ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Mimika dan Nabire Jadi Pusat Lumbung Pangan untuk Wilayah Papua Tengah

“Saya anjurkan untuk mendukung pengembangan pangan padi, Balai Benih Unggul (BBU) Distanbun Mimika dapat membuat penangkaran bibit supaya nantinya bisa menyuplai kepada petani”.

13 Februari 2025
0
Mimika dan Nabire Jadi Pusat Lumbung Pangan untuk Wilayah Papua Tengah

Frence The Papara, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Tengah menyerahkan bantuan alat semprot kepada Alice Irene Wanma, Kepala Distanbun Mimika, Rabu 12 Februari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menjadikan Kabupaten Mimika dan Nabire sebagai pusat lumbung pangan di wilayah ini.

Mendukung program ini, Pemprov Papua Tengah melalui Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (P2KP), akan memfokuskan pada pengembangan tanaman padi, jangung, hortikultura, cabai dan bawang merah.

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan Frence The Papara, Kadis P2KP Papua Tengah dalam sambutannya pada kegiatan panen perdana padi gogo varietas inpago 13 fortiz di lahan Kelompok Tani Tunas Perkasa Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Rabu 12 Februari 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia mengungkapkan meskipun dalam program swasembada pangan sesuai Asta Cita Nomor 4 Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa dari Sabang sampai Merauke fokus pada tanaman padi.

Baca Juga

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

Pemulihan Aktivitas Penerbangan di Papua, 11 Bandara Perintis Kini Dijaga Ketat TNI

Namun untuk Papua Tengah, Frence mengingatkan petani untuk tidak lupa menanam komoditi pangan lokal seperti umbi-umbian dan sagu.

“Pemerintah lebih fokus pada tanaman padi karena angka stuting tinggi. Dan beras mengandung karbohidrat cukup tinggi sehingga bagus untuk tumbuh kembang anak ketimbang umbi-umbian,” ujar Frence.

Dikatakan, meskipun Mimika termasuk wilayah lumbung pangan namun untuk pengembangan pangan padi sawah dan padi tadah hujan, Pemprov Papua Tengah lebih diarahkan pengembangannya di Kabupaten Nabire.

Ia beralasannya, APBD Mimika yang mencapai 6-7 triliun, sehingga pengembangan tanaman padi diarahkan ke Nabire yang pendapatan daerahnya masih sekitar 1-2 triliun rupiah.

Dalam mendukung program swasembada pangan ini, Frence berharap pemerintah pusat bisa membantu bibit padi termasuk Alsinta, pupuk maupun obat-obatan.

Ia juga menyebutkan bahwa untuk wilayah Papua Tengah sumber dana yang diberikan paling banyak dari Otonomi Khusus (Otsus). Hal ini yang menjadi kendala untuk memberikan bantuan kepada petani non Orang Asli Papua (OAP).

Lebih jauh disampaikan, tahun 2025 ini sesuai instruksi Pj Gubernur Papua Tengah untuk tanaman pangan lebih difokuskan pada tanaman padi, jagung, hortikultura, termasuk cabai dan bawang merah.

Cabai dan bawang merah masuk dalam pengembangan ketahanan pangan terlepas dari hortikultura, dikarenakan dua komoditi ini sangat berpengaruh pada indikator inflasi daerah.

Ia menuturkan, di Kabupaten Lani Jaya, petaninya mampu panen bawang merah berton-ton, karenanya Mimika dan Nabire juga harus bisa menghasilkan komoditi tersebut.

“Kami minta maaf kalau komoditi padi, jagung, bawang merah, cabai lebih difokuskan di Kabupaten Nabire. Ini sesuai dengan instruksi Pj Guibernur,” pungkasnya.

Meski demikian, Frence memastikan tidak menutup kemungkinan Pemprov tetap memberikan bantuan sesuai kebutuhan yang diminta oleh Alice Irene Wanma, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Mimika.

Disampaikan juga tahun ini Mimika tidak mendapatkan bantuan untuk pengembangan padi irigasi tadah hujan.

Ini dikarenakan Mimika sudah ada irigasi, namun irigasi yang ada tidak memungkinkan sebab kondisi air lebih rendah daripada lahan sawah.

Dan sesuai petunjuk tahun 2025 ini, Pemerintah Pusat akan menyalurkan bantuan pupuk non subsidi untuk Kabupaten Mimika dan Nabire.

Terkait dengan bantuan ini, ia mengingatkan kepada Distanbun Mimika, terkait dengan pemberian bantuan pupuk kepada petani harus memperhatikan kuota pupuk subsidi.

“Jangan sampai petani diberikan pupuk bantuan dari pemerintah tetapi petani tidak mampu menyerap pupuk bersubsidi. Ini akan berdampak berkurangnya kuota tahun depan,” pesannya.

Untuk budidaya padi gogo sesuai arahan Kementan, dirinya sudah meminta data inventarisasi luas lahan di Distanbun Mimika dan Nabire.

Meski demikian pihaknya belum mendapatkan data tersebut, sehingga Pempus belum memberikan bantuan.

“Saya anjurkan untuk mendukung pengembangan pangan padi, Balai Benih Unggul (BBU) Distanbun Mimika dapat membuat penangkaran bibit supaya nantinya bisa menyuplai kepada petani”.

Kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, diharapkan bisa mendukung program ini untuk membantu petani non Papua, karena selama ini hanya ada dana Otsus.

Termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika untuk melakukan perbaikan dan pembangunan irigasi. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ganja 7.968 Gram Disita di KM Dobonsolo saat Berlayar dari Jayapura – Manokwari

Ganja 7.968 Gram Disita di KM Dobonsolo saat Berlayar dari Jayapura – Manokwari

3 Maret 2026
Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

3 Maret 2026
Pemulihan Aktivitas Penerbangan di Papua, 11 Bandara Perintis Kini Dijaga Ketat TNI

Pemulihan Aktivitas Penerbangan di Papua, 11 Bandara Perintis Kini Dijaga Ketat TNI

3 Maret 2026
Satgas ODC Tangkap Pelaku Diduga Terlibat Papua Inteligence Service di Timika, Aktif Propaganda KKB di Medsos

Satgas ODC Tangkap Pelaku Diduga Terlibat Papua Inteligence Service di Timika, Aktif Propaganda KKB di Medsos

3 Maret 2026
Menembus Wilayah Pelosok Papua, Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan

Menembus Wilayah Pelosok Papua, Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan

2 Maret 2026
Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

2 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    675 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Gallery Foto Distanbun Mimika Panen Perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz di Naena Muktipura

280 Hektar Lahan Padi Irigasi Tadah Hujan Dibuka di Nabire, Tahun Ini Rencana Tambah 1.000 Hektar

Dalam Sepekan Dua Petugas Kebersihan Kota Timika Dianiaya, Pj Bupati Mimika Turun Langsung ke Polsek Miru

Dalam Sepekan Dua Petugas Kebersihan Kota Timika Dianiaya, Pj Bupati Mimika Turun Langsung ke Polsek Miru

Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id