TIMIKA, Koranpapua.id- Selama bulan Ramadan, aksi balapan liar di sejumlah titik di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, sangat meresahkan warga.
Aktivitas yang kerap terjadi menjelang waktu berbuka puasa hingga sahur, dinilai mengganggu ketertiban umum sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Beberapa lokasi yang kerap dijadikan arena balapan liar antara lain Jalan Bandara Mozes Kilangin (Bandara Lama), Jalan Yan Magal (Bundaran Petrosea tembusan Bandara Baru), serta Jalan Hasanuddin.
Di titik-titik tersebut, suara knalpot bising dan laju kendaraan berkecepatan tinggi kerap memicu keluhan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Burhanudin Buton, menegaskan pihaknya telah melakukan langkah tegas.
Salah satunya dengan mengamankan lima unit kendaraan roda dua yang terlibat dalam aksi balapan liar.
Selain penindakan langsung, Satlantas Polres Mimika juga membentuk tim khusus untuk mengantisipasi maraknya balapan liar selama Ramadan.
“Untuk itu, kami dari Satuan Lalulintas sudah membentuk tim untuk mengantisipasi adanya aktivitas anak-anak yang melaksanakan balapan di jam-jam tertentu seperti berbuka puass dan juga sahur,” kata AKP Burhanudin Buton, Senin 2 Maret 2026.
Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas tersebut.
Dikatakan, tim yang telah dibentuk akan secara rutin turun ke lapangan guna membubarkan dan mengamankan situasi di lokasi rawan.
“Jadi tim ini yang nantinya turun ke lokasi untuk membubarkan sekaligus mengamankan situasi seperti yang mulai marak di Jalan Bandara Lama dan Hasanuddin,” ujarnya.
Lebih lanjut, AKP Burhan menjelaskan bahwa lima sepeda motor yang diamankan tidak hanya karena terlibat balapan liar, tetapi juga karena menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.
Untuk mengambil kembali kendaraan yang diamankan, pemilik diwajibkan membawa kelengkapan dokumen resmi serta mengganti knalpot dengan standar pabrikan.
“Pemilik kendaraan yang ingin mengeluarkan sepeda motornya bisa datang ke Kantor Satlantas dengan membawa surat-surat kendaraan,” katanya.
AKP Burhanudin juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan.
“Tentunya kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat beribadah. Dan kegiatan ini akan terus kami laksanakan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









