ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Perluas Cetak Sawah di Papua Hingga 10 Ribu Hektar

"Memang yang terdengar nyaring itu kan adalah cetak sawah di Merauke, tapi sebetulnya kan Merauke adalah satu bagian yang besar”.

13 Januari 2026
0
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Perluas Cetak Sawah di Papua Hingga 10 Ribu Hektar

Kementan Perluas Cetak Sawah di Papua Hingga 10 Ribu Hektar (foto:istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Pertanian (Kementan) akan memperluas program cetak sawah di Papua hingga 10 ribu hektar (ha).

Perluasan lahan persawahan ini berjalan sesuai dengan usulan dari masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda), secara khusus para bupati di Papua.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian usai mengikuti Rakortas di Jakarta, Senin 12 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita sesuai dengan usulan dari bupati-bupati. Ada yang satu kabupaten 3.000 ha, ada 5.000 ha, ada yang 10.000 ha, itu kita ikuti usulan dari Pemda,” kata Sudaryono.

Baca Juga

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Hutan Papua 7,8 juta Hektar hanya Dijaga 41 Polhut, Yaconias Mattindom: Idealnya Diperkuat 500 Personel

Sudaryono menyebut, mendukung pelaksanaan program ini, Kementan telah menyiapkan alokasi anggaran, termasuk anggaran yang berasal dari investasi untuk ketahanan pangan nasional.

“Cetak sawah kan ada dua, cetak sawah investasi, dan juga cetak sawah yang memang kita pakai untuk ketahanan pangan dari APBN. Ada yang ketahanan pangan, ada yang investasi,” jelasnya.

Dikatakan, program cetak sawah tidak hanya di Papua, terutama Merauke, tetapi juga di beberapa wilayah lain di Indonesia.

Meski begitu, pemerintah menetapkan fokus utama cetak sawah di Merauke, karena memiliki potensi lahan yang besar.

Selain itu, Papua juga dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan untuk daerah-daerah lain di sekitarnya.

“Memang yang terdengar nyaring itu kan adalah (cetak sawah) di Merauke, tapi sebetulnya kan Merauke adalah satu bagian yang besar,” pungkasnya.

“Kita juga ada pemenuhan bagaimana kabupaten-kabupaten, daerah-daerah yang susah pangan itu yang harus diangkut dari pulau lain, itu bisa memenuhi kebutuhan pangan, itu kan penting,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, pemerintah akan berupaya menyerap beras sebanyak 4 juta ton setiap tahun mulai 2026 hingga 2029.

Adapun untuk panen raya di tahun ini, diperkirakan akan berlangsung pada Februari atau lebih cepat dari perkiraan semula di Maret 2026.

“Selalu angkanya 4 juta (ton) dan ini setiap tahun, tapi sampai 2029,” kata Zulhas.

Berdasarkan catatan Perum Bulog, hingga 8 Januari 2026, Bulog memiliki stok beras di gudang sebanyak 3.351.900 ton.

Menurut Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, stok ini aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan pada momen Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri sebentar lagi. (Redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

29 Agustus 2026
Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

29 Agustus 2026
Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

29 Agustus 2026
Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

29 Agustus 2026
Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

29 Agustus 2026
DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

29 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Turun Rp1 Triliun, Dana Otsus Enam Provinsi di Papua 2026 Sebesar Rp9 Triliun, Aceh Batal  Dipangkas

Turun Rp1 Triliun, Dana Otsus Enam Provinsi di Papua 2026 Sebesar Rp9 Triliun, Aceh Batal  Dipangkas

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id