ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

MRP Papua Tengah Bekali Mama-Mama Papua Jadi Wirausaha Mandiri dan Kreatif, Diikuti Lima Sanggar Amungme dan Kamoro

25 Oktober 2025
0
MRP Papua Tengah Bekali Mama-Mama Papua Jadi Wirausaha Mandiri dan Kreatif, Diikuti Lima Sanggar Amungme dan Kamoro

Foto bersama Anggota MRP Provinsi Papua Tengah Pokja Papua Tengah, Marsela Tomatipi didampingi Sekretaris Kadin Mimika, Victor Fonataba dan para sanggar perajin Kamoro dan Amungme di Timiia. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Melalui pelatihan ini, kita belajar bersama dan tidak hanya teori, tetapi juga praktik mengelola usaha, mulai dari produksi, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran,”

TIMIKA, Koranpapua.id- Upaya memperkuat peran perempuan Papua dalam menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal terus digencarkan.

Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah menggelar Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Komoditas Lokal Perempuan Papua, Sabtu 25 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, diikuti oleh lima sanggar perajin Kamoro dan Amungme, masing-masing Sanggar Bopoko, Sanggar Wakia, Sanggar Imatea, Sanggar Anamo, dan Sanggar Mbitoro.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir dalam kegiatan itu, Marsela Tomatipi anggota Pokja Perempuan MRP Papua Tengah dan Victor Fonataba, Sekretaris Kadin Kabupaten Mimika, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga

Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

Wujud Pemberdayaan Perempuan Papua

Dalam sambutannya, Marsela Tomatipi menjelaskan bahwa Pokja Perempuan MRP Papua Tengah memiliki tanggung jawab moral dan kultural untuk melindungi serta memberdayakan Orang Asli Papua (OAP), khususnya perempuan.

“MRP Papua Tengah merupakan representasi kultural OAP yang memiliki tanggung jawab melindungi hak-hak OAP, termasuk pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Menurut Marsela, pelatihan ini dikemas dalam bentuk pameran hasil kerajinan lokal dari berbagai sanggar Kamoro dan Amungme.

Tujuannya untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kemampuan pemasaran produk para perajin.

“Ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi sebuah investasi untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru yang kuat dan inovatif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan dari dinas terkait, terutama yang mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus).

Ini bertujuan agar para pelaku usaha lokal mendapat ruang untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Melalui pelatihan ini, kita belajar bersama dan tidak hanya teori, tetapi juga praktik mengelola usaha, mulai dari produksi, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran,” jelas Marsela.

Sementara itu, Victor Fonataba selaku Sekretaris Kadin Kabupaten Mimika, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan usaha mikro berbasis kearifan lokal.

“Para perajin ini memiliki kreativitas tinggi, hanya saja kendalanya ada pada manajemen dan pemasaran, “ujarnya.

Karena itu, Kadin Mimika mendorong keterlibatan anak-anak muda agar bisa membantu memasarkan produk seni dan budaya Papua agar lebih dikenal luas.

Pameran Produk Lokal

Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran hasil kerajinan lokal dari lima sanggar peserta.

Produk yang ditampilkan antara lain anyaman, ukiran, dan perhiasan tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Kamoro dan Amungme.

Harapan untuk Kemandirian Ekonomi

Menutup kegiatan, Marsela Tomatipi menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi langkah awal kebangkitan ekonomi perempuan Papua.

“Perempuan Papua harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerahnya sendiri. Lewat karya, semangat, dan kreativitas, mama-mama Papua bisa berdiri sejajar dan berdaya secara ekonomi,” tandasnya.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan Papua dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal, sebuah langkah kecil menuju kemandirian besar di tanah sendiri. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

11 Februari 2026
Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

11 Februari 2026
Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

11 Februari 2026
Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

11 Februari 2026
Puluhan Kendaraan Masih Tertimbun Longsor di Jalan Trans Papua, Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

Puluhan Kendaraan Masih Tertimbun Longsor di Jalan Trans Papua, Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

11 Februari 2026
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai: 17 Kali Jokowi Kunjungi Papua namun Tidak Berbanding Lurus dengan Penyelesaian Konflik

Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai: 17 Kali Jokowi Kunjungi Papua namun Tidak Berbanding Lurus dengan Penyelesaian Konflik

11 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    739 shares
    Bagikan 296 Tweet 185
  • Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Ngaku Istri Pejabat Papua Tengah, Wanita Ini Labrak Oknum ASN Berpakaian Dinas

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Bupati Mimika Ultimatum ASN: Pangkat Tidak Sesuai Jabatan Siap Dinonaktifkan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Hidup Semakin Susah, Pengungsi Konflik Tapal Batas di Mimika Barat Tengah Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Sejumlah Perwira Polres Mimika Bergeser Jabatan, Ini Pesan Kapolres

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Disembunyikan dalam Daging Ikan Asap, Satgas Korpasgat Gagalkan Penyelundupan 18 Gram Ganja ke Yahukimo

Disembunyikan dalam Daging Ikan Asap, Satgas Korpasgat Gagalkan Penyelundupan 18 Gram Ganja ke Yahukimo

Seekor Kerapu dengan Berat 162 Kilogram Asal Timika Diterbangkan ke Jakarta

Seekor Kerapu dengan Berat 162 Kilogram Asal Timika Diterbangkan ke Jakarta

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, Disporaparekraf Papua Tengah Gandeng P-P2Par ITB

Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan, Disporaparekraf Papua Tengah Gandeng P-P2Par ITB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id