ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Terkait Situasi Kamtibmas di Mimika, BPP Dewan Adat Suku Mee Sampaikan Sejumlah Pernyataan Sikap

Menolak segala bentuk kekerasan, pembalasan, atau tindakan yang merugikan masyarakat luas. Sebab, kekerasan bukan jalan orang Mee yang bermartabat.

9 Desember 2025
0
Terkait Situasi Kamtibmas di Mimika, BPP Dewan Adat Suku Mee Sampaikan Sejumlah Pernyataan Sikap

Badan Pengurus Pusat Dewan Adat Suku Mee (BPP DAS Mee) Kabupaten Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini dinilai kurang kondusif.

Hal itu dipicu dengan kasus pembunuhan secara beruntun yang terjadi pada beberapa hari belakangan ini.

ADVERTISEMENT

Terkait itu, Badan Pengurus Pusat Dewan Adat Suku Mee (BPP DAS Mee) Kabupaten Mimika, perlu menyampaikan beberapa poin pernyataan sikap.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seperti disampaikan Pdt. Desesrius Adii, M.Th, Sekretaris Umum BPP DAS Mee Mimika dalam keterangan persnya, Senin 8 Desember 2025.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian tindakan kekerasan yang terjadi di Mimika adalah murni kejahatan kriminal, yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, bukan perang antarsuku ataupun konflik komunal.

BPP DAS Mee juga menolak segala bentuk upaya provokasi, penyebaran isu, dan narasi sesat yang dialihkan oleh oknum-oknum tertentu.

Yang menggiring, menjebak dan pengalihan isu yang mengatasnamakan suku, dalam kasis kriminal yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab.

Karena hal itu berpotensi memecah belah kerukunan antarsuku, memprovokasi situasi, baik melalui kelompok penyebar hoaks lewat media elektronik maupun media cetak.

Mendukung penuh aparat penegak hukum melakukan penyelidikan, penangkapan, dan proses hukum terhadap para pelaku kriminal, baik yang ada di Timika maupun kasus pembunuhan terhadap Pendeta Neles Peuki di Kapiraya, Kabupaten Deiyai.

“Kasus pembunuhan Pendeta Neles Peuki di Kapiraya adalah murni kasus kriminal yang dilakukan oleh oknum pribadi pelaku, bukan atas nama suku dan pelakunya harus segera ditangkap,” tegas Pdt. Desesrius Adii dalam keterangannya.

BPP DAS Mee menegaskan bahwa Timika adalah rumah bersama, dan kerukunan antarsuku adalah fondasi penting yang harus dijaga secara konsisten.

Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRK Kabupaten Mimika segera menyelesaikan perang saudara yang berkepanjangan di Kwamki Narama yang telah mengorbankan Pdt Melkianus Wamang dan beberapa warga lainnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Mee, baik yang tinggal di kampung-kampung, di Kota Timika, maupun di Tanah Papua, untuk tetap hidup dalam persaudaraan, dalam kasih.

“Saling menguatkan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu, fitnah, atau informasi yang memecah belah serta menciptakan konflik ado domba,” pesannya.

Ia juga menyampaikan bahwa, masyarakat Mee juga mesti menjaga harga diri orang Mee, bukan dengan kekerasan, tetapi dengan sikap bijak, kepala dingin, dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan.

Menolak segala bentuk kekerasan, pembalasan, atau tindakan yang merugikan masyarakat luas. Sebab, kekerasan bukan jalan orang Mee yang bermartabat.

Mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menyikapi persoalan apa pun, baik antar-individu, antar-kelompok, maupun dengan suku-suku lain di Timika dan Papua.

Menjaga hubungan baik dengan semua suku, karena tanah Papua adalah rumah besar kita bersama, tempat semua anak bangsa hidup berdampingan.

Mendukung upaya penegakan hukum terhadap segala tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat, sembari mengingat bahwa perbuatan jahat adalah tindakan individu, bukan identitas suku.

Membangun kedamaian mulai dari keluarga, dengan saling mengasihi, mendidik anak-anak kita menjadi generasi Mee yang berani tetapi berhati damai

Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, persatuan, dan harmoni sosial di Timika. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Freeport Persembahkan UNCEN Gedung Pusat Sains, Dilengkapi 18 Ruang Kelas Kapasitas 40 Orang

Freeport Persembahkan UNCEN Gedung Pusat Sains, Dilengkapi 18 Ruang Kelas Kapasitas 40 Orang

Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id