ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kasus Penganiayaan Dokter dan Perawat di RSUD Yowari Dilaporkan ke Polisi

Kapolres Jayapura: Setiap peristiwa yang mengganggu ketertiban umum, apalagi mengenai keselamatan tenaga medis akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

26 Februari 2026
0
Kasus Penganiayaan Dokter dan Perawat di RSUD Yowari Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi (Foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Kabupaten Jayapura, akhirnya melaporkan kasus penganiayaan terhadap dokter dan perawat ke polisi.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan oleh keluarga pasien terhadap seorang dokter dan perawat yang sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) terjadi pada Rabu malam, 25 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Drg. Maryen Braweri, Direktur RSUD Yowari, menegaskan bahwa, pasca penganiayaan itu IGD RSUD Yawari tetap dibuka melayani pasien.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, kasus tersebut secara resmi sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Drg. Maryen juga membantah informasi yang beredar bahwa IGD sempat ditutup pascakejadian.

Menurutnya, pelayanan kesehatan di unit gawat darurat tersebut tetap berjalan normal untuk memastikan pasien yang membutuhkan pertolongan segera tetap terlayani.

Hingga berita ini diturunkan, kronologi lengkap serta motif yang memicu tindakan penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Identitas lengkap korban maupun terduga pelaku belum dapat dipublikasikan secara rinci menunggu keterangan resmi dari aparat berwenang.

Insiden ini kembali menyoroti rentannya keselamatan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan publik, khususnya di unit IGD yang kerap berhadapan langsung dengan situasi emosional keluarga pasien dalam kondisi kritis.

AKBP Dionisius Helen, Kapolres Jayapura membenarkan bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Terhadap kasus ini, mantan Danyon Brimob Timika itu, menegaskan bahwa setiap peristiwa yang mengganggu ketertiban umum, apalagi mengenai keselamatan tenaga medis akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami imbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan Tindakan yang melanggar hukum. Apalagi tenaga medis ini menjalankan tugas kemanusiaan yang patut dihargai,” tegas Dion, Kamis 26 Februari 2026. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    710 shares
    Bagikan 284 Tweet 178
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
DJPb Provinsi Papua Matangkan Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

DJPb Provinsi Papua Matangkan Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Seluruh Tahanan Konflik Dibebaskan, Kwamki Narama Menuju Pusat Event Budaya

Seluruh Tahanan Konflik Dibebaskan, Kwamki Narama Menuju Pusat Event Budaya

Bupati Johannes Rettob Luncurkan SITIMAN, Perkuat Pengawasan Pemerintah Berbasis Elektronik

Bupati Johannes Rettob Luncurkan SITIMAN, Perkuat Pengawasan Pemerintah Berbasis Elektronik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id