ADVERTISEMENT
Rabu, April 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Vakum Selama 27 Tahun, BPIP Bangkitkan Pendidikan Pancasila di Ujung Timur Indonesia, Serahkan 1.000 BTU

Diharapkan BTU Pendidikan Pancasila yang sudah ditetapkan melalui SK Mendikbudristek No. 026.C/H/P/2023 ini, dapat membentuk karakter dan melahirkan generasi bangsa yang berkompeten, berkarakter Pancasila.

14 November 2025
0
Vakum Selama 27 Tahun, BPIP Bangkitkan Pendidikan Pancasila di Ujung Timur Indonesia, Serahkan 1.000 BTU

Kepala BPIP Menyerahkan 1.000 BTU Pendidikan Pancasila Kepada Pemprov Papua Selatan Secara Simbolis. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MERAUKE, Koranpapua.id- Pendidikan Pancasila yang sering diajarkan di lembaga pendidikan sejak Sekolah Dasar (SD), sudah dinyatakan vakum sejak reformasi tahun 1998 (27 tahun) lalu.

Mengingatkan pentingnya pendidikan moral dan prilaku anak bangsa yang dinilai sangat merosot belakangan ini, mendorong Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk membangkitkan kembali pendidikan Pancasila di lembaga pendidikan.

ADVERTISEMENT

Hal itu ditunjukan dengan diserahkan secara simbolis 1.000 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila oleh Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, Kepala BPIP RI kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Rabu 12 November 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pendidikan Pancasila yang sudah vakum sejak reformasi 1998 menjadi tugas kita Pemerintah Pusat sampai Daerah untuk kembali diajarkan kepada anak-anak kita,” Prof Yudian mengutip Humas BPIP.

Baca Juga

Ketua DPRK Mimika: Pembangunan TK Negeri di Pedalaman Perlu Pertimbangakan Keberadaan Sekolah Swasta

Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

BTU Pendidikan Pancasila untuk satuan pendidikan Dasar dan Menengah itu, kemudian akan disebarkan ke sekolah di wilayah Kabupaten/Kota di Papua Selatan.

“Saya berharap Pemerintah Daerah khususnya di Provinsi Papua Selatan untuk meneruskan pesan ini dan mendorong kepada sekolah untuk menggunakan buku tersebut,” pesannya.

Menurutnya BTU Pendidikan Pancasila telah menghadirkan materi yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan fakta sejarah, perumusan serta kedudukannya sebagai dasar negara, pandangan hidup dan ideologi Bangsa.

“BTU Pendidikan Pancasila ini sudah dilakukan kajian mendalam oleh berbagai ahli di Indonesia, sehingga sangat relevan digunakan”, paparnya.

Ia menjelaskan BTU Pendidikan Pancasila ini, bahkan dirancang membantu para pendidik khususnya guru Pendidikan Pancasila dalam memahami, melaksanakan dan mentransformasi nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada peserta didik.

“Buku ini berbeda dengan buku-buku lain, karena memiliki komposisi 30 persen aspek pengetahuan dan 70 persen praktek atau aktualisasi”, jelasnya.

Diharapkan BTU Pendidikan Pancasila yang sudah ditetapkan melalui SK Mendikbudristek No. 026.C/H/P/2023 ini, dapat membentuk karakter dan melahirkan generasi bangsa yang berkompeten, berkarakter Pancasila yang siap bersaing di panggung global.

“Buku ini sudah menjadi kurikulum wajib yang harus diterapkan di satuan pendidikan di seluruh daerah baik tingkat Dasar dan Menengah”, paparnya.

Gubernur Papua Selatan yang diwakilkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Agus Kurniawan, S.H., M.M menyampaikan apresiasi kepada BPIP yang sudah berkunjung ke Papua Selatan khususnya Kabupaten Merauke.

“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada BPIP yang terus memberikan perhatian kepada Papua Selatan khususnya Pembinaan Ideologi Pancasila,” katanya.

Pihaknya juga berharap kepada peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga dapat memahami pentingnya penanaman ideologi Pancasila bagi anak-anak didik.

“Momentum ini mari kita manfaatkan dengan baik, karena sangat jarang ditemukan,” ucapnya.

Pemerintah Papua Selatan juga akan mendorong kepada satuan pendidikan di seluruh Papua Selatan untuk segera menggunakan BTU Pendidikan Pancasila.

“Kami juga akan terus mendorong kepada satuan pendidikan di Papua Selatan untuk segera menggunakan BTU tersebut”, tegasnya.

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Dr. Ir. Prakoso, M.M menyampaikan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada setiap daerah dan memberikan buku secara simbolis untuk diterapkan kepada satuan pendidikan di daerah.

“Buku tersebut juga bisa dibeli atau diakses di link Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI)”, paparnya.

Prakoso menjelaskan kegiatan tersebut diikuti 250 peserta tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Merauke dan Civitas Akademik Kampus Universitas Musamus.

 

Hadir juga Forkompimda Papua Selatan dan sejumlah narasumber dari internal dan eksternal BPIP.

Selain di Papua Selatan selanjutnya BPIP juga akan meyebarluaskan BTU Pendidikan Pancasila kepada Pemerintah Provinsi Papua di Jayapura. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan APBD Mimika 2025 Baru 43 Persen, DPRD Peringatkan Potensi SILPA Membengkak

Ketua DPRK Mimika: Pembangunan TK Negeri di Pedalaman Perlu Pertimbangakan Keberadaan Sekolah Swasta

14 April 2026
Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

14 April 2026
11 SPPG Disuspensi, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan Program Makan Gratis, Besok Tim Turun Lapangan

11 SPPG Disuspensi, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan Program Makan Gratis, Besok Tim Turun Lapangan

14 April 2026
Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

14 April 2026
Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

14 April 2026
MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

14 April 2026

POPULER

  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
FKDM Mimika Akan Gelar Aksi Donar Darah, Libatkan Paguyupan, Didukung RSUD

FKDM Mimika Akan Gelar Aksi Donar Darah, Libatkan Paguyupan, Didukung RSUD

Perkuat Layanan Kesehatan Tiga Kampung, Freeport Serahkan Dapur Mandiri dan Konsentrator Oksigen untuk RS Waa Banti

Perkuat Layanan Kesehatan Tiga Kampung, Freeport Serahkan Dapur Mandiri dan Konsentrator Oksigen untuk RS Waa Banti

Brimob yang Tergabung dalam Satgas ODC Diminta Tingkatkan Kemampuan Hadapi KKB di Papua

Brimob yang Tergabung dalam Satgas ODC Diminta Tingkatkan Kemampuan Hadapi KKB di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id