ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Prajurit Satgas Parako 466 Paskas juga tampil sebagai tim yang bekerja fokus pada operasional penerbangan, sementara personel lainnya bersiaga penuh di perimeter luar bandara.

1 Maret 2026
0
Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Para prajurit Satgas Yon Parako 466 Paskat ketika melaksanakan tugas pengamanan dan membantu kelancaran operasional penerbangan di Bandara Enarotali, Paniai, Sabtu 28 Februari 2026. (foto redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PANIAI, Koranpapua.id- Beratnya medan dan cuaca yang tidak menentu menjadi hari-hari yang harus dilalui dengan penuh cinta dan ketulusan oleh prajurit TNI yang berdinas di wilayah Papua.

Pengalaman manis dan kenangan indah juga dinikmati prajurit TNI AU yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Yon Parako 466 Pasgat, yang ditugaskan menjaga keamanan di seluruh bandara perintis di wilayah Papua Raya.

ADVERTISEMENT

Seperti yang dialami oleh prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat yang bertugas di Bandara Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Para prajurit setiap harinya melakukan penyisiran landasan (runway sweep) guna memastikan landasan aman untuk penerbangan pertama,” ujar Letda Pas Pande Putu Bayu Krisna Aji, Danpos Korpasgat Bandara Enarotali kepada koranpapua.id. Minggu 1 Maret 2026.

Baca Juga

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Dikatakan, di tengah kabut yang masih tebal pada di pagi hari, para prajurit wajib melakukan patroli dan penyisiran untuk memastikan landasan bersih dari benda asing (FOD).

Termasuk memastikan genangan air yang membahayakan, maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

“Cuaca di wilayah pegunungan yang ekstrem, sering kali diselimuti kabut tebal dengan jarak pandang terbatas, tidak menyurutkan kewaspadaan kami,” ungkapnya.

Para prajurit dengan menenteng bersenjata lengkap, wajib menyisir area landasan pacu di tengah kondisi cuaca yang cukup dingin.

Menariknya, prajurit Kopasgat yang ditugaskan di bandara perintis tidak hanya dibekali dengan kemampuan tempur dan pengamanan wilayah.

Mereka juga dibekali dengan kemampuan teknis dukungan penerbangan. Hal ini terlihat nyata ketika seorang prajurit Kopasgat dengan rompi hijau terang (hi-vis) dan marshall wand (tongkat pemandu) di tangannya.

Dengan profesional, prajurit bertugas sebagai marshaller, memandu pesawat perintis berbaling-baling (propeller) untuk parkir di apron dengan aman setelah membelah awan pegunungan.

Dikatakan, kehadiran personel Kopasgat di bandara-bandara perintis yang kerap kali berbatasan langsung dengan hutan, perbukitan dan permukiman warga, sangatlah vital.

Karenanya, setiap prajurit yang bertugas berkewajiban untuk memastikan penerbangan dan operasional bandara berlangsung dengan aman dan lancar.

Apalagi pesawat perintis saat ini menjadi satu-satunya moda transportasi dan urat nadi kehidupan bagi masyarakat di dataran tinggi, untuk mendapatkan pasokan kebutuhan pokok, obat-obatan, serta evakuasi medis darurat.

Dijelaskan, prajurit Satgas Parako 466 Paskas juga tampil sebagai tim yang bekerja fokus pada operasional penerbangan, sementara personel lainnya bersiaga penuh di perimeter luar bandara.

Mereka memantau pergerakan di sekitar area bandara yang berbatasan dengan semak belukar dan jalan setapak warga, memastikan tidak ada ancaman yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan sipil.

“Dedikasi tanpa henti dari para prajurit Kopasgat ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta roda ekonomi masyarakat di wilayah terluar dan terpencil Indonesia,” ungkapnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

1 Maret 2026
Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

1 Maret 2026
Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

1 Maret 2026
Polisi Amankan Enam Kilogram Ganja di KM Ciremai, Dua Penumpang Ditangkap

Polisi Amankan Enam Kilogram Ganja di KM Ciremai, Dua Penumpang Ditangkap

1 Maret 2026
Prajurit TNI Gelar Kelas Lapangan, Bantu Proses KBM di Wilayah Terpencil Papua

Prajurit TNI Gelar Kelas Lapangan, Bantu Proses KBM di Wilayah Terpencil Papua

1 Maret 2026
Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

1 Maret 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Seorang Wanita Ditemukan Tewas dalam Kios, Polisi Amankan Tali Rafia di TKP

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id