ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Hadiri Rakerkesda II Papua Tengah, Menkes RI: Idealnya Prioritas Bidang Kesehatan Menjaga Masyarakat Tidak Sakit

Percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas utama. Karena stunting bukan hanya persoalan kesehatan tetapi menyangkut SDM Papua Tengah kedepan dalam bonus demogramfi di tahun 2045.

18 September 2024
0
Hadiri Rakerkesda II Papua Tengah, Menkes RI: Idealnya Prioritas Bidang Kesehatan Menjaga Masyarakat Tidak Sakit

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI, Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua Tengah dan Valentinus Sudarjanto Sumito, Pj Bupati Mimika saat membuka Rakerkesda II. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Papua Tengah II Tahun 2024 yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 18 September dihadiri langsung Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI.

Rakerkesda yang juga dihadiri jajaran Kemenkes RI itu, diikuti seluruh Kepala Dinas Kesehatan dan Pimpinan RSUD yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Rakerkesda tahun ini mengusung tema “Aksi Bersama Untuk Papua Tengah Sehat Strategi Kreatif Percepatan Penurunan Stunting, Eliminasi Malaria dan Peningkatan Aksesibilitas Layanan Kesehatan”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Budi Gunadi pada kesempatan itu menegaskan bahwa, idealnya tugas prioritas bidang kesehatan adalah menjaga agar masyarakatnya tidak sakit.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Untuk mencegah masyarakat tidak sakit, maka petugas kesehatan harus tahu pola penyakit dan pola epidemiologis sehingga bisa mencegahnya.

“Pada bidang kesehatan harus diutamakan aksi promotif dan preventif sehingga bisa melakukan pencegahan,” ujar Budi Gunadi.

Sementara Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua Tengah pada kesempatan itu menyampaikan, kehadiran Menteri Kesehatan dalam rapat Rakerkesda ke-II ini, sebagai tanda kepedulian negara terhadap kesehatan di Papua Tengah.

Rakerkesda merupakan forum strategi untuk merumuskan kebijakan dan langkah kongkrit guna mencapai pembangunan kesehatan yang lebih baik di Papua Tengah.

Dikatakan, tema yang diangkat sangat relevan dan tepat dalam konteks tantangan yang dihadapi saat ini.

Persoalan stunting, malaria serta aksebilitas layanan kesehatan masih menjadi tantangan dan masalah yang harus diselesaikan.

Ribka menyampaikan, data terbaru stunting di Papua Tengah masih berada pada angka yang cukup tinggi, dan ini merupakan upaya untuk melakukan penurunan terhadap angka tersebut.

Sebagai wilayah yang endemik malaria, pemerintah perlu melakukan langka terukur untuk mengeliminasi penyakit ini, sehingga kualitas hidup masyarakat bisa lebih baik.

Percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas utama. Karena stunting bukan hanya persoalan kesehatan tetapi menyangkut SDM Papua Tengah kedepan dalam bonus demogramfi di tahun 2045.

“Upaya kita dalam mengurangi stunting harus dimulai dari peningkatan gizi ibu hamil, kesehatan Balita serta edukasi terhadap masyarakat melalui sosialisasi,” tegas Ribka.

“Koordinasi lintas sektor baik pemerintah kabupaten maupun provinsi menjadi kunci utama dalam memastikan program intervensi berjalan dengan baik dan efektif,” timpalnya.

Selain stunting kata Ribka, eliminasi malaria juga perlu menjadi fokus semua pihak, sebab Papua Tengah termasuk salah satu wilayah dengan kasus malaria yang cukup tinggi.

Pada kesempatan itu, Ribka berharap ada kerjasama lintas sektor. Diyakini dengan adanya pendekatan yang terintegrasi dapat menurunkan malaria secara signifikan pada tahun-tahun mendatang.

Ribka menegaskan aksebilitas layanan kesehatan juga menjadi penting di Papua Tengah, termasuk daerah terpencil yang belum mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

“Karena itu kita perlu memperkuat sitem pelayanan kesehatan baik dari sisi infrastruktur dan SDM tenaga medis,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
1.000 Warga Mimika Terima Dana Kemiskinan Ekstrem Rp6 Juta yang Disalurkan Pemprov Papua Tengah

1.000 Warga Mimika Terima Dana Kemiskinan Ekstrem Rp6 Juta yang Disalurkan Pemprov Papua Tengah

Habiskan Rp74 Miliar Lebih, Gedung Dinas Perhubungan Mimika Masih Pakai Meubelair Kantor Lama

Habiskan Rp74 Miliar Lebih, Gedung Dinas Perhubungan Mimika Masih Pakai Meubelair Kantor Lama

Terkait Proposal Pembebasan Pilot Philip, Kombes Bayu: Satgas Damai Cartenz Masih Pelajari Isinya

Terkait Proposal Pembebasan Pilot Philip, Kombes Bayu: Satgas Damai Cartenz Masih Pelajari Isinya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id