ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Pemerintah Kabupaten Puncak juga akan melakukan pendataan terhadap warga yang terlibat konflik untuk proses pemulangan, khususnya masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Puncak.

12 Januari 2026
0
Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Wakil Bupati Puncak bersama Sekda Puncak Menu Tabuni. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Proses penyelesaian konflik antarkelompok warga yang menewaskan 11 orang di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, telah dinyatakan berakhir setelah melalui prosesi adat patah panah.

Kedua kubu yang bertikai hampir empat bulan terakhir sama-sama telah menandatangani kesepakatan damai pada Senin 12 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

Nenu Tabuni, Pj Sekda Kabupaten Puncak menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan masyarakat setempat menyusul terjadinya konflik tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penyampaian permohonan maaf itu mengingat mereka yang terlibat dalam konflik tersebut ada yang berasal dari Kabupaten Puncak.

Baca Juga

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

Nenu Tabuni menjelaskan bahwa perdamaian tersebut tercapai melalui kerja sama, komunikasi, dan kolaborasi intensif antara pemerintah dan masyarakat dari kedua belah pihak.

Ia menyebutkan, proses penyelesaian konflik telah memasuki tahap keempat dan ditandai dengan kesepakatan bersama untuk mengakhiri pertikaian melalui proses adat.

Menurut Nenu, prosesi adat memiliki makna sakral dan menjadi jaminan kuat bahwa konflik tidak akan terulang di kemudian hari.

“Jika prosesi adat sudah dilakukan, maka mereka tidak akan berperang lagi. Itu merupakan budaya masyarakat pegunungan,” ujar Nenu.

Selanjutnya akan dilaksanakan prosesi adat pembersihan darah, termasuk Wemum.

Terkait keributan yang sempat terjadi setelah prosesi perdamaian, Nenu menjelaskan bahwa hal tersebut dipicu oleh penahanan sejumlah warga dari salah satu pihak oleh Polres Mimika.

Penahanan itu memicu emosi keluarga karena beberapa warga yang diminta hadir dalam prosesi perdamaian masih dalam kondisi diborgol.

Pemerintah daerah lanjut Nenu akan berkoordinasi dengan Polres Mimika dan Kapolda Papua Tengah agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik baru.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Puncak juga akan melakukan pendataan terhadap warga yang terlibat konflik untuk proses pemulangan, khususnya masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Puncak.

Namun demikian, Nenu menegaskan bahwa apabila kekerasan kembali terjadi, maka proses hukum akan ditegakkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tindakan kekerasan merupakan tindak pidana murni dan tidak dapat ditoleransi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026
Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

29 Mei 2026
Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

29 Mei 2026
Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

29 Mei 2026
Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

Minimalisir Resiko Bencana, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Minimalisir Resiko Bencana, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id