ADVERTISEMENT
Jumat, April 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Buntut Persoalan Tambang di Wakia, Rumah Kepala Kampung dan Alat Berat Dibakar

Hari ini ada pergeseran 27 personel ke Wakia untuk pengamanan. Karena meski sudah diperintahkan ditutup, tapi informasinya masih ada orang yang melakukan aktivitas penambangan.

29 Agustus 2024
0
Buntut Persoalan Tambang di Wakia, Rumah Kepala Kampung dan Alat Berat Dibakar

Nampak kobaran api yang dibakar sekelompok orang. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kondisi keamanan di wilayah Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kurang kondusif.

Dilaporkan sekelompok masyarakat menyerang Kampung Wakia pada Rabu malam 28 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

Dalam penyerangan itu mengakibatkan satu unit mobil, alat berat dan rumah milik Kepala Kampung Wakia ikut dibakar. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKBP I Komang Budiarha, Kapolres Mimika kepada awak media di Timika, Kamis 29 Agustus 2024 mengatakan, penyerangan oleh sekompok warga dipicu selisih paham antara masyarakat Suku Mee dengan masyarakat Kampung Wakia.

Baca Juga

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

“Kejadian tadi malam yang dibakar itu semua aset yang dimiliki oleh kepala kampung Wakia,” ujar Kapolres.

Dikatakan, sebelum peristiwa ini terjadi sudah ada persoalan terkait dengan aktivitas tambang ilegal yang ada di wilayah itu.

“Dua minggu lalu saya sudah perintahkan untuk tambang itu ditutup. Dan kami sudah sampaikan ke kepala kampung, kepala suku dan para tokoh di sana untuk tutup tambang itu,” tegas Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, polisi sudah memonitor pergerakan masyarakat sekitar tiga minggu yang lalu.

Dan dalam kasus ini tidak ada mobilisasi dari perusahaan, karena masyarakat melakukan penambangan secara individu.

“Mereka individual. Mungkin di situ disebut perusahaan karena ada merek alat, dan setahu kami yang kelola itu kepala kampung,” jelas Kapolres.

Untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak meluas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polres Mimika sudah memberangkatkan 27 personel polisi yang dibantu Brimob Polda Papua ke Wakia.

“Hari ini ada pergeseran 27 personel ke Wakia untuk pengamanan. Karena meski sudah diperintahkan ditutup, tapi informasinya masih ada orang yang melakukan aktivitas penambangan,” timpal Kapolres. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026
Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

10 April 2026
Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Terakhir Mendaftar, KPU Mimika Nyatakan Berkas Paslon Johannes Rettob-Emanuel Kemong Lengkap

Terakhir Mendaftar, KPU Mimika Nyatakan Berkas Paslon Johannes Rettob-Emanuel Kemong Lengkap

Bappeda Seminar Pengembangan Usaha Bagi Pelaku UMKM di Mimika, Yakobus: Perlu Juga Menyentuh Sektor Lain

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Mulai 5 September Masuk Tahapan Rekapitulasi DPSHP, Warga yang Belum Terdaftar Bisa Melapor ke KPU Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id