ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

MRP Papua Tengah Bekali Mama-Mama Papua Jadi Wirausaha Mandiri dan Kreatif, Diikuti Lima Sanggar Amungme dan Kamoro

25 Oktober 2025
0
MRP Papua Tengah Bekali Mama-Mama Papua Jadi Wirausaha Mandiri dan Kreatif, Diikuti Lima Sanggar Amungme dan Kamoro

Foto bersama Anggota MRP Provinsi Papua Tengah Pokja Papua Tengah, Marsela Tomatipi didampingi Sekretaris Kadin Mimika, Victor Fonataba dan para sanggar perajin Kamoro dan Amungme di Timiia. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Melalui pelatihan ini, kita belajar bersama dan tidak hanya teori, tetapi juga praktik mengelola usaha, mulai dari produksi, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran,”

TIMIKA, Koranpapua.id- Upaya memperkuat peran perempuan Papua dalam menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal terus digencarkan.

Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah menggelar Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Komoditas Lokal Perempuan Papua, Sabtu 25 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, diikuti oleh lima sanggar perajin Kamoro dan Amungme, masing-masing Sanggar Bopoko, Sanggar Wakia, Sanggar Imatea, Sanggar Anamo, dan Sanggar Mbitoro.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir dalam kegiatan itu, Marsela Tomatipi anggota Pokja Perempuan MRP Papua Tengah dan Victor Fonataba, Sekretaris Kadin Kabupaten Mimika, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Wujud Pemberdayaan Perempuan Papua

Dalam sambutannya, Marsela Tomatipi menjelaskan bahwa Pokja Perempuan MRP Papua Tengah memiliki tanggung jawab moral dan kultural untuk melindungi serta memberdayakan Orang Asli Papua (OAP), khususnya perempuan.

“MRP Papua Tengah merupakan representasi kultural OAP yang memiliki tanggung jawab melindungi hak-hak OAP, termasuk pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Menurut Marsela, pelatihan ini dikemas dalam bentuk pameran hasil kerajinan lokal dari berbagai sanggar Kamoro dan Amungme.

Tujuannya untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kemampuan pemasaran produk para perajin.

“Ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi sebuah investasi untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru yang kuat dan inovatif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan dari dinas terkait, terutama yang mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus).

Ini bertujuan agar para pelaku usaha lokal mendapat ruang untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Melalui pelatihan ini, kita belajar bersama dan tidak hanya teori, tetapi juga praktik mengelola usaha, mulai dari produksi, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran,” jelas Marsela.

Sementara itu, Victor Fonataba selaku Sekretaris Kadin Kabupaten Mimika, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan usaha mikro berbasis kearifan lokal.

“Para perajin ini memiliki kreativitas tinggi, hanya saja kendalanya ada pada manajemen dan pemasaran, “ujarnya.

Karena itu, Kadin Mimika mendorong keterlibatan anak-anak muda agar bisa membantu memasarkan produk seni dan budaya Papua agar lebih dikenal luas.

Pameran Produk Lokal

Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran hasil kerajinan lokal dari lima sanggar peserta.

Produk yang ditampilkan antara lain anyaman, ukiran, dan perhiasan tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Kamoro dan Amungme.

Harapan untuk Kemandirian Ekonomi

Menutup kegiatan, Marsela Tomatipi menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi langkah awal kebangkitan ekonomi perempuan Papua.

“Perempuan Papua harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerahnya sendiri. Lewat karya, semangat, dan kreativitas, mama-mama Papua bisa berdiri sejajar dan berdaya secara ekonomi,” tandasnya.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan Papua dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal, sebuah langkah kecil menuju kemandirian besar di tanah sendiri. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

15 Juni 2026
Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

15 Juni 2026
Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

15 Juni 2026
Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

15 Juni 2026
Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

15 Juni 2026
Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

15 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Antrian Panjang Pengisian BBM: Viktor Kabey: Apa Artinya Barcode Jika Manajemen SPBU Tidak Konsisten

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Guru asal Flores Meninggal di Mappi, Mama Mina Ingin Memeluk Anaknya untuk Terakhir Kali

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Disembunyikan dalam Daging Ikan Asap, Satgas Korpasgat Gagalkan Penyelundupan 18 Gram Ganja ke Yahukimo

Disembunyikan dalam Daging Ikan Asap, Satgas Korpasgat Gagalkan Penyelundupan 18 Gram Ganja ke Yahukimo

Seekor Kerapu dengan Berat 162 Kilogram Asal Timika Diterbangkan ke Jakarta

Seekor Kerapu dengan Berat 162 Kilogram Asal Timika Diterbangkan ke Jakarta

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, Disporaparekraf Papua Tengah Gandeng P-P2Par ITB

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, Disporaparekraf Papua Tengah Gandeng P-P2Par ITB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id