ADVERTISEMENT
Rabu, April 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Bupati Johannes Rettob: Perdamaian Newegalen–Dang Jadi Momentum Akhir Konflik Adat di Mimika

Perjanjian ini bersifat mengikat. Apabila di kemudian hari terjadi kembali konflik atau perang adat di Mimika, maka pemerintah akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

12 Januari 2026
0
Bupati Johannes Rettob: Perdamaian Newegalen–Dang Jadi Momentum Akhir Konflik Adat di Mimika

Bupati Johannes Rettob mengangkat panah sebagai simbol berakhirnya perang adat di Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapaua.id- Bupati Johannes Rettob, menegaskan komitmen perdamaian di Kabupaten Mimika telah tercapai.

Ini setelah dilaksanakan proses damai antara keluarga Newegalen dan keluarga Dang yang berlangsung di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, pada Senin 12 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam arahannya ketika mengikuti ritual adat prosesi patah panah dan tukar babi, Johannes Rettob menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses perdamaian selama empat bulan terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Prosesi adat ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari penanganan korban satu per satu hingga akhirnya mencapai kesepakatan damai.

Baca Juga

SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

DPD RI Soroti Dinamika Situasi Keamanan Papua, Yorrys: Jangan Dianggap Remeh

“Hari ini kita sudah menyepakati perjanjian damai. Tidak ada lagi perang di Kabupaten Mimika. Saya juga berharap tidak ada lagi perang di Papua, tidak ada perang suku. Semua persoalan mari kita selesaikan dengan damai dan dengan hati yang tulus,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa persoalan keluarga seharusnya diselesaikan secara internal tanpa melibatkan pihak lain yang dapat memperluas konflik.

Menurutnya, hari ini menjadi momentum terakhir dari rangkaian proses panjang yang menghasilkan hal-hal positif bagi masyarakat.

Bupati juga mengungkapkan bahwa selama sekitar satu minggu terakhir, negosiasi dilakukan secara intensif.

Dan kedua keluarga dapat dipertemukan dalam satu meja untuk mencapai kesepakatan bersama.

Perjanjian damai yang ditandatangani, lanjutnya, merupakan hasil kesepakatan penuh kedua belah pihak yang telah disetujui sejak pertemuan pada hari Jumat lalu.

Semua poin dalam perjanjian tersebut disepakati dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kwamki Narama, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Puncak dan jajaran, TNI-Polri dan tim negosiasi, para pendeta yang setiap hari terlibat aktif dalam proses perdamaian ini.

Johannes Rettob menegaskan bahwa perjanjian ini bersifat mengikat. Apabila di kemudian hari terjadi kembali konflik atau perang adat di Mimika, maka pemerintah akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

“Tidak ada lagi perang saudara, tidak ada lagi perang adat. Semua persoalan diselesaikan secara kekeluargaan dan adat, bukan dengan kekerasan,” katanya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menghilangkan dendam dan kembali bergandengan tangan membangun kebersamaan.

“Tidak ada dendam, mari kita bergandengan tangan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

22 April 2026
DPD RI Soroti Dinamika Situasi Keamanan Papua, Yorrys: Jangan Dianggap Remeh

DPD RI Soroti Dinamika Situasi Keamanan Papua, Yorrys: Jangan Dianggap Remeh

22 April 2026
Prihatin! Eskalasi Kekerasan Senjata Dorong Lonjakan Pengungsi, Kini Tembus 107.000 Orang

Prihatin! Eskalasi Kekerasan Senjata Dorong Lonjakan Pengungsi, Kini Tembus 107.000 Orang

22 April 2026
Kado Hari Kartini: Gibran Ajak 100 Mama Papua Berbelanja di Supermarket

Kado Hari Kartini: Gibran Ajak 100 Mama Papua Berbelanja di Supermarket

22 April 2026
Sadis! Amunisi OPM Kembali Memakan Korban Jiwa, Satu ASN di Dekai Dilaporkan Tewas

Sadis! Amunisi OPM Kembali Memakan Korban Jiwa, Satu ASN di Dekai Dilaporkan Tewas

22 April 2026
TMMD 128 Hadir di Kampung Keakwa, Dorong Pembangunan dan Pemberdayaan Warga

TMMD 128 Hadir di Kampung Keakwa, Dorong Pembangunan dan Pemberdayaan Warga

22 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id