ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

“Itu informasi dari pilot, jalur penerbangan dari Timika ke lokasi masih belum terbuka. Mereka kasih watu sampai jam 1 siang”.

26 Maret 2026
0
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Proses evakuasi salah satu guru di SDI Hoya yang menderita sakit, masih terus diupayakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Guru atas nama Maria Elisabeth Mete, dilaporkan menderita sakit serius sehingga harus dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan perawatan medis.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, mengatakan upaya evakuasi telah dilakukan sejak Rabu 25 Maret 2026, namun belum dapat terlaksana karena kondisi cuaca yang tidak mendukung penerbangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Upaya evakuasi sudah dilakukan, tetapi terkendala cuaca. Itu informasi dari pilot, jalur penerbangan dari Timika ke lokasi masih belum terbuka. Mereka kasih watu sampai jam 1 siang,” kata Antonius saat dikonfirmasi, Kamis 26 Maret 2026.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Menurutnya, pasien saat ini telah berada di bandara Distrik Hoya sejak pagi dan siap untuk dievakuasi begitu cuaca memungkinkan.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan operator penerbangan untuk memantau perkembangan kondisi cuaca.

“Kalau cuaca di wilayah Jila sudah terbuka, maka evakuasi bisa segera dilakukan. Saat ini pasien hanya menunggu,” ujarnya.

Terkait kondisi kesehatan, Antonius mengungkapkan bahwa informasi yang diterima dari keluarga menyebutkan korban mengalami pendarahan.

Namun, belum diketahui secara pasti jenis pendarahan tersebut karena keterbatasan tenaga medis di lokasi.

“Kebetulan di sana tidak ada medis. Nah, jadi kalau kita dapat informasi dari pasien dan suaminya, dia pendarahan. Nah itu yang kita tidak tahu pendarahan apa,” jelasnya.

Ia menambahkan, laporan mengenai kondisi guru tersebut baru diterima sehari sebelumnya.

Sejak itu, pihak dinas langsung mengambil langkah cepat dengan mengupayakan evakuasi menggunakan helikopter. Namun, rencana tersebut juga terkendala waktu dan cuaca.

Dinas Pendidikan Mimika berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses evakuasi dapat dilakukan secepatnya, sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan medis yang memadai. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    904 shares
    Bagikan 362 Tweet 226
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Mimika, Dorong Pengembangan Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Mimika, Dorong Pengembangan Koperasi Merah Putih

Sinergi OPD dalam Forum Perangkat Daerah 2026, Bupati Johannes Rettob: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral

Sinergi OPD dalam Forum Perangkat Daerah 2026, Bupati Johannes Rettob: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Surabaya, Diduga Sakit Malaria

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Surabaya, Diduga Sakit Malaria

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id