ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Hari Pertama Pelayanan Pre TAS Kaki Gajah, 270 Warga Koperapoka dan Limau Asri Diambil Sampel Darah

Frengky sangat mendukung pelaksanaan program yang diselenggarakan Dinas Kesehatan, karena langsung menyentuh kepada kebutuhan masyarakat.

6 November 2024
0
Hari Pertama Pelayanan Pre TAS Kaki Gajah, 270 Warga Koperapoka dan Limau Asri Diambil Sampel Darah

Petugas medis saat melayani kepada seorag mama OAP di kediaman Irfandi, Ketua RT 06, Kelurahan Koperapoka, Rabu 6 November 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Masyarakat RT 06, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru antusias menerima pelayanan Pre Transmission Asessment Survey (TAS) Filariasis atau kaki gajah, Rabu 6 November 2024.

Antusias yang sama juga ditunjukan masyarakat Kampung Limau Asri Barat dan Limau Asri Timur, Distrik Iwaka.

ADVERTISEMENT

Di tiga titik itu, pada hari pertama petugas berhasil melayani 270 warga. Jumlah ini terdiri dari 95 warga Koperapoka, 107 warga Limau Asri Timur dan 68 warga Limau Asri Barat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Untuk diketahui kegiatan ini digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Papua.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Untuk pelayanan di wilayah Koperapoka berlangsung di rumah Irfanda, Ketua RT 06. Hadir pada pelayanan ini Frengky Max, Lurah Koperapoka, Iptu I Made Aribawa, Kanit Binmas Miru.

Frengky Max menjelaskan pelayanan pengambilan sample darah filariasis dari pukul 8.00 hingga selesai pukul 13.00 WIT sebanyak 95 orang dan semua dinyatakan negatif.

Setiap warga yang datang langsung mengisi identitasnya sesuai KTP. Selanjutnya pengambilan darah untuk diperiksa menggunakan rapit tes cepat oleh tim medis Puskesmas Timika dan Dinkes Mimika.

Usai diperiksa langsung diberikan bahan kontak sesuai keperluan berupa sandal jepit, sabun mandi atau sampo.

Ia menjelaskan sasaran pengambilan sample darah usia 18 tahun keatas pada hari pertama, khusus untuk warga RT 06 dan sekitarnya tanpa antre.

Kuota untuk kelurahan Koperapoka sebanyak 300 orang. Namun dalam pelayanan ini belum mencapai angka itu, sehingga untuk menggenapi jumlah tersebut akan diminta perwakilan warga dari 12 RT lainnya.

“Kita di wilayah Koperapoka jatahnya 300 orang. Dan 300 orang lainnya dari Kampung Limau Asri Timur dan Limau Asri Barat, masing-masing 150 warga,” jelas Frengky kepada koranpapua.id.

Dikatakan, setiap warga yang datang perlu membawa KTP sebagai bukti data diri bahwa warga yang diperiksa tinggal di wilayah Koperapoka.

Kepada warga Koperapoka, Frengky mengajak untuk datang memeriksa kesehatan penyakit kaki gajah yang berlangsung sampai tanggal 9 November 2024.

Sebagai lurah, Frengky sangat mendukung pelaksanaan program yang diselenggarakan Dinas Kesehatan, karena langsung menyentuh kepada kebutuhan masyarakat.

Iptu I Made Aribawa mengungkapkan kehadiran Binmas untuk memberikan dukungan atas pelaksanaan pelayanan survey pengambilan sample darah kaki gajah.

Sementara Koptu Frengky, Babinsa Kampung Limau Asri Timur menjelaskan, pelayanan Pre TAS Filariasis di wilayah itu berlangsung di rumah Paiji, Ketua RT 02. Pelayanan dimulai pukul 8.30 hingga 13.00 WIT.

Sementara Sertu Arsolo Hasibuan Babinsa Kampung Limau Asri Barat menuturkan, pelayanan dimulai pukul 08.30 hingga 13.00 WIT berjalan lancar.

Pelaksanaan pelayanan dipimpin Obeth Tekege, Kabid P2P Dinkes Mimika dan Nana dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat) Papua.

Obeth Tekege, Kabid P2P Dinkes Mimika yang mendampingi pelayanan di Kampung Limau Asri Barat mengakui, antusias warga sangat baik.

Hari pertama berhasil melayani warga sebanyak 68 orang, dengan satu diantaranya reaktif.

Sementara Kamal, Kepala Seksi P2P Dinkes Mimika juga mengakui antusias warga Limau Asri Timur cukup tinggi. Pada hari pertama sebanyak 107 warga yang sudah diperiksa dan mayoritas ibu-ibu. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Pj Gubernur Papua Tengah Ingatkan Gunakan Dana Bantuan Hibah Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Pj Gubernur Papua Tengah Ingatkan Gunakan Dana Bantuan Hibah Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Dilantik Ketua Pengadilan Tinggi Papua, 40 Anggota DPR Papua Tengah Bersumpah Utamakan Kepentingan Bangsa dan Negara

Dilantik Ketua Pengadilan Tinggi Papua, 40 Anggota DPR Papua Tengah Bersumpah Utamakan Kepentingan Bangsa dan Negara

Masyarakat Flobamora Mimika Turun ke Jalan, Galang Dana Bantu Korban Letusan Gunung Lewotobi di Flores Timur

Masyarakat Flobamora Mimika Turun ke Jalan, Galang Dana Bantu Korban Letusan Gunung Lewotobi di Flores Timur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id