ADVERTISEMENT
Rabu, Januari 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Bicara Kejujuran, Bukan Sekadar Proyek: Pejabat Mimika Diuji Integritasnya

29 Oktober 2025
0
Bicara Kejujuran, Bukan Sekadar Proyek: Pejabat Mimika Diuji Integritasnya

Suasana sosialisasi anti korupsi, grafitasi dan benturan kepentingan bagi opd di lingkungan Pemkab Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Tetapi membutuhkan keberanian moral dari para pejabat untuk jujur pada diri sendiri dan berani berkata “tidak” pada penyimpangan”.

 

TIMIKA, Koranpapua.id- Bukan cuma bicara proyek atau anggaran, kali ini para pejabat Mimika diajak bicara hal yang sering dianggap tabu yaitu korupsi, gratifikasi, dan benturan kepentingan.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Mimika di salah satu hotel di Timika pada Rabu 29 Oktober 2025 itu, dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Wabup Emanuel pada kesempatan itu menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya urusan hukum, tapi juga urusan hati dan budaya kerja.

Baca Juga

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

“Gratifikasi dalam bentuk apa pun bisa menjadi pintu masuk korupsi kalau tidak ditangani dengan benar. Karena itu, setiap aparatur harus berani menolak dan melaporkannya sesuai aturan,” tegas Emanuel.

Ia juga mengingatkan, benturan kepentingan bisa jadi jebakan halus yang merusak objektivitas dan profesionalitas aparatur.

“Kita harus menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. Pemerintahan yang bersih dimulai dari niat yang jujur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Mimika, Septinus Timang, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan yang pertama.

Inspektorat secara rutin bekerja sama dengan berbagai pihak seperti KPK, BPKP, dan Forum Anti Korupsi Provinsi Papua untuk memperkuat sistem pencegahan.

“Sejak 2022, Pemkab Mimika sudah punya Unit Pengendalian Gratifikasi berdasarkan SK Bupati Nomor 232. Unit ini aktif memantau dan menindaklanjuti laporan-laporan terkait gratifikasi,” ujar Septinus.

Menurutnya, meski upaya sosialisasi sudah sering dilakukan, tantangan di lapangan tetap ada. Karena itu, Inspektorat terus memetakan potensi rawan korupsi di daerah.

Serta terus memberikan pendampingan teknis agar aparat di setiap OPD lebih paham bagaimana menghindarinya.

“Kalau sudah ada benturan kepentingan, biasanya berujung pada penyalahgunaan kewenangan, dan dari situ potensi korupsi muncul. Jadi, ini yang terus kita tekan supaya bisa diminimalisir,” jelasnya.

Menariknya, Septinus juga mengungkapkan bahwa Inspektorat sedang menyiapkan aplikasi digital bernama Tindak Lanjut Manajemen Pengawasan (TLMP).

Katanya, lewat aplikasi ini, masyarakat nantinya bisa memantau dan melaporkan indikasi gratifikasi atau penyalahgunaan kewenangan secara langsung.

“Kami terbuka menerima aduan masyarakat. Dengan sistem yang terintegrasi, semua bisa lebih transparan,” tambahnya.

Sosialisasi ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif bersama Forum Anti Korupsi Papua, yang memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk gratifikasi dan cara melaporkannya.

Namun, di balik semangat sosialisasi dan komitmen birokrasi, tantangan terbesar justru ada pada konsistensi dan keteladanan.

Sebab, pencegahan korupsi tidak cukup dengan sosialisasi atau aplikasi digital, tetapi membutuhkan keberanian moral dari para pejabat untuk jujur pada diri sendiri dan berani berkata “tidak” pada penyimpangan.

Di tengah kepercayaan publik yang kian menurun terhadap lembaga pemerintahan, langkah kecil seperti menolak amplop atau menghindari konflik kepentingan bisa menjadi awal besar menuju Mimika yang benar-benar bersih.

Pertanyaannya, apakah semangat itu akan bertahan setelah ruangan sosialisasi ini kosong? (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

13 Januari 2026
Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

13 Januari 2026
Wapres Gibran Tiba di Biak Disambut Gubernur Mathius Fakhiri, Berikut Agenda Kunjungannya

Wapres Gibran Tiba di Biak Disambut Gubernur Mathius Fakhiri, Berikut Agenda Kunjungannya

13 Januari 2026
Pensiun tapi Enggan Lepas Aset, Mantan Pejabat Mimika Kuasai Mobil Dinas

Pensiun tapi Enggan Lepas Aset, Mantan Pejabat Mimika Kuasai Mobil Dinas

13 Januari 2026
Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

13 Januari 2026
Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

13 Januari 2026

POPULER

  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2456 shares
    Bagikan 982 Tweet 614
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    644 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Kontak Senjata di Kampung Tetmid, TNI asal NTT Tewas Ditembak KKB, Korban Dievakuasi ke Timika

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Tahun 2025 Cerai Gugat Mendominasi, Banyak Janda Baru di Mimika

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
Next Post
Tertibkan Pedagang Ikan ‘Nakal’, Disperindag Segel 33 Alat Ukur di Pasar Sentral Timika

Tertibkan Pedagang Ikan ‘Nakal’, Disperindag Segel 33 Alat Ukur di Pasar Sentral Timika

Insiden Mahkota Cenderawasih, Ribka Haluk: Bukan Cuma Persoalan Administratif, tetapi Menyentuh Sisi Emosional Masyarakat Papua

Insiden Mahkota Cenderawasih, Ribka Haluk: Bukan Cuma Persoalan Administratif, tetapi Menyentuh Sisi Emosional Masyarakat Papua

Dari Lapak Kecil ke Bangku Kuliah Anak, Cerita Pedagang Pakaian Bekas di Ujung Cemas

Dari Lapak Kecil ke Bangku Kuliah Anak, Cerita Pedagang Pakaian Bekas di Ujung Cemas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id