ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Mantan Kadistrik Mimika Timur: Dana Padat Karya Rp5 Miliar Digunakan Bangun Infrastruktur di Dua Kampung dan Satu Kelurahan

“Saya tidak mau kerja berulang ulang di tempat yang sama jadi kerja itu satu kali permanen biar bertahan 10-20 tahun. Saya kerja dengan hati untuk kepentingan masyarakat bukan manfaatkan masyarakat’>

10 Maret 2025
0
Mantan Kadistrik Mimika Timur: Dana Padat Karya Rp5 Miliar Digunakan Bangun Infrastruktur di Dua Kampung dan Satu Kelurahan

Oktovianus Kum, mantan Kepala Distrik Mimika Timur. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Pemerintah Distrik (Pemdis) Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada tahun anggaran 2024 mengelola dana padat karya sebesar Rp5 miliar.

Hal itu disampaikan Oktovianus Kum, mantan Kepala Distrik Mimika Timur dalam keterangannya kepada koranpapua.id, Senin 10 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

Dalam keterangannya, Oktovianus perlu meluruskan bahwa, dana padat karya yang dikelola Pemdis Mimika tahun 2024 bukan Rp6 miliar sebagaimana yang diberitakan beberapa media di Timika belum lama ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Berita yang mengatakan Mimika Timur Kelola dana padat karya Rp6 miliar, itu tidak benar, karena yang kami kelola hanya Rp5 miliar,” tegas Oktovianus.

Baca Juga

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Dikatakan, besaran dana yang diterima Pemdis Mimika Timur sudah digunakan untuk membangun sejumlah infrastruktur yang langsung berhubungan dengan kepentingan masyarakat di dua kampung dan satu kelurahan yang ada wilayah itu.

Dijelaskan, untuk pembangunan jalan tailing di dua kampung sepanjang 573 meter. Dengan rinciannya, Kampung sepanjang 463 meter=0,463 dan Kampung 110=0,110, serta Kelurahan Wania sepanjang 616 meter.

Dana padat karya juga digunakan untuk membiayai pekerjaan dua buah box culvert dan dua jembatan yang berlokasi di Kelurahan Wania.

Pekerjaan lainnya yakni, membangun drainase dan mendatangkan excavator untuk membersihkan saluran air agar tidak banjir ketika turun hujan.

“Tiap tahun rumah-rumah warga tergenang air karena saluran air tersumbat, jadi kita sewa alat berat untuk pembersihan drainase,” jelasnya.

Sebagai anak negeri, Oktovianus menegaskan bahwa, untuk pengerjaan sejumlah infrastruktur di wilayah itu, dirinya membangun secara parmenan.

Ini bertujuan agar bertahan lama hingga 10 sampai 20 tahun kedepan, tanpa harus dikerjakan setiap tahun anggaran.

“Saya tidak mau kerja berulang ulang di tempat yang sama jadi kerja itu satu kali permanen biar bertahan 10-20 tahun. Saya kerja dengan hati untuk kepentingan masyarakat bukan manfaatkan masyarakat,” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, untuk semua item pekerjaan yang dibiayai menggunakan dana padat karya dilakukan secara terbuka, dengan melibatkan masyarakat sebagai tenaga kerjanya.

“Yang kerja disitu juga masyarakat sendiri, setiap lokasi terdapat 35 orang dan setiap minggu dibayar. Selanjutnya diganti warga lainnya yang bekerja, bukan pake kontraktor,” jelasnya.

Dengan dilibatkan masyarakat dalam pekerjaan tersebut, maka dana padat karya dapat bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan sehingga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan kontraktor, itu semua masyarakat yang rasakan dana padat karya ini termasuk jalan masyarakat yang menikmati,” tandasnya.

Ia menambahkan dengan dibuka akses jalan tailing, saat ini antar RT yang ada di dua kampung dan satu kelurahan juga tersambung, dan air tidak lagi merendam rumah-rumah warga ketika hujan turun.

“Jadi ada komentar-komentar negatif terkait dengan dana padat karya di Mimika Timur itu, kapasitasnya mereka apa kah. Saya ingatkan sekali lagi dananya Rp5 miliar bukan Rp6 miliar seperti yang diberitakan media. Dan dananya sudah digunakan untuk kepentingan masyarakat”. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026
Yohana Paliling Soroti Disiplin ASN Mimika dan Korupsi Waktu

Yohana Paliling Soroti Disiplin ASN Mimika dan Korupsi Waktu

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post

Hentikan Konflik di Puncak Jaya, Gubernur Meki Nawipa Undang Dua Paslon Duduk Bersama

Pansel Diminta Jelaskan Pernyataan Calon DPRP Papua Pegunungan Jalur Pengangkatan Minim SDM

Mantan Kepala Inspektorat Teluk Bintuni, Tersangka Dugaan Korupsi Rp6,3 Miliar Jadi Buronan Polisi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id