ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pembangunan KIP di Fakfak Solusi Menekan Biaya Distribusi Pupuk ke Papua

Pembangunan pabrik pupuk di Fakfak dapat memperkuat hilirisasi sumber daya alam, khususnya gas alam yang selama ini sebagian besar diekspor.

19 Januari 2026
0
Pembangunan KIP di Fakfak Solusi Menekan Biaya Distribusi Pupuk ke Papua

Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian Papua. (foto: istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian Papua.

Secara khusus dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas petani lokal dan menekan tingginya biaya distribusi pupuk ke Papua.

ADVERTISEMENT

Billy Mambrasar, Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Otonomi Khusus Papua, mengatakan mahalnya ongkos distribusi pupuk selama ini menjadi hambatan utama pertanian di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menyebutkan bahwa biaya logistik pupuk ke Papua bahkan mencapai lebih dari sepertiga total biaya produksi.

Baca Juga

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

“Biaya pengiriman pupuk itu hampir lebih sepertiga dari biaya pertanian selain tenaga kerja. Dengan adanya hilirisasi pupuk di Papua, logistik bisa jauh lebih murah,” ujar Billy, Minggu 18 Januari 2026.

Menurut Billy, kehadiran pabrik pupuk di Fakfak akan menciptakan efisiensi signifikan sehingga produk pertanian Papua menjadi lebih kompetitif.

Penurunan biaya produksi dinilai mampu meningkatkan daya saing petani di pasar.

“Kita bisa menekan biaya hingga sepertiga dari kondisi sekarang. Artinya produk pertanian Papua bisa bersaing,” jelasnya.

Selain efisiensi biaya, kedekatan akses pupuk juga dinilai akan mendorong peningkatan produktivitas, khususnya bagi petani di wilayah dengan tantangan geografis dan jarak distribusi yang panjang.

“Selama ini petani harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk mendapatkan pupuk. Dengan ketersediaan yang lebih dekat, produktivitas pasti meningkat,” ujar Billy.

Ia menambahkan, peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya akan berdampak langsung pada harga komoditas pertanian yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di Papua.

Lebih lanjut, Billy menekankan pentingnya penguatan ekosistem industri pertanian secara menyeluruh.

Karena menurutnya, pembangunan pabrik pupuk harus dibarengi dengan penguatan sektor hulu dan hilir agar manfaatnya berkelanjutan.

“Jika industri hulu seperti benih unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian diperkuat, serta industri hilir seperti pengolahan dan distribusi dibangun dekat sentra produksi, dampaknya besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan petani,” ujarnya.

Billy juga menilai pembangunan pabrik pupuk di Fakfak dapat memperkuat hilirisasi sumber daya alam, khususnya gas alam yang selama ini sebagian besar diekspor.

Dengan pemanfaatan gas alam untuk kebutuhan industri pupuk domestik, dampak ekonomi dinilai akan semakin luas.

Pengembangan industri pupuk di Papua berpotensi menghadirkan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan, penerimaan daerah, hingga penyerapan tenaga kerja. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Ratusan Liter Sopi Asal NTT dan Tual Disita di Pelabuhan Poumako Mimika

Ratusan Liter Sopi Asal NTT dan Tual Disita di Pelabuhan Poumako Mimika

Harga Minyak Goreng di Papua Menyentuh Angka Rp25.750 Per Kg, Termahal se- Indonesia

Harga Minyak Goreng di Papua Menyentuh Angka Rp25.750 Per Kg, Termahal se- Indonesia

ODGJ Asal Papua Melahirkan di Pantai Sangsit, Kini Ditangani Dinsos Buleleng

ODGJ Asal Papua Melahirkan di Pantai Sangsit, Kini Ditangani Dinsos Buleleng

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id