TIMIKA, Koranpapua.id– Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mendukung rencana penerapan sistem pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Dukungan itu disampaikan Antonius Welerubun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika kepada koranpapua,id di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Rabu 25 Maret 2026.
Meski memberikan dukungan, namun Antonius menegaskan bahwa implementasi kebijakan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi geografis di wilayah Mimika yang beragam.
“Jelas program-program dari pusat itu sangat bagus, hanya harus kita kaitkan dengan karakteristik kondisi geografis di Kabupaten Mimika,” ujar Antonius.
Ia menjelaskan, untuk tahap awal, penerapan pembelajaran daring akan difokuskan di wilayah perkotaan yang dinilai telah memiliki kesiapan sarana dan prasarana.
“Saya pikir untuk sementara kita maksimalkan di daerah kota, sambil kita menyiapkan sarana prasarana untuk wilayah pegunungan dan pesisir,” tambahnya.
Rencana ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong efisiensi, termasuk penghematan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagaimana disampaikan oleh Menko PMK, Pratikno.
Seperti diketahui sistem pembelajaran Daring (online) merupakan metode belajar mengajar jarak jauh yang menggunakan teknologi digital dan internet, menungkinkan interaksi tanpa tatap muka.
Sistem ini fleksibel dan mendukung akses materi serta menggunakan platform seperti LMS (Moodle, SPADA) dan video conference (Zoom Meet). (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










