ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Vakum Selama 27 Tahun, BPIP Bangkitkan Pendidikan Pancasila di Ujung Timur Indonesia, Serahkan 1.000 BTU

Diharapkan BTU Pendidikan Pancasila yang sudah ditetapkan melalui SK Mendikbudristek No. 026.C/H/P/2023 ini, dapat membentuk karakter dan melahirkan generasi bangsa yang berkompeten, berkarakter Pancasila.

14 November 2025
0
Vakum Selama 27 Tahun, BPIP Bangkitkan Pendidikan Pancasila di Ujung Timur Indonesia, Serahkan 1.000 BTU

Kepala BPIP Menyerahkan 1.000 BTU Pendidikan Pancasila Kepada Pemprov Papua Selatan Secara Simbolis. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MERAUKE, Koranpapua.id- Pendidikan Pancasila yang sering diajarkan di lembaga pendidikan sejak Sekolah Dasar (SD), sudah dinyatakan vakum sejak reformasi tahun 1998 (27 tahun) lalu.

Mengingatkan pentingnya pendidikan moral dan prilaku anak bangsa yang dinilai sangat merosot belakangan ini, mendorong Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk membangkitkan kembali pendidikan Pancasila di lembaga pendidikan.

ADVERTISEMENT

Hal itu ditunjukan dengan diserahkan secara simbolis 1.000 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila oleh Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, Kepala BPIP RI kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Rabu 12 November 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pendidikan Pancasila yang sudah vakum sejak reformasi 1998 menjadi tugas kita Pemerintah Pusat sampai Daerah untuk kembali diajarkan kepada anak-anak kita,” Prof Yudian mengutip Humas BPIP.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

BTU Pendidikan Pancasila untuk satuan pendidikan Dasar dan Menengah itu, kemudian akan disebarkan ke sekolah di wilayah Kabupaten/Kota di Papua Selatan.

“Saya berharap Pemerintah Daerah khususnya di Provinsi Papua Selatan untuk meneruskan pesan ini dan mendorong kepada sekolah untuk menggunakan buku tersebut,” pesannya.

Menurutnya BTU Pendidikan Pancasila telah menghadirkan materi yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan fakta sejarah, perumusan serta kedudukannya sebagai dasar negara, pandangan hidup dan ideologi Bangsa.

“BTU Pendidikan Pancasila ini sudah dilakukan kajian mendalam oleh berbagai ahli di Indonesia, sehingga sangat relevan digunakan”, paparnya.

Ia menjelaskan BTU Pendidikan Pancasila ini, bahkan dirancang membantu para pendidik khususnya guru Pendidikan Pancasila dalam memahami, melaksanakan dan mentransformasi nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada peserta didik.

“Buku ini berbeda dengan buku-buku lain, karena memiliki komposisi 30 persen aspek pengetahuan dan 70 persen praktek atau aktualisasi”, jelasnya.

Diharapkan BTU Pendidikan Pancasila yang sudah ditetapkan melalui SK Mendikbudristek No. 026.C/H/P/2023 ini, dapat membentuk karakter dan melahirkan generasi bangsa yang berkompeten, berkarakter Pancasila yang siap bersaing di panggung global.

“Buku ini sudah menjadi kurikulum wajib yang harus diterapkan di satuan pendidikan di seluruh daerah baik tingkat Dasar dan Menengah”, paparnya.

Gubernur Papua Selatan yang diwakilkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Agus Kurniawan, S.H., M.M menyampaikan apresiasi kepada BPIP yang sudah berkunjung ke Papua Selatan khususnya Kabupaten Merauke.

“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada BPIP yang terus memberikan perhatian kepada Papua Selatan khususnya Pembinaan Ideologi Pancasila,” katanya.

Pihaknya juga berharap kepada peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga dapat memahami pentingnya penanaman ideologi Pancasila bagi anak-anak didik.

“Momentum ini mari kita manfaatkan dengan baik, karena sangat jarang ditemukan,” ucapnya.

Pemerintah Papua Selatan juga akan mendorong kepada satuan pendidikan di seluruh Papua Selatan untuk segera menggunakan BTU Pendidikan Pancasila.

“Kami juga akan terus mendorong kepada satuan pendidikan di Papua Selatan untuk segera menggunakan BTU tersebut”, tegasnya.

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Dr. Ir. Prakoso, M.M menyampaikan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada setiap daerah dan memberikan buku secara simbolis untuk diterapkan kepada satuan pendidikan di daerah.

“Buku tersebut juga bisa dibeli atau diakses di link Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI)”, paparnya.

Prakoso menjelaskan kegiatan tersebut diikuti 250 peserta tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Merauke dan Civitas Akademik Kampus Universitas Musamus.

 

Hadir juga Forkompimda Papua Selatan dan sejumlah narasumber dari internal dan eksternal BPIP.

Selain di Papua Selatan selanjutnya BPIP juga akan meyebarluaskan BTU Pendidikan Pancasila kepada Pemerintah Provinsi Papua di Jayapura. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
FKDM Mimika Akan Gelar Aksi Donar Darah, Libatkan Paguyupan, Didukung RSUD

FKDM Mimika Akan Gelar Aksi Donar Darah, Libatkan Paguyupan, Didukung RSUD

Perkuat Layanan Kesehatan Tiga Kampung, Freeport Serahkan Dapur Mandiri dan Konsentrator Oksigen untuk RS Waa Banti

Perkuat Layanan Kesehatan Tiga Kampung, Freeport Serahkan Dapur Mandiri dan Konsentrator Oksigen untuk RS Waa Banti

Brimob yang Tergabung dalam Satgas ODC Diminta Tingkatkan Kemampuan Hadapi KKB di Papua

Brimob yang Tergabung dalam Satgas ODC Diminta Tingkatkan Kemampuan Hadapi KKB di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id