa informasi yang diterima dari keluarga menyebutkan korban mengalami pendarahan.

Namun, belum diketahui secara pasti jenis pendarahan tersebut karena keterbatasan tenaga medis di lokasi.

“Kebetulan di sana tidak ada medis. Nah, jadi kalau kita dapat informasi dari pasien dan suaminya, dia pendarahan. Nah itu yang kita tidak tahu pendarahan apa,” jelasnya.

Ia menambahkan, laporan mengenai kondisi guru tersebut baru diterima sehari sebelumnya.

Sejak itu, pihak dinas langsung mengambil langkah cepat dengan mengupayakan evakuasi menggunakan helikopter. Namun, rencana tersebut juga terkendala waktu dan cuaca.

Dinas Pendidikan Mimika berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses evakuasi dapat dilakukan secepatnya, sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan medis yang memadai. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026
Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Mimika, Dorong Pengembangan Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Mimika, Dorong Pengembangan Koperasi Merah Putih

Sinergi OPD dalam Forum Perangkat Daerah 2026, Bupati Johannes Rettob: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral

Sinergi OPD dalam Forum Perangkat Daerah 2026, Bupati Johannes Rettob: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Surabaya, Diduga Sakit Malaria

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Surabaya, Diduga Sakit Malaria

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id