ADVERTISEMENT
Senin, Januari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Bertahan Hidup dengan Kantong Plastik, ABK KM Putra Kuantan Selamat dari Maut di Laut Mimika

Selama berjam-jam Suriadi bertahan di laut lepas tanpa alat keselamatan, hingga akhirnya sekitar pukul 09.00 WIT ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

20 Januari 2026
0
Bertahan Hidup dengan Kantong Plastik, ABK KM Putra Kuantan Selamat dari Maut di Laut Mimika

Suriadi, salah satu anak buah kapal (ABK) KM Putra Kuantan yang ditemukan terakhir. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Suriadi, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Putra Kuantan, menjadi penumpang terakhir yang ditemukan setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Mimika, Papua Tengah, Senin malam 19 Januari 2026.

Ia berhasil bertahan hidup selama berjam-jam di tengah laut hanya dengan memanfaatkan kantong plastik ikan sebagai pelampung.

ADVERTISEMENT

Menurut penuturannya, insiden terjadi sesaat setelah KM Putra Kuantan dihantam gelombang tinggi dari arah belakang dan samping sekitar pukul 18. 00 WIT.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat kapal mulai terbalik, Suryadi yang mengaku panik langsung berusaha menyelamatkan diri.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

“Saya kaget, air sudah masuk. Saya langsung keluar, mau pegang kapal tapi sudah tidak bisa. Kapal sudah jauh,” ungkapnya saat jumpa pers di Lanal Timika Selasa 20 Januari 2026.

Terpisah dari rekan-rekannya, Suriadi terombang-ambing sendirian di laut sejak selepas waktu magrib.

Dalam kondisi darurat itu, ia menemukan kantong plastik bening yang biasa digunakan untuk menyimpan ikan.

Kantong tersebut kemudian diikat dan digunakan sebagai alat bantu mengapung.

“Itu kantong plastik ikan, yang bening. Saya pakai untuk bertahan supaya tidak tenggelam,” ujarnya.

Selama berjam-jam Suriadi bertahan di laut lepas tanpa alat keselamatan, hingga akhirnya sekitar pukul 09.00 WIT ia ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Kronologi Singkat Kejadian

Nakhoda KM Putra Kuantan, Bashir, menjelaskan kapal bertolak dari Timika menuju arah barat pada Senin sore.

Saat berada sekitar 12 mil dari perairan Timika, kapal menghadapi cuaca buruk dengan gelombang tinggi mencapai hampir dua meter disertai angin kencang.

Melihat kondisi tidak memungkinkan, ia memutuskan untuk berbalik arah, namun keberuntungan belum berpihak padanya.

Sekitar pukul 19.00 WIT, ombak menghantam kapal dari arah belakang dan samping sehingga kapal miring dan akhirnya terbalik di perairan Laut Arafura.

“Sudah setengah jam kami berlayar untuk kembali, tapi kapal tidak mampu melawan ombak. Ombak datang dari belakang dan samping, kapal terus miring sampai terbalik,” ujar Bashir.

Dengan ditemukannya Suryadi, seluruh 13 ABK KM Putra Kuantan dipastikan selamat.

Saat ini, para korban masih menjalani pemulihan fisik dan psikologis di Lanal Timika sebelum diserahkan kepada pihak pengurus kapal untuk proses selanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Putra Siantan dengan 13 orang penumpang yang berlayar dari Dobo menuju Timika dilaporkan tenggelam di perairan Timika pada Senin malam 19 Januari 2026 sekitar pukul 20.00 WIT.

Sebanyak 12 penumpang berhasil diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun, satu penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Menerima laporan insiden tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, pada Selasa pagi langsung mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan terdiri dari Rescuer SAR Timika, TNI Angkatan Laut, serta Pol Airud Timika.

Operasi pencarian dilakukan menggunakan kapal cepat RB 217 Timika, dengan menyisir lokasi sekitar perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Jumat Bersih Hanya Sebatas Instruksi, Kelurahan di Distrik Mimika Baru Tidak Bergerak

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Kerusakan Lingkungan Terus Terjadi Akibat Penambangan Liar, Lembaga Adat Papua Dukung Instruksi Presiden

Kerusakan Lingkungan Terus Terjadi Akibat Penambangan Liar, Lembaga Adat Papua Dukung Instruksi Presiden

Buku ‘We All Want to Live in Peace’ Kenangan Mahasiswa Papua di London untuk Presiden Prabowo

Buku 'We All Want to Live in Peace' Kenangan Mahasiswa Papua di London untuk Presiden Prabowo

Shine Papua Edunation Berkontribusi Besar untuk Dunia Pendidikan di Papua Barat Daya

Shine Papua Edunation Berkontribusi Besar untuk Dunia Pendidikan di Papua Barat Daya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id