ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Antisipasi Terulang Kembali, MRP dan DPRP Segera Rumuskan Perdasus Penanganan Konflik Antarsuku

Penyelesaian konflik di Papua tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Pemerintah memfasilitasi seluruh tahapan perdamaian secara adat hingga tuntas.

10 Januari 2026
0
Antisipasi Terulang Kembali, MRP dan DPRP Segera Rumuskan Perdasus Penanganan Konflik Antarsuku

Willem Wandik, Tokoh Masyarakat Papua Tengah (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Konflik antarsuku di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah yang menewaskan 11 warga dan ratusan luka-luka, menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak.

Meski kedua kubu sudah bersepakat damai dan akan dilanjutkan dengan upacara adat patah panah, Senin 12 Januari 2026, namun langkah antisipasi perlu dilakukan.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan langkah antisipasi terulangnya peristiwa serupa, Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Papua Raya untuk segera merumuskan Peraturan Daerah (Perdasus) Penanganan Konflik Antarsuku.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebelas korban jiwa hilang sia-sia akibat konflik antarsuku di Kwamki Narama yang terjadi sejak Oktober 2025. Kondisi sangat memprihatinkan,” tegas Willem Wandik, Tokoh Masyarakat Papua Tengah.

Baca Juga

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Karena itu mantan Bupati Puncak dua periode ini mendesak Pemerintah Provinsi di seluruh Tanah Papua bersama MRP dan DPRP untuk segera duduk merumuskan Perdasus Penanganan Konflik Antarsuku.

Langkah ini dinilai mendesak guna memproteksi Orang Asli Papua (OAP) dari ancaman kepunahan akibat perang saudara.

“Perdasus yang memberikan peluang agar hukum positif dikedepankan. Manusia Papua harus diselamatkan,” ujar Willem di Timika, Jumat 9 Januari 2026.

“Jangan hanya Perdasus untuk alam dan tanah saja, sementara manusianya habis di atas tanah sendiri,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepekaan pemimpin daerah, baik Pemprov Papua Tengah, Pemkab Mimika, dan Pemkab Puncak dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini.

Menurutnya, pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama TNI-Polri.

“Jika dari awal kita tangani bersama, pasti tidak akan berlanjut. Sebagai pemimpin, kita harus peka terhadap kondisi penduduk,” pungkas Willem.

Wandik mengingatkan penyelesaian konflik di Papua tidak bisa dilakukan setengah-setengah.

Ia menyarankan pemerintah memfasilitasi seluruh tahapan perdamaian secara adat hingga tuntas.

Tanpa prosesi adat yang mendalam, bibit konflik diprediksi akan terus muncul kembali di masa depan.

“Ada tahapan adat yang harus dilalui agar perdamaian itu permanen. Pemerintah harus hadir memfasilitasi itu,” tambahnya.

Khusus untuk Pemerintah Kabupaten Mimika, ia Willem menyarankan adanya pemetaan wilayah rawan seperti Kwamki Narama.

Ia mengusulkan penanganan khusus di titik-titik tersebut, mulai dari peningkatan status kepolisian.

Termasuk percepatan pembangunan infrastruktur agar wilayah tersebut tidak lagi identik dengan zona konflik.

“Timika ini kota majemuk, daerah transit. Harus ada rasa aman bagi warganya agar kedamaian tercipta dan orang bebas tinggal di sini tanpa rasa takut,” jelas Wandik. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    716 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
DPR Papua Tetapkan Tujuh Raperdasi dan Raperdasus, Gubernur: Instrumen Penting Percepat Pembangunan

DPR Papua Tetapkan Tujuh Raperdasi dan Raperdasus, Gubernur: Instrumen Penting Percepat Pembangunan

Keributan di Lokalisasi KM 10 Timika Berujung Maut, Satu Pengunjung Tewas Ditikam

Keributan di Lokalisasi KM 10 Timika Berujung Maut, Satu Pengunjung Tewas Ditikam

Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id