ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas siapa pun yang terlibat, terutama jika terbukti mengeksploitasi anak di bawah umur.

16 Januari 2026
0
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Ilustrasi korban Perdagangan Orang (foto: istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MANADO, Koranpapua.id- Seorang gadis remaja berusia 15 tahun, warga salah satu desa di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Gadis itu sebut saja Melati, dibawa ke wilayah Papua untuk dieksploitasi sekitar awal Desember 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan penelusuran awal, Melati dibawa oleh seorang perempuan paruh baya berinisial G, yang juga berasal dari desa yang sama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Perempuan tersebut diduga menjadi perekrut sekaligus pihak yang memperdagangkan korban.

Baca Juga

Dari Medan Tugas ke Hamparan Sawah, Satgas Pasgat Hadir Mengawal Kedaulatan Pangan Papua

Instruksi Bupati Mimika Tidak Berlaku, Fakta Lapangan: Pertamini dan Penjual BBM Eceran Tetap Beroperasi

Lebih mengkhawatirkan, Melati diduga “dijual” kepada seorang oknum pejabat berinisial Y, yang disebut menjabat sebagai kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Dugaan ini menambah serius kasus tersebut karena melibatkan anak di bawah umur dan indikasi penyalahgunaan kekuasaan.

Kasus ini terungkap setelah oma dan opa korban melaporkan hilangnya Melati kepada pemerintah kecamatan setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya rekaman video yang memperlihatkan korban dalam kondisi menangis, serta percakapan yang mengarah pada dugaan pemaksaan oleh perempuan yang diduga G.

Laporan resmi kemudian disampaikan ke Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Minut pada 7 Januari 2026, sebelum diteruskan ke Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Utara.

“Laporan kami terima pada Senin 15 Januari 2026 dan langsung kami tindaklanjuti dengan meminta keterangan dari orang tua korban,” ujar Kasubdit Renakta Polda Sulut, AKBP Paulus Palamba seperti dilansir koranpapua.id dari BeritaManado.com, Jumat 16 Januari 2026.

Menurut Palamba, pihaknya telah melakukan interogasi awal terhadap korban serta membuat laporan polisi sebagai dasar penanganan hukum lebih lanjut.

“Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan. Terlapor berinisial G dalam waktu dekat akan kami panggil. Targetnya pada Senin pekan depan status perkara dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” tegasnya.

Terkait dugaan keterlibatan oknum pejabat di Papua Pegunungan yang disebut “menggunakan” korban di bawah umur tersebut, kepolisian memastikan akan menindaklanjuti sesuai dengan perkembangan penyidikan.

“Pemanggilan akan dilakukan, karena terlapor diduga membawa anak ini ke salah satu wilayah di Papua untuk diperjualbelikan,” tambah Palamba.

Dari hasil pemeriksaan awal, faktor ekonomi diduga menjadi alasan utama korban bersedia dibawa ke Papua oleh terlapor G.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas siapa pun yang terlibat, terutama jika terbukti mengeksploitasi anak di bawah umur. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

17 Juli 2026
Dihadapkan Penolakan hingga Ancaman Keamanan, BPS Mimika: Pendataan SE 2026 Baru 41 Persen

Dihadapkan Penolakan hingga Ancaman Keamanan, BPS Mimika: Pendataan SE 2026 Baru 41 Persen

17 Juli 2026
Dari Medan Tugas ke Hamparan Sawah, Satgas Pasgat Hadir Mengawal Kedaulatan Pangan Papua

Dari Medan Tugas ke Hamparan Sawah, Satgas Pasgat Hadir Mengawal Kedaulatan Pangan Papua

17 Juli 2026
Satgas TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Dua Lokasi di Yahukimo

Instruksi Bupati Mimika Tidak Berlaku, Fakta Lapangan: Pertamini dan Penjual BBM Eceran Tetap Beroperasi

17 Juli 2026
Satgas TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Dua Lokasi di Yahukimo

Kejari Mimika Setujui Penyelesaian Kasus Penggelapan Lewat Restorative Justice

17 Juli 2026
Satgas TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Dua Lokasi di Yahukimo

Satgas TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Dua Lokasi di Yahukimo

17 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    688 shares
    Bagikan 275 Tweet 172
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    731 shares
    Bagikan 292 Tweet 183
Next Post
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id