ADVERTISEMENT
Rabu, April 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Tingginya Angka Putus Sekolah di Papua Menjadi Ancaman Ekonomi Nasional, Pendidikan Modal Utama

Dari perspektif nasional, tingginya angka putus sekolah di Papua berpotensi mengganggu pemanfaatan bonus demografi Indonesia.

3 Januari 2026
0
Tingginya Angka Putus Sekolah di Papua Menjadi Ancaman Ekonomi Nasional, Pendidikan Modal Utama

Pakar ekonomi pembangunan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Romi Bhakti Hartarto (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YOGYAKARTA, Koranpapua.id– Tingginya angka anak putus sekolah di Papua, dinilai bisa berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang yang serius, tidak hanya bagi Papua, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Pakar ekonomi pembangunan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Romi Bhakti Hartarto, mengatakan pendidikan adalah fondasi utama pembentukan modal manusia.

ADVERTISEMENT

Ketika angka putus sekolah tinggi, akumulasi modal manusia akan terhambat sehingga produktivitas tenaga kerja menurun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dampaknya bukan hanya pada individu, tetapi juga pada kinerja ekonomi daerah. Tenaga kerja dengan pendidikan rendah akan sulit bersaing,” ujarnya seperti dilansir Viva Jogja, Sabtu 3 Desember 2026.

Baca Juga

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Menurutnya, merujuk laporan Bank Dunia yang menyebutkan wilayah dengan tingkat putus sekolah di atas 20 persen beresiko terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) lebih rendah 1–1,5 persen dalam satu dekade dibandingkan daerah dengan capaian pendidikan lebih baik.

Romi menegaskan, rendahnya kualitas pendidikan di Papua akan membatasi kemampuan daerah tersebut dalam memanfaatkan peluang industrialisasi dan modernisasi ekonomi.

Akibatnya, masyarakat lokal berisiko tersisih dari sektor strategis yang justru berkembang di wilayah mereka sendiri. “Ini bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga keadilan pembangunan,” katanya.

Dari perspektif nasional, tingginya angka putus sekolah di Papua berpotensi mengganggu pemanfaatan bonus demografi Indonesia.

Ketimpangan kualitas sumber daya manusia antarwilayah dapat memperlebar kesenjangan dan meningkatkan risiko Indonesia terjebak dalam middle income trap.

Romi menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Papua harus dipandang sebagai kepentingan strategis nasional.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang besar, Papua membutuhkan tenaga kerja lokal yang mampu mengelola dan memberi nilai tambah secara berkelanjutan.

Sebagai solusi, ia mendorong pemerintah untuk mengembangkan sekolah terpadu atau integrated school yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan.

“Pendekatan ini efektif untuk menekan angka putus sekolah, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur,” pungkasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

21 April 2026
Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

21 April 2026
Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

21 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Kementerian HAM: Baku Tembak di Puncak Tewaskan 15 Warga Sipil

21 April 2026
Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

21 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Persediaan Bahan Bakar Pesawat Aman Jelang Arus Balik Tahun Baru 2026 di Papua & Maluku

Persediaan Bahan Bakar Pesawat Aman Jelang Arus Balik Tahun Baru 2026 di Papua & Maluku

Gubernur Matius Ingatkan Aplikasi AI Jadikan Alat Pemersatu, Bukan Sumber Perpecahan

Gubernur Matius Ingatkan Aplikasi AI Jadikan Alat Pemersatu, Bukan Sumber Perpecahan

Sukses Laksanakan Tugas di Papua, 10 Prajurit Marinir Naik Pangkat Luar Biasa

Sukses Laksanakan Tugas di Papua, 10 Prajurit Marinir Naik Pangkat Luar Biasa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id