ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Dinas PUPR Pastikan Kelanjutan Proyek Air Bersih Menunggu Bupati Mimika Definitif

Kendala lainnya, Ground Water Tank (GWT) serta kabel yang banyak dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab di sekitaran Bundaran SP2.

21 Februari 2025
0
Dinas PUPR Pastikan Kelanjutan Proyek Air Bersih Menunggu Bupati Mimika Definitif

Sejumlah anak anak saat bermain air. foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Proyek air bersih yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akan dilanjutkan di tahun anggaran 2025.

Meski demikian untuk pengerjaanya yang ditargetkan menyasar ke 50.000 Sambungan Rumah (SR) itu, menunggu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mimika definitif.

ADVERTISEMENT

“Nanti dari bupati defenitif, kebijakannya seperti apa, artinya skema penangan air ini seperti apa, mau diserahkan ke pihak ketiga, atau perusahan yang mau mengelola,” jelas Robert Mayaut, Kadis PUPR Mimika kepada awak media, Kamis 20 Februari 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Robert, untuk pengerjaan proyek ini, harus ada kebijakan khusus dari kepala daerah.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Hal ini disebabkan memerlukan subsidi akibat biaya operasional yang cukup besar, karena dibutuhkan pembentukan kelembagaan yang tepat untuk pengelolaannya.

“Biaya operasional yang besar maka ada orang yang menggerakan itu, tidak bisa Dinas PU sendiri. Apakah perusahaan daerah atau pihak ketiga yang mampu mengelola sistem air bersih secara efektif, karena skala besar yang harus dijalankan,” terang Robert.

Robert menyampaikan, saat ini jumlah rumah yang sudah tersambung masih dibawah target yakni baru sekitar 8.000 dari target 50.000 SR.

Adapun beberapa kendala yang dihadapi dalam proyek ini yakni, masalah pemasangan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) yang memakan biaya besar, ditambah dengan pipa berdiameter sedang dan kecil untuk masuk ke rumah-rumah warga.

Kendala lainnya, Ground Water Tank (GWT) serta kabel yang banyak dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab di sekitaran Bundaran SP2. Saat ini Dinas PUPR masih menunggu PT Freeport Indonesia untuk membantu memasang kembali.

Robert menambahkan uji coba proyek air bersih juga sudah dilakukan di beberapa titik dengan hasil yang positif.

Karenaya diharapkan tahun 2025 proyek ini bisa beroperasi penuh sesuai rencana dalam memenuhi permintaan sambungan dari masyarakat.

“Kita bisa running, tapi pasti ada subsidi. Artinya, kita jalan baru biaya retribusi yang dipungut itu belum bisa menutupi biaya operasional. Jadi nanti seperti apa, kita tunggu kebijakan bupati,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
Next Post
Program Makan Bergizi Gratis Belum Berjalan di Mimika, Ini Penjelasan Letkol TNI Slamet Wijaya

Program Makan Bergizi Gratis Belum Berjalan di Mimika, Ini Penjelasan Letkol TNI Slamet Wijaya

TPNPB-OPM Klaim Bunuh Intelejen di Paniai, Polisi: Itu Tidak Benar, Korban Tukang Ojek

TPNPB-OPM Klaim Bunuh Intelejen di Paniai, Polisi: Itu Tidak Benar, Korban Tukang Ojek

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, DKP Mimika Adakan Pasar Murah Perdana Tahun 2025

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, DKP Mimika Adakan Pasar Murah Perdana Tahun 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id