ADVERTISEMENT
Rabu, September 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pembangunan KIP di Fakfak Solusi Menekan Biaya Distribusi Pupuk ke Papua

Pembangunan pabrik pupuk di Fakfak dapat memperkuat hilirisasi sumber daya alam, khususnya gas alam yang selama ini sebagian besar diekspor.

19 Januari 2026
0
Pembangunan KIP di Fakfak Solusi Menekan Biaya Distribusi Pupuk ke Papua

Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian Papua. (foto: istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian Papua.

Secara khusus dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas petani lokal dan menekan tingginya biaya distribusi pupuk ke Papua.

ADVERTISEMENT

Billy Mambrasar, Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Otonomi Khusus Papua, mengatakan mahalnya ongkos distribusi pupuk selama ini menjadi hambatan utama pertanian di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menyebutkan bahwa biaya logistik pupuk ke Papua bahkan mencapai lebih dari sepertiga total biaya produksi.

Baca Juga

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

“Biaya pengiriman pupuk itu hampir lebih sepertiga dari biaya pertanian selain tenaga kerja. Dengan adanya hilirisasi pupuk di Papua, logistik bisa jauh lebih murah,” ujar Billy, Minggu 18 Januari 2026.

Menurut Billy, kehadiran pabrik pupuk di Fakfak akan menciptakan efisiensi signifikan sehingga produk pertanian Papua menjadi lebih kompetitif.

Penurunan biaya produksi dinilai mampu meningkatkan daya saing petani di pasar.

“Kita bisa menekan biaya hingga sepertiga dari kondisi sekarang. Artinya produk pertanian Papua bisa bersaing,” jelasnya.

Selain efisiensi biaya, kedekatan akses pupuk juga dinilai akan mendorong peningkatan produktivitas, khususnya bagi petani di wilayah dengan tantangan geografis dan jarak distribusi yang panjang.

“Selama ini petani harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk mendapatkan pupuk. Dengan ketersediaan yang lebih dekat, produktivitas pasti meningkat,” ujar Billy.

Ia menambahkan, peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya akan berdampak langsung pada harga komoditas pertanian yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di Papua.

Lebih lanjut, Billy menekankan pentingnya penguatan ekosistem industri pertanian secara menyeluruh.

Karena menurutnya, pembangunan pabrik pupuk harus dibarengi dengan penguatan sektor hulu dan hilir agar manfaatnya berkelanjutan.

“Jika industri hulu seperti benih unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian diperkuat, serta industri hilir seperti pengolahan dan distribusi dibangun dekat sentra produksi, dampaknya besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan petani,” ujarnya.

Billy juga menilai pembangunan pabrik pupuk di Fakfak dapat memperkuat hilirisasi sumber daya alam, khususnya gas alam yang selama ini sebagian besar diekspor.

Dengan pemanfaatan gas alam untuk kebutuhan industri pupuk domestik, dampak ekonomi dinilai akan semakin luas.

Pengembangan industri pupuk di Papua berpotensi menghadirkan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan, penerimaan daerah, hingga penyerapan tenaga kerja. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

22 September 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

22 September 2026
Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

22 September 2026
Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

22 September 2026
10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

22 September 2026
Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

22 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Ratusan Liter Sopi Asal NTT dan Tual Disita di Pelabuhan Poumako Mimika

Ratusan Liter Sopi Asal NTT dan Tual Disita di Pelabuhan Poumako Mimika

Harga Minyak Goreng di Papua Menyentuh Angka Rp25.750 Per Kg, Termahal se- Indonesia

Harga Minyak Goreng di Papua Menyentuh Angka Rp25.750 Per Kg, Termahal se- Indonesia

ODGJ Asal Papua Melahirkan di Pantai Sangsit, Kini Ditangani Dinsos Buleleng

ODGJ Asal Papua Melahirkan di Pantai Sangsit, Kini Ditangani Dinsos Buleleng

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id