ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Bertahan Hidup dengan Kantong Plastik, ABK KM Putra Kuantan Selamat dari Maut di Laut Mimika

Selama berjam-jam Suriadi bertahan di laut lepas tanpa alat keselamatan, hingga akhirnya sekitar pukul 09.00 WIT ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

20 Januari 2026
0
Bertahan Hidup dengan Kantong Plastik, ABK KM Putra Kuantan Selamat dari Maut di Laut Mimika

Suriadi, salah satu anak buah kapal (ABK) KM Putra Kuantan yang ditemukan terakhir. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Suriadi, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Putra Kuantan, menjadi penumpang terakhir yang ditemukan setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Mimika, Papua Tengah, Senin malam 19 Januari 2026.

Ia berhasil bertahan hidup selama berjam-jam di tengah laut hanya dengan memanfaatkan kantong plastik ikan sebagai pelampung.

ADVERTISEMENT

Menurut penuturannya, insiden terjadi sesaat setelah KM Putra Kuantan dihantam gelombang tinggi dari arah belakang dan samping sekitar pukul 18. 00 WIT.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat kapal mulai terbalik, Suryadi yang mengaku panik langsung berusaha menyelamatkan diri.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

“Saya kaget, air sudah masuk. Saya langsung keluar, mau pegang kapal tapi sudah tidak bisa. Kapal sudah jauh,” ungkapnya saat jumpa pers di Lanal Timika Selasa 20 Januari 2026.

Terpisah dari rekan-rekannya, Suriadi terombang-ambing sendirian di laut sejak selepas waktu magrib.

Dalam kondisi darurat itu, ia menemukan kantong plastik bening yang biasa digunakan untuk menyimpan ikan.

Kantong tersebut kemudian diikat dan digunakan sebagai alat bantu mengapung.

“Itu kantong plastik ikan, yang bening. Saya pakai untuk bertahan supaya tidak tenggelam,” ujarnya.

Selama berjam-jam Suriadi bertahan di laut lepas tanpa alat keselamatan, hingga akhirnya sekitar pukul 09.00 WIT ia ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Kronologi Singkat Kejadian

Nakhoda KM Putra Kuantan, Bashir, menjelaskan kapal bertolak dari Timika menuju arah barat pada Senin sore.

Saat berada sekitar 12 mil dari perairan Timika, kapal menghadapi cuaca buruk dengan gelombang tinggi mencapai hampir dua meter disertai angin kencang.

Melihat kondisi tidak memungkinkan, ia memutuskan untuk berbalik arah, namun keberuntungan belum berpihak padanya.

Sekitar pukul 19.00 WIT, ombak menghantam kapal dari arah belakang dan samping sehingga kapal miring dan akhirnya terbalik di perairan Laut Arafura.

“Sudah setengah jam kami berlayar untuk kembali, tapi kapal tidak mampu melawan ombak. Ombak datang dari belakang dan samping, kapal terus miring sampai terbalik,” ujar Bashir.

Dengan ditemukannya Suryadi, seluruh 13 ABK KM Putra Kuantan dipastikan selamat.

Saat ini, para korban masih menjalani pemulihan fisik dan psikologis di Lanal Timika sebelum diserahkan kepada pihak pengurus kapal untuk proses selanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Putra Siantan dengan 13 orang penumpang yang berlayar dari Dobo menuju Timika dilaporkan tenggelam di perairan Timika pada Senin malam 19 Januari 2026 sekitar pukul 20.00 WIT.

Sebanyak 12 penumpang berhasil diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun, satu penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Menerima laporan insiden tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, pada Selasa pagi langsung mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan terdiri dari Rescuer SAR Timika, TNI Angkatan Laut, serta Pol Airud Timika.

Operasi pencarian dilakukan menggunakan kapal cepat RB 217 Timika, dengan menyisir lokasi sekitar perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Kerusakan Lingkungan Terus Terjadi Akibat Penambangan Liar, Lembaga Adat Papua Dukung Instruksi Presiden

Kerusakan Lingkungan Terus Terjadi Akibat Penambangan Liar, Lembaga Adat Papua Dukung Instruksi Presiden

Buku ‘We All Want to Live in Peace’ Kenangan Mahasiswa Papua di London untuk Presiden Prabowo

Buku 'We All Want to Live in Peace' Kenangan Mahasiswa Papua di London untuk Presiden Prabowo

Shine Papua Edunation Berkontribusi Besar untuk Dunia Pendidikan di Papua Barat Daya

Shine Papua Edunation Berkontribusi Besar untuk Dunia Pendidikan di Papua Barat Daya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id