ADVERTISEMENT
Selasa, April 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

“Disitu saya sangat terharu sekali karena saya tidak menyangka bahwa saya akan juara 3, sedih bahagia pokoknya semua campur aduk”.

12 Maret 2026
0
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Eva Manobi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Disitu saya sangat terharu sekali karena saya tidak menyangka bahwa saya akan juara 3, sedih bahagia pokoknya semua campur aduk”.

TIMIKA, Koranpapua.id- Seorang remaja berdiri di atas panggung dengan suara yang bergetar, bukan karena takut, melainkan karena haru.

Namanya Jean Evanz Diana Manobi, akrab disapa Eva. Siswi SMA Negeri 4 Jayapura ini menorehkan prestasi membanggakan.

ADVERTISEMENT

Ia berhasil meraih medali perunggu cabang ajang Menyanyi Solo Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lahir di Jayapura, 6 Maret 2008, Eva menceritakan awal perjalanan prestasinya. Ia mengaku mulai menunjukkan minat pada dunia tarik suara sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Baca Juga

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

Lingkungan keluarga yang gemar bernyanyi menjadi ruang awal tumbuh kecintaan terhadap seni musik.

Kesungguhannya dimulai saat ia mengikuti lomba menyanyi dalam peringatan hari ulang tahun SMA Negeri 4 Jayapura, saat itu ia masih duduk di kelas III SMP.

Tak disangka, ia berhasil meraih Juara II dan memperoleh tiket masuk sekolah tersebut.

Sejak saat itu, Eva aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi di tingkat kota, termasuk ajang Bintang Radio dan kompetisi yang diselenggarakan perguruan tinggi setempat.

“Saya suka bernyanyi sejak SD hingga SMP, waktu saya SMP kelas III saya pertama kali mengikuti lomba nyanyi dalam memperingati HUT SMA Negeri 4 Jayapura,” kenangnya.

“Puji Tuhan saya mendapatkan Juara II dan mendapatkan tiket masuk SMA Negeri 4 Jayapura,” ucap Eva seperti dilansir Kemendikdasmen, Kamis 12 Maret 2026.

Memasuki kelas XI, guru pembimbingnya mendorong Eva untuk mengikuti seleksi FLS3N 2025. Ia mengaku baru mengenal FLS3N ketika duduk di kelas XI. “Jujur saya sebelumnya belum tahu apa itu FLS3N,” ungkapnya.

Bersama tiga temannya, ia mengikuti seleksi tingkat kota. Hasilnya, ia dan seorang rekannya, Josua, terpilih sebagai juara pertama dan berhak melaju ke tingkat provinsi Papua.

Tantangan Menuju Nasional, Mengatasi Keterbatasan dengan Kreativitas

Saat itu, seleksi provinsi dilakukan secara daring melalui pengiriman rekaman video. Di sinilah tantangan muncul.

Persyaratan teknis mengharuskan penggunaan kamera berkualitas baik. Eva tak memiliki kamera profesional. Ia merekam penampilannya menggunakan telepon genggam miliknya.

“Sedikit cerita, waktu saya seleksi tingkat provinsi saya mengalami kendala pada saat perekaman video nyanyi, saya melakukan perekaman pakai HP saya sendiri yang kameranya tidak begitu bagus,” kenang Eva.

Kendala lain muncul saat menyiapkan aransemen lagu daerah pilihannya. Beruntung, sang kakak yang piawai bermain musik membantu membuatkan iringan menggunakan keyboard. Sederhana, tetapi penuh ketulusan.

“Puji Tuhan saya mempunyai kakak laki-laki yang bisa bermain musik, akhirnya dia membantu saya dalam membuat musik pilihan saya dengan menggunakan keyboard dan dengan inisiatifnya dia membuat musik itu begitu bagus,” tuturnya.

Dari tingkat kota hingga provinsi, ia menunjukkan performa konsisten dan terpilih sebagai wakil Provinsi Papua ke tingkat nasional.

Di tingkat nasional, Eva menghadapi ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Momen yang paling ia ingat adalah saat pengambilan nomor undian untuk tampil.

Ia mendapatkan nomor empat. “Saya sempat kaget dan tidak mau nomor itu,” katanya jujur.

Namun, ia memilih berdamai dengan keadaan. Ia menyanyikan lagu wajib dan lagu pilihan dengan sepenuh hati.

Latihan bersama guru pembimbingnya, Mama Trias, menjadi fondasi penting. Mereka memulai dari pengenalan lagu, penghafalan lirik, hingga melatih improvisasi.

Saat pengumuman pemenang FLS3N, ia sama sekali tidak berharap namanya disebut. Namun, takdir berkata lain.

Eva dinyatakan sebagai peraih medali perunggu cabang ajang Menyanyi Solo FLS3N Jenjang Pendidikan Menengah 2025.

“Disitu saya sangat terharu sekali karena saya tidak menyangka bahwa saya akan juara 3, sedih bahagia pokoknya semua campur aduk,” ungkap Eva penuh haru.

Perjalanan Eva hingga di titik ini tentulah tak terlepas dari dukungan orang-orang terdekatnya. Eva berasal dari keluarga pelayan gereja.

Ayah dan ibunya adalah gembala jemaat, dan sang ayah juga menjabat sebagai Ketua Sinode Gereja Bethel Injili Papua.

Meski tidak memiliki pekerjaan formal, kedua orang tuanya menjadi sumber kekuatan terbesar bagi Eva.

Dukungan keluarga, sekolah, guru, dan sahabat-sahabatnya menjadi penopang perjalanan prestasinya.

Di masa depan, Eva mengaku belum memiliki rencana terperinci. Namun satu hal pasti, ia ingin terus mengembangkan bakat menyanyinya.

“Saya ingin jadi artis penyanyi. Itu rencana saya. Tapi saya juga percaya rencana Tuhan pasti yang terbaik,” katanya.

Di usianya yang baru 17 tahun, Eva telah membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk bersinar.

Dari rekaman sederhana menggunakan telepon genggam hingga panggung nasional, ia menunjukkan bahwa ketekunan dan konsistensi mampu menembus batas.

Di akhir ceritanya, Eva berpesan kepada Sobat Prestasi. “Yang pertama andalkan Tuhan dalam segala hal yang akan kalian jalani, karena Not by my strength, but by God. Tetap berusaha bersama Tuhan dan jangan menyerah dalam segala hal yang engkau hadapi,” pesannya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengatakan bahwa Kemendikdasmen melalui Puspresnas terus menjangkau talenta dari seluruh daerah.

Seleksi akan dilakukan berjenjang dari sekolah hingga tingkat nasional.

“Selaras dengan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua bahwa murid mendapatkan kesempatan dan akses untuk bisa mengaktualisasikan talentanya. Semua murid dapat berprestasi,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

14 April 2026
Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

14 April 2026
Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

14 April 2026
Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

14 April 2026
Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

14 April 2026
Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

Satpol PP Mimika Diingatkan Pelajari Secara Utuh Isi Perda Nomor 4 Tahun 2024 Sebelum Lakukan Penertiban

14 April 2026

POPULER

  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id