ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

“Mereka meminta agar jabatan Plt (pelaksana tugas) segera didefinitifkan dengan memprioritaskan ASN asli Papua, khususnya dari suku Amungme dan Kamoro”.

13 Maret 2026
0
Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Peduli ASN Papua menggelar aksi protes di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Kabupaten Mimika, Jumat 13 Maret 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Peduli Aparatur Sipil (ASN) Papua turun ke jalan menggelar aksi protes di Kantor Pusat Pemerintahan, Kabupaten Mimika, Jumat 13 Maret 2026.

Mereka menuntut Bupati Mimika Johannes Rettob membatalkan pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang dilakukan pada 11 Maret 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

Aksi tersebut dipicu kebijakan rolling jabatan yang dinilai tidak berpihak kepada Orang Asli Papua (OAP), khususnya dari suku Amungme dan Kamoro.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Massa menilai proses pengisian jabatan tidak mengakomodasi putra-putri asli Mimika sebagaimana semangat afirmasi dalam Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Dalam aksi itu, para peserta secara bergantian menyampaikan orasi yang berisi kritik keras terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Ketua Aliansi Pemuda Amungme (APA) Mimika, Helois Kemong, menegaskan bahwa masyarakat Amungme dan Kamoro berhak mendapatkan kesempatan yang adil dalam menduduki jabatan strategis di pemerintahan.

“Kami minta Bupati datang langsung ke sini dan menyatakan bahwa rolling jabatan itu dibatalkan. Kami punya hak dan harus menjadi tuan di tanah kami sendiri,” tegas Helois di hadapan massa aksi.

Orator aksi lainnya, Yulianus Pinimet, yang merupakan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, mengaku dirinya dirugikan dalam proses seleksi jabatan tersebut.

Ia mengatakan telah mengikuti seluruh tahapan seleksi lelang jabatan tinggi pratama dan dinyatakan memenuhi syarat, namun tidak diakomodasi dalam pelantikan.

“Semua tahapan sudah saya ikuti dan dinyatakan lengkap, tetapi tidak diakomodasi dalam pelantikan,” ujarnya.

Yulianus juga mempertanyakan dasar aturan yang digunakan dalam penentuan pejabat yang dilantik.

“Kalau memang kami sudah ikut semua tahapan seleksi, lalu aturan apa yang dipakai sehingga kami tidak diakomodir?” katanya.

Yulianus juga juga mendesak Bupati Mimika, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah untuk turun langsung menemui massa dan memberikan penjelasan terkait kebijakan tersebut.

“Jika tuntutan kami tidak direspons, maka kami akan melakukan langkah-langkah protes sesuai mekanisme adat,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah.

Di antaranya meminta pelantikan pejabat pada 11 Maret 2026 dibatalkan, mencabut SK pelantikan, serta melakukan rolling jabatan ulang secara transparan dengan memperhatikan hak afirmasi bagi Orang Asli Papua.

Massa juga menyoroti dugaan adanya pasangan suami-istri yang menduduki jabatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu, mereka meminta agar jabatan Plt (pelaksana tugas) segera didefinitifkan dengan memprioritaskan ASN asli Papua, khususnya dari suku Amungme dan Kamoro.

Hingga pukul 13.20 WIT, massa aksi telah ditemui Penjabat Sekretaris Daerah Mimika, Abraham Kateyau.

Namun massa masih terus melakukan orasi secara bergantian sambil menunggu kehadiran Bupati Mimika untuk memberikan penjelasan langsung.

Blokade Bundaran Timika Indah

Massa yang mengatasnamakan Forum Peduli ASN Papua Kabupaten Mimika melakukan aksi di Jalan Budi Utomo, tepatnya di Bundaran Timika Indah, Jumat 13 Maret 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Aksi protes terkait roling pejabat sudah dimulai sejak pagi hari. Massa yang mengatasnamakan Forum Peduli ASN Papua Mimika sempat melakukan pemalangan jalan tepatnya di Bundaran Timika Indah.

Pemalangan tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu lumpuh. Beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan sehingga aktivitas warga sempat terganggu.

Aksi ini dipicu oleh kebijakan rolling atau pergeseran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang dilakukan pada Rabu 11 Maret lalu.

Massa menilai kebijakan tersebut tidak berpihak kepada aparatur sipil negara (ASN) asli Papua, khususnya dari suku Amungme dan Kamoro.

Salah satu tokoh masyarakat dalam kesempatan itu menyampaikan keraguannya terhadap komitmen kepemimpinan Johannes Rettob dalam memberdayakan anak asli Amungme–Kamoro di lingkungan pemerintahan.

Menurut mantan Kadistrik Mimika Timur itu, meskipun baru satu tahun memimpin Kabupaten Mimika, sebagian masyarakat sudah mulai mempertanyakan sejauh mana komitmen pemerintah daerah.

Secara khusus dalam menjalankan kebijakan afirmasi bagi orang asli Papua, sebagaimana semangat Otonomi Khusus (Otsus).

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa kemudian bergerak menuju Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika untuk menyampaikan orasi dan tuntutan mereka secara langsung kepada pemerintah daerah. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

Kapolres Mimika Jawab Keraguan Operator Terbangkan Pesawat ke Empat Distrik Pegunungan

Dua Kali Peristiwa Penembakan di Tembagapura, TNI-Polri Perketat Pengamanan, Antisipasi Masuk ke Kota Timika

Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Prajurit Gerak Cepat TNI AU Dikerahkan, Amankan 11 Bandara Perintis di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id