ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Gandeng UI, Dinkes Mimika Lakukan Penilaian Delapan Fasilitas Kesehatan untuk Ditingkatkan Menjadi BLUD

Sampai saat ini di Provinsi Papua Tengah, baru Mimika yang memiliki enam Puskesmas BLUD dan berharap tahun 2025 sudah menjadi 13 Puskesmas BLUD dan dua rumah sakit

12 Desember 2024
0
Gandeng UI, Dinkes Mimika Lakukan Penilaian Delapan Fasilitas Kesehatan untuk Ditingkatkan Menjadi BLUD

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Jambia Sao Wadan, Kabag Hukum foto bersama narasumber dan peserta penilaian penerapan PPK BLUD, Kamis 12 Desember 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melakukan Penilaian Penerapan PPK Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap delapan Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada di Mimika.

Pelaksanaan penilaian selama tiga hari, dimulai sejak Rabu 11 Desember sampai Jumat 13 Desember 2024 di salah satu hotel di Timika, Dinkes Mimika bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI).

ADVERTISEMENT

Penilaian ini bertujuan agar delapan Fasilitas Kesehatan (Faskes) mendapatkan rekomendasi Surat Keputusan (SK) Bupati terkait kelayakan penetapan penerapan PPK BLUD.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Adapun delapan Faskes tersebut yakni, Puskesmas Kwamki Narama, Puskesmas Bhintuka, Puskesmas Limau Asri, Puskesmas Iwaka, Puskesmas Jila, Puskesmas Ayuka, Puskesmas Wakia, Puskesmas Potowaiburu dan Rumah Sakit Waa Banti.

Baca Juga

Putusan RUPS-RUPSLB BUMD: Pemda Puncak Berencana Beli Satu Unit Pesawat untuk Layani Masyarakat

Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

Dalam penerapan penilaian ini, Reynold Ubra Kepala Dinas Kesehatan Mimika tampil sebagai narasumber.

Narasumber lainnya yakni, Fadli dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik Universitas Indonesia (LPPSP- UI).

Farida, Ketua panitia dalam laporannnya menjelaskan BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dan kemandirian dalam pola pengelolaan keuangan.

Hal ini sesuai dengan amanah dari Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD dan sesuai dengan Surat Mendagri Nomor 981/2327/Keuda (Keuangan Daerah).

Termasuk Permenkes tanggal 18 Mei 2018 perihal percepatan penerapan PPK BLUD Bidang Kesehatan.

Dan Permenkes Nomor 43 tahun 2019 bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten/kota harus mendorong Puskesmas untuk menerapkan PPK BLUD dengan tujuan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Unit Pelaksana Teknis Dinas seperti Rumah Sakit, Puskesmas diagendakan oleh pemerintah untuk ditingkatkan menjadi BLUD.

Ia menjelaskan, penerapan PPK BLUD bagi fasilitas kesehatan mempunyai kelebihan yang didapat.

Diantaranya adanya kemandirian dan fleksibiltas untuk mengelola anggaran fasilitas sesuai kebutuhan.

Dikatakan, sebagai bentuk menindaklanjuti peraturan tersebut, mulai tahun 2021 telah ditetapkan Puskesmas Timika sebagai PPK BLUD.

Dan sampai tahun 2024 sudah ada enam Puskesmas di Mimika yang telah ditetapkan sebagai PPK BLUD.

Farida menyampaikan, Mimika bisa menginisiasi penerapan PPK BLUD di Provinsi Papua di tahun 2021, dan saat ini tetap menjadi kabupaten pertama yang telah memiliki Puskesmas menerapkan PPK BLUD di Papua Tengah.

“Pengelolaan BLUD ini dijadikan role model di daerah lain, karena keberhasilan kita dalam mengimplementasi Permendagri Nomor 78 Tahun 2019 dan Permenkes nomor 43 tahun 2019,” katanya.

Ia menambahkan untuk bisa ditetapkan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD, diperlukan rekomendasi berdasarkan hasil penilaian pemenuhan syarat terutama, syarat adminsitrasi sebagai mana dokumen yang telah siapkan.

“Kami laporkan bahwa pendampingan penyusunan dokumen pemenuhan persyaratan didamping dari Ditjen Bina Keuangan Daerah yang khusus menangani BLUD dan Tim pakar dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik Universitas Indonesia,” jelasnya.

Inosensius Yoga Pribadi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika dalam sambutan mengungkapkan tantangan bidang kesehatan saat ini semakin kompleks.

Perubahan pola penyakit, perkembangan teknologi kedokteran menuntut inovasi pelayanan publik berkualitas dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang baik dan sesuai kebutuhan agar pelayanan semakin cepat, tetapi tetap berkualitas.

BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang mempunyai fleksibilitas dan kemandirian dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya.

“Fasilitas kesehatan yakni puskesmas, rumah sakit atau unit lainnya sebagai bagian dari pelayanan publik khusus bidang kesehatan dituntut untuk responsif dan mandiri,” pungkas Inosensius.

Menurutnya, kewenangan fleksibilitas fasilitas kesehatan dapat meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih efisien, efektif dan berkualitas.

Hal ini sesuai amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 79 tahun 2018 tentang BLUD.

Ia mengapresiasi sampai saat ini di Provinsi Papua Tengah, baru Mimika yang memiliki enam Puskesmas BLUD dan berharap tahun 2025 sudah menjadi 13 Puskesmas BLUD dan dua rumah sakit.

Peningkatan status Puskesmas BLUD berdasarkan rencana strategis Kementerian Kesehatan 2020-2024, dengan salah satu indikatornya adalah persentase Puskesmas yang menerapkan BLUD dengan target 40%, 60% dan 90%.

Dengan menetapkan unit kerja sebagai BLUD, banyak manfaat yang akan rasakan. Diantaranya, memungkinkan mengembangkan layanan kesehatan, melakukan utang piutang, kerja, investasi dengan pihak lain sepanjang memberi manfaat bagi BLUD.

Seperti tertuang dalam pasal 209 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Adapun ketentuannya, bahwa seluruh pendapatan BLUD dapat digunakan langsung untuk membiayai belanja kebutuhan BLUD yang bersangkutan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Putusan RUPS-RUPSLB BUMD: Pemda Puncak Berencana Beli Satu Unit Pesawat untuk Layani Masyarakat

Putusan RUPS-RUPSLB BUMD: Pemda Puncak Berencana Beli Satu Unit Pesawat untuk Layani Masyarakat

13 Mei 2026
Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

13 Mei 2026
Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

13 Mei 2026
Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

13 Mei 2026
Komoditas Unggulan Mimika, Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Diekspor ke Malaysia

Komoditas Unggulan Mimika, Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Diekspor ke Malaysia

13 Mei 2026
Ingin Jadi ASN, Pemprov Papua Selatan Dorong Putra-Putri OAP Masuk Sekolah Kedinasan

Ingin Jadi ASN, Pemprov Papua Selatan Dorong Putra-Putri OAP Masuk Sekolah Kedinasan

13 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    950 shares
    Bagikan 380 Tweet 238
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    683 shares
    Bagikan 273 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Tim Kerja Malaria Dinkes Mimika Bersama Tim Ahli Kemenkes Evaluasi Inovasi Daerah Tempo Kas Tuntas

Tim Kerja Malaria Dinkes Mimika Bersama Tim Ahli Kemenkes Evaluasi Inovasi Daerah Tempo Kas Tuntas

Ketua AMKI Papua Tengah Donasikan 1.000 Alkitab Bahasa Damal untuk Jemaat Klasis Kingmi Beoga Barat

Ketua AMKI Papua Tengah Donasikan 1.000 Alkitab Bahasa Damal untuk Jemaat Klasis Kingmi Beoga Barat

Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Papua Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Papua Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id