ADVERTISEMENT
Kamis, Februari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kasus Penganiayaan Dokter dan Perawat di RSUD Yowari Dilaporkan ke Polisi

Kapolres Jayapura: Setiap peristiwa yang mengganggu ketertiban umum, apalagi mengenai keselamatan tenaga medis akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

26 Februari 2026
0
Kasus Penganiayaan Dokter dan Perawat di RSUD Yowari Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi (Foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Kabupaten Jayapura, akhirnya melaporkan kasus penganiayaan terhadap dokter dan perawat ke polisi.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan oleh keluarga pasien terhadap seorang dokter dan perawat yang sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) terjadi pada Rabu malam, 25 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Drg. Maryen Braweri, Direktur RSUD Yowari, menegaskan bahwa, pasca penganiayaan itu IGD RSUD Yawari tetap dibuka melayani pasien.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, kasus tersebut secara resmi sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga

Satgas Yon Parako 466 Pasgat TNI AU Perketat Pengamanan di Lapangan Terbang Sinak

Inisiator Papua Connection Serukan Hentikan Kekerasan Senjata di Papua, Guru dan Nakes Wajib Dilindungi

Drg. Maryen juga membantah informasi yang beredar bahwa IGD sempat ditutup pascakejadian.

Menurutnya, pelayanan kesehatan di unit gawat darurat tersebut tetap berjalan normal untuk memastikan pasien yang membutuhkan pertolongan segera tetap terlayani.

Hingga berita ini diturunkan, kronologi lengkap serta motif yang memicu tindakan penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Identitas lengkap korban maupun terduga pelaku belum dapat dipublikasikan secara rinci menunggu keterangan resmi dari aparat berwenang.

Insiden ini kembali menyoroti rentannya keselamatan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan publik, khususnya di unit IGD yang kerap berhadapan langsung dengan situasi emosional keluarga pasien dalam kondisi kritis.

AKBP Dionisius Helen, Kapolres Jayapura membenarkan bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Terhadap kasus ini, mantan Danyon Brimob Timika itu, menegaskan bahwa setiap peristiwa yang mengganggu ketertiban umum, apalagi mengenai keselamatan tenaga medis akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami imbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan Tindakan yang melanggar hukum. Apalagi tenaga medis ini menjalankan tugas kemanusiaan yang patut dihargai,” tegas Dion, Kamis 26 Februari 2026. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Yon Parako 466 Pasgat TNI AU Perketat Pengamanan di Lapangan Terbang Sinak

Satgas Yon Parako 466 Pasgat TNI AU Perketat Pengamanan di Lapangan Terbang Sinak

26 Februari 2026
Pimpinan KKB Intan Jaya Undius Kogoya Dikabarkan Meninggal Dunia

Inisiator Papua Connection Serukan Hentikan Kekerasan Senjata di Papua, Guru dan Nakes Wajib Dilindungi

26 Februari 2026
Ibu Pencari Karaka Diterkam Buaya di Sungai Agimuga Mimika, Peristiwa Tragis Disaksikan Anaknya

Ibu Pencari Karaka Diterkam Buaya di Sungai Agimuga Mimika, Peristiwa Tragis Disaksikan Anaknya

26 Februari 2026
Bupati Johannes Rettob Luncurkan SITIMAN, Perkuat Pengawasan Pemerintah Berbasis Elektronik

Bupati Johannes Rettob Luncurkan SITIMAN, Perkuat Pengawasan Pemerintah Berbasis Elektronik

26 Februari 2026
Seluruh Tahanan Konflik Dibebaskan, Kwamki Narama Menuju Pusat Event Budaya

Seluruh Tahanan Konflik Dibebaskan, Kwamki Narama Menuju Pusat Event Budaya

26 Februari 2026
DJPb Provinsi Papua Matangkan Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

DJPb Provinsi Papua Matangkan Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

26 Februari 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Bupati Mimika, Deiyai dan Dogiyai Turun ke Kapiraya Selasa 24 Februari

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Jania Basir Mengundurkan Diri dari Jabatan Kadis Perhubungan Mimika, Bupati: Akan Ditunjuk Penggantinya

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Korpasgat Gagalkan Upaya Penyelundupan Ganja 1,7 Kilogram di Bandara Sentani Jayapura

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pulihkan Kondusivitas 11 Bandara Perintis di Papua, TNI-Polri Diterjunkan Pertebal Pengamanan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
DJPb Provinsi Papua Matangkan Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

DJPb Provinsi Papua Matangkan Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Seluruh Tahanan Konflik Dibebaskan, Kwamki Narama Menuju Pusat Event Budaya

Seluruh Tahanan Konflik Dibebaskan, Kwamki Narama Menuju Pusat Event Budaya

Bupati Johannes Rettob Luncurkan SITIMAN, Perkuat Pengawasan Pemerintah Berbasis Elektronik

Bupati Johannes Rettob Luncurkan SITIMAN, Perkuat Pengawasan Pemerintah Berbasis Elektronik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id