ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Deiyai

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, Disporaparekraf Papua Tengah Gandeng P-P2Par ITB

25 Oktober 2025
0
Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, Disporaparekraf Papua Tengah Gandeng P-P2Par ITB

Suasana Pertemuan mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (Ripparprov) (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Keberadaan kawasan Teluk Cenderawasih dengan keanekaragaman hayati yang tinggi telah lama menjadi daerah tujuan wisata, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Papua Tengah, telah  melaksanakan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (Ripparprov) tahun 2025.

Penyusunan Ripparprov diawali dengan dilakukan kegiatan diskusi bersama kelompok terpumpun di salah satu hotel di Timika, dengan menggandeng Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) ITB.

ADVERTISEMENT

Pada kegiatan itu dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata dari Kabupaten Nabire, Dogiyai, Mimika, Intan Jaya, Puncak, dan Kabupaten Puncak Jaya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga perwakilan dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi Papua Tengah, di antaranya dari Bapperida Papua Tengah, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Penyuluhan Ketahanan Pangan, dan dinas lainnya.

Baca Juga

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

Julius Edaway, S.Sos, Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disporaparekraf Papua Tengah, ketika membuka diskusi itu mengatakan penyusunan Ripparprov menjadi pondasi pembangunan kepariwisataan Papua Tengah untuk dua puluh tahun kedepan.

Menurutnya, kegiatan penyusunan Ripparprov Papua Tengah sangat strategis dan menjadi salah satu prioritas kegiatan yang dilakukan oleh Disporaparekraf Papua Tengah pada tahun 2025.

Oleh karena itu, dukungan dari kabupaten dan OPD terkait di tingkat provinsi menjadi sangat penting dan menentukan.

Dalam diskusi tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan sebagai dasar penyusunan Ripparprov Papua Tengah tahun 2025-2045. Beberapa poin tersebut di antaranya:

Sebagai Daerah Otonomi Baru, Provinsi Papua Tengah saat ini tengah gencar melakukan akselerasi pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan luas wilayah yang demikian besar dan terdiri atas delapan Kabupaten, Papua Tengah menghadapi tantangan pembangunan yang sangat besar, mulai dari infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia.

Oleh karena itu, perlu langkah-langkah taktis dan efektif agar proses pembangunan yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan menghasilkan manfaat yang optimal bagi daerah dan masyarakat dengan prinsip adil dan merata.

Salah satu potensi besar Provinsi Papua Tengah yang saat ini belum tergali dengan optimal adalah potensi pariwisata.

Keberadaan kawasan pegunungan hingga kawasan pantai, selain bentang alam dan keunikan budaya masyarakatnya merupakan harta yang saat ini belum digarap untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, Provinsi Papua Tengah sesungguhnya telah lama dikenal sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, karena keberadaan Gunung Jaya Wijaya dengan Puncak Jaya (cartenz) yang merupakan bagian dari 7 Summit of The World yang mewakili kawasan Oceania.

Selain itu, keberadaan kawasan Teluk Cenderawasih dengan keanekaragaman hayati yang tinggi telah lama menjadi daerah tujuan wisata, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Meski paket wisata yang saat ini dijual masih menyasar wisatawan minat khusus dengan paket wisata yang ekslusif, kedepan diharapkan tetap melibatkan masyarakat dengan memperhatikan keseimbangan dan keberlanjutan.

Selain itu, pengembangan berbagai daya tarik wisata yang ada di Provinsi Papua Tengah dengan menyesuaikan pasar yang ada sangat penting agar penyebaran manfaat pariwisata dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sebagaimana diketahui bahwa potensi budaya dan alam Papua barat sangat besar dan masih belum tergali sebagai daya tarik wisata.

Kegiatan penyusunan Ripparprov Papua Tengah masih akan terus berjalan hingga akhir tahun.

Rangkaian selanjutnya adalah melakukan survei lapangan ke beberapa titik destinasi pariwisata potensial yang ada di Provinsi Papua Tengah. (*)

Penulis: Djesica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Dukung Pendidikan Kristen di Tanah Papua, Kemenag Salurkan Bantuan Rp600 Juta untuk SMPTKN Teluk Wondama

Dukung Pendidikan Kristen di Tanah Papua, Kemenag Salurkan Bantuan Rp600 Juta untuk SMPTKN Teluk Wondama

Sejarah dan Filosofi Kijne Tidak Hanya Diingat, Perlu Masuk Muatan Lokal dan Diajarkan Secara Sistematis di Sekolah

Sejarah dan Filosofi Kijne Tidak Hanya Diingat, Perlu Masuk Muatan Lokal dan Diajarkan Secara Sistematis di Sekolah

Kemensos Serahkan Bantuan Sosial Rp26 Miliar di Yahukimo

Kemensos Serahkan Bantuan Sosial Rp26 Miliar di Yahukimo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id