ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ribuan Umat Hadiri Misa Syukur JOEL, Uskup Ngutra Ingatkan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Selalu Berlaku Adil Dalam Melayani

Lewat pengampunan bisa memberikan perubahan bagi orang lain. Mengampuni memang selalu menyakitkan tetapi ada kelegahan hati untuk memulai melakukan.

29 Maret 2025
0
Ribuan Umat Hadiri Misa Syukur JOEL, Uskup Ngutra Ingatkan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Selalu Berlaku Adil Dalam Melayani

Uskup Seno Inno Ngutra didampingi para imam memberkati Bupati dan Wakil Bupati Mimika Johannes Retton dan Emanuel Kemong bersama keluarga di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Sabtu 29 Maret 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perayaan misa syukur pelantikan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong (JOEL) sebagai Bupati dan Wakil Mimika, Sabtu 29 Maret 2025 berlangsung hikmat.

Ribuan umat dari dedominasi gereja-gereja di Mimika menghadiri perayaan yang berlangsung di Gereja Katedral Tiga Raja, Timika.

ADVERTISEMENT

Misa yang dimulai pukul 16.00 WIT, dipimpin oleh Mgr. Seno Inno Ngutra, Uskup Keuskupan Amboina didampingan para imam.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada perayaan syukur itu, Bupati dan Wakil Bupati Mimika memanjatkan doa secara khusus kepada Bunda Maria dan diberkati oleh Uskup dan para imam.

Baca Juga

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

Uskup Ngutra dalam kotbahnya mengungkapkan, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mimika pada 25 Maret 2025 di Nabire bertepatan dengan Perayaan Maria Menerima kabar Suka Cita dari Malaikat Gabriel.

Menurutnya tanggal pelantikan yang bertepatan dengan dengan hari bersejarah itu, mungkin sebuah kebetulan. Namun dilihat dengan situasi Mimika saat ini menjadi kabar suka cita bagi masyarakat di daerah ini.

Karena Tuhan telah memilih keduanya untuk menjadi pemimpin, bukan sekedar menjadi bupati dan wakil bupati melainkan sebagai pelayan masyarakat.

Uskup Ngutra menyampaikan kisah Nelson Mandela, Presiden Afrika Selatan yang dipenjara selama 25 tahun karena membela nasib rakyat.

Berbagai penderitaan selama di penjara dirasakannya. Bahkan ketika Nelson meminta air karena merasa haus, ia diberikan air kencing oleh seorang sipir.

Setelah 25 tahun berlalu, Nelson pun bebas dari penjara, mengikuti pencalonan dan terpilih sebagai Presiden.

Hal pertama yang Nelson Mandela lakukan adalah menyuruh para ajudannya memanggil sang sipir yang memberikannya air kecing saat di penjara.

Setelah sipir tersebut bertemu dengan Nelson Mandela, Nelson menyampaikan ia rela mengampuninya.

Nelson Mandela tidak berbicara tentang kesalahan sipir tersebut, melainkan memberikan pengampunan agar sipir merasa terangkat martabatnya.

Dengan kisah ini Uskup berharap, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong dapat belajar untuk memberikan pengampunan.

Melalui kisah inspirasi Nelson Mandela yang mengubah seseorang bukan dengan balas dedam melainkan pengampunan.

Lewat pengampunan bisa memberikan perubahan bagi orang lain. Mengampuni memang selalu menyakitkan tetapi ada kelegahan hati untuk memulai melakukan.

Uskup Ngutra juga mengisahkan Bassirou Diomaye Faye, Presiden Sinegal.

Dalam pidato pertama setelah terpilih menjadi Presiden, ia mengatakan kepada semua masyarakat terutama pegawai negeri untuk bekerja bersamanya.

Di setiap kantor, Bassirou Diomaye Faye melarang untuk mamasang fotonya. Bassirou mengatakan dirinya bukan dewa untuk dipuji dan dipuja dan meminta agar memajang foto keluarga masing-masing.

Menurut Bassirou, dengan memajang foto keluarga, maka pandanglah foto anak-anakmu, dan bertanyalah kepada dirimu sendiri, pantaskah masih sebagai seorang bapak dan mama jika supaya suatu waktu melakukan korupsi.

Lewat kisah ini kata Uskup, anak-anak di daerah ini sebagai generasi masa depan akan menilai bahwa para pemimpin di Mimika merupakan orang yang jujur, berakal, bermartabat, berlaku adil bagi masyarakat, bukan yang korup.

Kisah lain yang disampaikan Uskup Ngutra adalah Romeny Kambuaya, pemain Timnas Indonesia asal Papua.

Pada pertandingan Timnas Indonesia berhadapan dengan Bahrain di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Tim Garuda di Gelora Bungkarno pada 25 Maret 2025.

Romeny baru 15 menit masuk sebagai pemain pengganti berhasil memberikan yang terbaik bagi bangsa ini lewat permainannya.

Ia tidak hanya memakai seragam Timnas Garuda Indonesia sebagai kebanggaan, tetapi putra Papua ini membuat seragam yang dipakainya menjadi lebih berarti.

Ia mengangkat harkat dan martabat bangsa ini melalui sepakbola.

Karenanya Uskup mengingatkan kepada Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, bahwa pakaian putih yang dipakai pada saat pelantikan, bukan untuk bergaya melainkan harus kotor ketika nanti turun melayani masyarakat.

Melalui misa syukur ini seorang pemimpin harus menjadi seperti air yang dapat memuaskan dahaga masyarakat. Air yang dapat memberikan kesegaran dan air yang dapat membersihkan.

Karena sesuai filosinya air itu jernih, sebab air yang kotor tidak mampu membersihkan sesuatu yang kotor.

Uskup Ngutra menegaskan, Bupati dan Wakil Bupati Mimika harus membersihkan diri dari kecenderungan dan korupsi hanya untuk kepentingan keluarga sendiri.

Sebagai pemimpin yang sudah terpilih, dalam bekerja mengabdikan diri seutuhnya bagi semua masyarakat Mimika, siapapun orangnya.

“Air selalu mengalir dari atas ke bawah. Kebesaran seorang pemimpin adalah kerendahan hatinya bukan kesombongan, bukan keangkuhan,” pesannya.

Disampaikan juga bahwa, permukaan air selalu rata dan tenang kecuali ada angin atau digerakan oleh orang sehingga bergerak atau gelombang.

Permukaan air tidak miring, sehingga sebagai pemimpin dalam pelayanan jangan miring, tetapi menjadi pemimpin yang netral bagi semua orang di Mimika.

Uskup Ngutra menuturkan, sebagai pemimpin juga harus mengayomi dan mampu memberikan inspirasi kepada orang lain.

Dan sebagai anak-anak Tuhan, Bupati dan Wakil Bupati Mimika, diingatkan dalam memimpin harus meniru gaya kepemimpinan Yesus yang siap melayani, memberikan rasa aman untuk masyarakat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Dukung Liga 4, Gubernur Meki Nawipa Desak Segera Lakukan Kongres Asprov PSSI Papua Tengah

Bupati Spei Bidana Ingatkan Seluruh Kepala Puskesmas di Pegunungan Bintang Transparan Gunakan Dana BOK

Bupati Spei Bidana Ingatkan Seluruh Kepala Puskesmas di Pegunungan Bintang Transparan Gunakan Dana BOK

Gubernur Meki Nawipa Nyatakan Stop Bakar Batu, Wabup Mimika: Boleh Bakar Batu Tapi Tidak Pakai Dana Pemerintah

Gubernur Meki Nawipa Nyatakan Stop Bakar Batu, Wabup Mimika: Boleh Bakar Batu Tapi Tidak Pakai Dana Pemerintah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id