ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kontak Tembak di Papua, Satgas Habema Tewaskan Sejumlah Anggota OPM

“Rangkaian peristiwa ini menunjukkan kelompok OPM secara konsisten menjadi pihak yang mengganggu stabilitas keamanan, melakukan penyerangan terlebih dahulu, dan mengintimidasi masyarakat”.

14 Agustus 2025
0

Sejumlah barang bukti yang dikumpulkan, hasil operasi Satgas Habema di wilayah Puncak Jaya dan Intan Jaya. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komando Operasi (Koops) Habema memperketat operasi di sejumlah titik rawan gangguan keamanan di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, Dansatgas Media Koops Habema mengatakan operasi kerap diwarnai kontak tembak akibat agresivitas kelompok bersenjata TPNPB-OPM.

ADVERTISEMENT

“Berkat kesigapan dan profesionalisme prajurit di lapangan, seluruh situasi dapat dikendalikan dengan aman. Aparat melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum demi melindungi keselamatan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis 14 Agustus 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada 8 Agustus 2025, Satgas Habema menggelar penyisiran di Kampung Biak, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, yang diduga menjadi persembunyian OPM jaringan Tenggamati Enumbi.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Berdasarkan arsip kepolisian, Tenggamati Enumbi pernah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua melalui Surat Nomor 01/I/2014/DIT RESKRIMUM tertanggal 23 Januari 2014 terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Pos Polisi Kulirik.

Saat mendekati sasaran, pasukan mendapat tembakan dari posisi lawan sehingga terjadi kontak senjata.

Laporan lapangan menyebut tiga anggota OPM tertembak, salah satunya diduga Tenggamati Enumbi. Kelompok tersebut melarikan diri ke arah timur sambil membawa rekannya yang tertembak.

Barang bukti yang diamankan antara lain dua pucuk pistol P1 Pindad, dua unit radio komunikasi HT (Baofeng dan WLAN), puluhan butir amunisi berbagai kaliber.

Termasuk satu bendera Bintang Kejora, tiga unit telepon genggam, power bank, magasin senjata, serta perlengkapan tempur lainnya.

Berlanjut pada 11 Agustus 2025 di Kabupaten Intan Jaya, Satgas Habema melakukan penyisiran di Kampung Mamba. Pasukan kembali terlibat baku tembak dengan OPM Kodap VIII Kemabu.

Kontak senjata ini menewaskan satu anggota OPM bernama Dece Mujijau, Danyon Titigi Kodap VIII Kemabu, yang berada di bawah komando Sabinus Waker.

Selain itu, dua anggota OPM lain bernama Daume Maeseni dan Sabinus Joani turut diamankan.

Barang bukti yang disita meliputi empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu ponsel Android, dan satu kalung OPM.

Pada 12 Agustus 2025, operasi berlanjut di Distrik Sugapa. Menurut Letkol Iwan, kelompok TPNPB mencoba melakukan serangan balasan namun berhasil digagalkan.

Dalam kontak senjata tersebut, dua anggota OPM tewas, yaitu Teleginus Maiseni (Danwil Mamba Kodap VIII Kemabu) dan ajudannya, Seprianus Maiseni.

Barang bukti yang diamankan berupa dua gelang, dua kalung, dua cincin perak, dua cincin OPM, dan sepasang sarung tangan.

Letkol Iwan menegaskan bahwa rangkaian peristiwa ini menunjukkan kelompok OPM secara konsisten menjadi pihak yang mengganggu stabilitas keamanan, melakukan penyerangan terlebih dahulu, dan mengintimidasi masyarakat.

“Tindakan mereka mengancam jalannya pemerintahan, pembangunan, dan ketertiban umum di wilayah Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops Habema menegaskan bahwa penyisiran tersebut adalah langkah tegas dan terukur untuk menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.

“Aparat tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang berupaya mengganggu ketertiban dan mengancam keselamatan warga,” kata Mayjen Lucky.

Ia memastikan, Koops Habema berkomitmen menjaga keamanan wilayah dan memastikan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung aman, damai, dan penuh semangat kebangsaan tanpa gangguan pihak manapun. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Dari Voli ke Renang Tradisional, Warga Kampung Nawaripi Rayakan HUT RI ke-80 dengan Meriah

Kopasgat TNI AU Rayakan Kemerdekaan Bersama Warga dan Pelajar di Puncak Jaya

Kopasgat TNI AU Rayakan Kemerdekaan Bersama Warga dan Pelajar di Puncak Jaya

Sejarah Baru Setelah 29 Tahun, Bupati Johannes Rettob Lantik Abraham Kateyau Sebagai Pj Sekda Mimika

Sejarah Baru Setelah 29 Tahun, Bupati Johannes Rettob Lantik Abraham Kateyau Sebagai Pj Sekda Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id