ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kabar Gembira! Kementerian PKP Setuju Bangun 500 Unit Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Fakfak

“Awalnya kita mendapat alokasi 1.000 rumah, tapi setelah saya lihat, nilainya hanya Rp20 juta per unit. Saya sampaikan, untuk Fakfak, angka itu tidak memadai,"

18 Juli 2025
0
Kabar Gembira! Kementerian PKP Setuju Bangun 500 Unit Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Fakfak

Samaun Dahlan, Bupati Fakfak. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

FAKFAK, Koranpapua.id- Mungkin ini menjadi suatu kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman Republik Indonesia (PKP RI), akhirnya menyetujui pembangunan 500 unit rumah layak huni untuk masyarakat Fakfak.

ADVERTISEMENT

Informasi gembira ini disampaikan Samaun Dahlan, Bupati Fakfak ketika memberikan sambutan dalam acara syukuran terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat di Gereja GPI Papua Bethel, Fakfak, Rabu malam 16 Juli 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah, kemarin saya ke Kementerian Perumahan dan Permukiman membahas program rumah layak huni yang kami sebut rumah Aladin (atap, lantai, dinding) akhirnya disetujui,” ujar Bupati Samaun.

Baca Juga

Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Dikatakan sesuai rencana awal, Kementerian PKP berencana membangun 1.000 unit rumah, dengan nilai Rp20 juta per unit.

Setelah melihat nilai anggaran sebesar Rp20 juta per unit rumah, maka Bupati Samau mengusulkan agar jumlah rumah yang dibangun 500 unit dengan anggaran per unitnya Rp40 juta.

“Awalnya kita mendapat alokasi 1.000 rumah, tapi setelah saya lihat, nilainya hanya Rp20 juta per unit. Saya sampaikan, untuk Fakfak, angka itu tidak memadai,” kata Bupati Samaun.

Menurutnya, pihak kementerian akhirnya menyetujui usulan peningkatan anggaran menjadi Rp40 juta per unit, dengan konsekuensi pengurangan jumlah rumah menjadi 500 unit.

“Jadi, tahun ini, saya laporkan kepada bapak gubernur, Fakfak mendapatkan 500 rumah dengan anggaran Rp40 juta per unit. Ini demi kualitas rumah yang lebih layak bagi masyarakat kita,” ujar Bupati. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

30 April 2026
TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

30 April 2026
Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

30 April 2026
Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

30 April 2026
Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

30 April 2026
Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

30 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
PLN UP3 Sorong Targetkan Seluruh Kampung di Papua Barat Daya Terlayani Listrik Tahun 2028

PLN UP3 Sorong Targetkan Seluruh Kampung di Papua Barat Daya Terlayani Listrik Tahun 2028

Mencatat Sejarah Baru, Pesawat Airbus Mendarat Perdana di Bandara Nabire

Mencatat Sejarah Baru, Pesawat Airbus Mendarat Perdana di Bandara Nabire

Dua Terduga Penyelundup Amunisi Ilegal Ditangkap di KM Sinabung

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id