ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Buntut Persoalan Tambang di Wakia, Rumah Kepala Kampung dan Alat Berat Dibakar

Hari ini ada pergeseran 27 personel ke Wakia untuk pengamanan. Karena meski sudah diperintahkan ditutup, tapi informasinya masih ada orang yang melakukan aktivitas penambangan.

29 Agustus 2024
0
Buntut Persoalan Tambang di Wakia, Rumah Kepala Kampung dan Alat Berat Dibakar

Nampak kobaran api yang dibakar sekelompok orang. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kondisi keamanan di wilayah Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kurang kondusif.

Dilaporkan sekelompok masyarakat menyerang Kampung Wakia pada Rabu malam 28 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

Dalam penyerangan itu mengakibatkan satu unit mobil, alat berat dan rumah milik Kepala Kampung Wakia ikut dibakar. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKBP I Komang Budiarha, Kapolres Mimika kepada awak media di Timika, Kamis 29 Agustus 2024 mengatakan, penyerangan oleh sekompok warga dipicu selisih paham antara masyarakat Suku Mee dengan masyarakat Kampung Wakia.

Baca Juga

Bertemu 12 Pimpinan PTS di Timika, Gubernur Meki: Riset dan Kajian Ilmiah Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

“Kejadian tadi malam yang dibakar itu semua aset yang dimiliki oleh kepala kampung Wakia,” ujar Kapolres.

Dikatakan, sebelum peristiwa ini terjadi sudah ada persoalan terkait dengan aktivitas tambang ilegal yang ada di wilayah itu.

“Dua minggu lalu saya sudah perintahkan untuk tambang itu ditutup. Dan kami sudah sampaikan ke kepala kampung, kepala suku dan para tokoh di sana untuk tutup tambang itu,” tegas Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, polisi sudah memonitor pergerakan masyarakat sekitar tiga minggu yang lalu.

Dan dalam kasus ini tidak ada mobilisasi dari perusahaan, karena masyarakat melakukan penambangan secara individu.

“Mereka individual. Mungkin di situ disebut perusahaan karena ada merek alat, dan setahu kami yang kelola itu kepala kampung,” jelas Kapolres.

Untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak meluas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polres Mimika sudah memberangkatkan 27 personel polisi yang dibantu Brimob Polda Papua ke Wakia.

“Hari ini ada pergeseran 27 personel ke Wakia untuk pengamanan. Karena meski sudah diperintahkan ditutup, tapi informasinya masih ada orang yang melakukan aktivitas penambangan,” timpal Kapolres. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemprov Papua Selatan Segera Tindak Lanjuti Aspirasi Pemekaran Kabupaten

Pemprov Papua Selatan Segera Tindak Lanjuti Aspirasi Pemekaran Kabupaten

24 Mei 2026
Bertemu 12 Pimpinan PTS di Timika, Gubernur Meki: Riset dan Kajian Ilmiah Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

Bertemu 12 Pimpinan PTS di Timika, Gubernur Meki: Riset dan Kajian Ilmiah Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

24 Mei 2026
Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

Eskalasi Konflik Terus Terjadi di Papua, DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan

24 Mei 2026

Langkah Cepat Ribka Haluk Damaikan Konflik Suku di Wamena Perlu Diapresiasi

24 Mei 2026
Matangkan Persiapan Pesparawi Nasional XIV, LPPD Kabupaten di Papua Tengah Berkumpul di Nabire

Matangkan Persiapan Pesparawi Nasional XIV, LPPD Kabupaten di Papua Tengah Berkumpul di Nabire

24 Mei 2026
Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

23 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    697 shares
    Bagikan 279 Tweet 174
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Terakhir Mendaftar, KPU Mimika Nyatakan Berkas Paslon Johannes Rettob-Emanuel Kemong Lengkap

Terakhir Mendaftar, KPU Mimika Nyatakan Berkas Paslon Johannes Rettob-Emanuel Kemong Lengkap

Bappeda Seminar Pengembangan Usaha Bagi Pelaku UMKM di Mimika, Yakobus: Perlu Juga Menyentuh Sektor Lain

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Mulai 5 September Masuk Tahapan Rekapitulasi DPSHP, Warga yang Belum Terdaftar Bisa Melapor ke KPU Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id