ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Bertahan Hidup dengan Kantong Plastik, ABK KM Putra Kuantan Selamat dari Maut di Laut Mimika

Selama berjam-jam Suriadi bertahan di laut lepas tanpa alat keselamatan, hingga akhirnya sekitar pukul 09.00 WIT ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

20 Januari 2026
0
Bertahan Hidup dengan Kantong Plastik, ABK KM Putra Kuantan Selamat dari Maut di Laut Mimika

Suriadi, salah satu anak buah kapal (ABK) KM Putra Kuantan yang ditemukan terakhir. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Suriadi, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Putra Kuantan, menjadi penumpang terakhir yang ditemukan setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Mimika, Papua Tengah, Senin malam 19 Januari 2026.

Ia berhasil bertahan hidup selama berjam-jam di tengah laut hanya dengan memanfaatkan kantong plastik ikan sebagai pelampung.

ADVERTISEMENT

Menurut penuturannya, insiden terjadi sesaat setelah KM Putra Kuantan dihantam gelombang tinggi dari arah belakang dan samping sekitar pukul 18. 00 WIT.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat kapal mulai terbalik, Suryadi yang mengaku panik langsung berusaha menyelamatkan diri.

Baca Juga

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

“Saya kaget, air sudah masuk. Saya langsung keluar, mau pegang kapal tapi sudah tidak bisa. Kapal sudah jauh,” ungkapnya saat jumpa pers di Lanal Timika Selasa 20 Januari 2026.

Terpisah dari rekan-rekannya, Suriadi terombang-ambing sendirian di laut sejak selepas waktu magrib.

Dalam kondisi darurat itu, ia menemukan kantong plastik bening yang biasa digunakan untuk menyimpan ikan.

Kantong tersebut kemudian diikat dan digunakan sebagai alat bantu mengapung.

“Itu kantong plastik ikan, yang bening. Saya pakai untuk bertahan supaya tidak tenggelam,” ujarnya.

Selama berjam-jam Suriadi bertahan di laut lepas tanpa alat keselamatan, hingga akhirnya sekitar pukul 09.00 WIT ia ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Kronologi Singkat Kejadian

Nakhoda KM Putra Kuantan, Bashir, menjelaskan kapal bertolak dari Timika menuju arah barat pada Senin sore.

Saat berada sekitar 12 mil dari perairan Timika, kapal menghadapi cuaca buruk dengan gelombang tinggi mencapai hampir dua meter disertai angin kencang.

Melihat kondisi tidak memungkinkan, ia memutuskan untuk berbalik arah, namun keberuntungan belum berpihak padanya.

Sekitar pukul 19.00 WIT, ombak menghantam kapal dari arah belakang dan samping sehingga kapal miring dan akhirnya terbalik di perairan Laut Arafura.

“Sudah setengah jam kami berlayar untuk kembali, tapi kapal tidak mampu melawan ombak. Ombak datang dari belakang dan samping, kapal terus miring sampai terbalik,” ujar Bashir.

Dengan ditemukannya Suryadi, seluruh 13 ABK KM Putra Kuantan dipastikan selamat.

Saat ini, para korban masih menjalani pemulihan fisik dan psikologis di Lanal Timika sebelum diserahkan kepada pihak pengurus kapal untuk proses selanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Putra Siantan dengan 13 orang penumpang yang berlayar dari Dobo menuju Timika dilaporkan tenggelam di perairan Timika pada Senin malam 19 Januari 2026 sekitar pukul 20.00 WIT.

Sebanyak 12 penumpang berhasil diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun, satu penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Menerima laporan insiden tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, pada Selasa pagi langsung mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan terdiri dari Rescuer SAR Timika, TNI Angkatan Laut, serta Pol Airud Timika.

Operasi pencarian dilakukan menggunakan kapal cepat RB 217 Timika, dengan menyisir lokasi sekitar perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

12 Maret 2026
Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026
YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

12 Maret 2026
Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

12 Maret 2026
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    656 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    651 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Kerusakan Lingkungan Terus Terjadi Akibat Penambangan Liar, Lembaga Adat Papua Dukung Instruksi Presiden

Kerusakan Lingkungan Terus Terjadi Akibat Penambangan Liar, Lembaga Adat Papua Dukung Instruksi Presiden

Buku ‘We All Want to Live in Peace’ Kenangan Mahasiswa Papua di London untuk Presiden Prabowo

Buku 'We All Want to Live in Peace' Kenangan Mahasiswa Papua di London untuk Presiden Prabowo

Shine Papua Edunation Berkontribusi Besar untuk Dunia Pendidikan di Papua Barat Daya

Shine Papua Edunation Berkontribusi Besar untuk Dunia Pendidikan di Papua Barat Daya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id