ADVERTISEMENT
Sabtu, Maret 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Sudah Berlangsung Lama, Kantor Kampung Limau Asri Timur Tidak Ada Aktivitas, Warga Kecewa

"Seharusnya mereka itu standbay di kantor melayani masyarakat, bukan masyarakat yang cari mereka. Kalau tidak sanggup itu mundur saja biar ganti yang lain yang bersedia layani masyarakat”.

7 Februari 2025
0
Sudah Berlangsung Lama, Kantor Kampung Limau Asri Timur Tidak Ada Aktivitas, Warga Kecewa

Kantor Kampung Limau Asri Timur SP 5 Distrik Iwaka Kabupaten Mimika. (Foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kantor Pemerintahan Kampung Limau Asri Timur, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terpantau sepi tanpa aktivitas.

Kepala kampung dan perangkatnya dilaporkan jarang berkantor, sehingga kantor yang seharusnya menjadi tempat memberikan pelayanan kepada masyarakat selalu terkunci.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan penuturan sejumlah warga kampung itu, kondisi tidak adanya aktivitas di kantor tersebut sudah terjadi sejak lama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Warga merasa kecewa dengan perangkat kampung yang tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga

Di Tengah Keterbatasan: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Distrik Manggelum

Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

Bahkan menurut mereka, ketika hendak mengurus keperluan administrasi terpaksa harus mencari keberadaan kepala kampung dan perangkatnya.

“Kantor Kampung Limau Asri Timur ini pelayananya tidak bagus, karena memang dari hari Senin sampai Jumat itu tidak ada pelayanan buat masyarakat,” ujar salah satu warga kepada koranpapua.id, Jumat 7 Januari 2025.

Menurutnya, kalaupun ada pelayanan, itu hanya di hari tertentu. Sementara diluar itu hanya dari Catatan Sipil yang bertugas di kampung yang masuk kantor, namun tidak setiap hari.

“Jadi kita mau urus sesuatu harus kita cari mereka padahal sebagai perangkat desa harusnya masuk kerja sesuai aturan bukan kita yang cari-cari lagi,” kesalnya.

Menurutnya, kewajiban masuk kantor dan memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah wajib, karena perangkat kampung sudah digaji oleh pemerintah.

“Seharusnya mereka itu standbay di kantor melayani masyarakat, bukan masyarakat yang cari mereka. Kalau tidak sanggup itu mundur saja biar ganti yang lain yang bersedia layani masyarakat,” tegasnya.

Selain tidak adanya pelayanan, warga juga keluhkan selama ini tidak adanya program yang dilakukan aparat kampung.

Padahal ada anggaran yang dikucurkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) untuk membangun kampung melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung.

“Musrenbang kita minta dibangun badan jalan itu dari masyarakat malah tidak ada itu, cuman bangun MCK padahal sudah disetujui di Musrenbang tahun lalu,” tambah warga lainnya.

Hal ini perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mimika mengingat kondisi yang terjadi hampir merata di seluruh kampung di Mimika.

Seperti yang pernah diberitakan media ini sebelumnya Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) pernah meminta pengawasan penggunaan Dana Desa (DD) di perketat.

Pasalnya, Pemerintah Pusat setiap tahun menggelontorkan seratusan miliar lebih Dana Desa (DD) atau dana kampung ke Kabupaten Mimika.

Sayang akibat kurangnya pengawasan di lapangan, maka tujuan utama dari dikucurkan dana tersebut tidak terlaksana dengan baik.

Padahal menurutnya, tujuan diturunkan DD yakni, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Memperkuat perekonomian lokal dan mengurangi kesenjangan pembangunan.

Membangun infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengentas kemiskinan serta meningkatkan kualitas SDM kampung.

Namun dalam pengamatannya selama ini, semua tujuan mulia itu belum nampak di permukaan. Bahkan ironisnya, masyarakat hidup tambah susah, sementara pejabat kampung bersama kroni-kroninya semakin sukses.

Marianus sangat berharap kepada Yonathan Demme Tanggdilintin, Pj Bupati Mimika untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait penggunaan DD.

Polres Mimika dan Kejaksanaan Negeri Timika juga diharapkan ikut secara aktif melakukan pengawasan lapangan, untuk mengetahui apakah pemanfaatan DD telah sesuai dan benar-benar berdampak positif untuk masyarakat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Di Tengah Keterbatasan: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Distrik Manggelum

Di Tengah Keterbatasan: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Distrik Manggelum

6 Maret 2026
Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

6 Maret 2026
Dihantam Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, KM Jaya Baru Dilaporkan Tenggelam di Muara Poumako

Dihantam Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, KM Jaya Baru Dilaporkan Tenggelam di Muara Poumako

6 Maret 2026
Musrenbang Distrik Jita Hasilkan 129 Usulan Program Pembangunan untuk RKPD 2027

Musrenbang Distrik Jita Hasilkan 129 Usulan Program Pembangunan untuk RKPD 2027

6 Maret 2026
Disperkimtan Mimika Kelola Anggaran Rp242 Miliar, Targetkan Pembangunan 343 Rumah Layak Huni

Disperkimtan Mimika Kelola Anggaran Rp242 Miliar, Targetkan Pembangunan 343 Rumah Layak Huni

6 Maret 2026
Kementerian ESDM Tawarkan Eksplorasi 10 Blok Migas, Termasuk yang di Papua

Kementerian ESDM Tawarkan Eksplorasi 10 Blok Migas, Termasuk yang di Papua

6 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    715 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika  Bukukan Laba Tahun Buku 2024 Sebesar Rp.1.532.398.409

Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika  Bukukan Laba Tahun Buku 2024 Sebesar Rp.1.532.398.409

Perahu Fiber Angkut Empat Orang dari Timika Tujuan Asmat Dilaporkan Hilang

Perahu Fiber Angkut Empat Orang dari Timika Tujuan Asmat Dilaporkan Hilang

Galery Foto RAT Tahun Buku 2024 Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika

Galery Foto RAT Tahun Buku 2024 Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id