ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Buntut Persoalan Tambang di Wakia, Rumah Kepala Kampung dan Alat Berat Dibakar

Hari ini ada pergeseran 27 personel ke Wakia untuk pengamanan. Karena meski sudah diperintahkan ditutup, tapi informasinya masih ada orang yang melakukan aktivitas penambangan.

29 Agustus 2024
0
Buntut Persoalan Tambang di Wakia, Rumah Kepala Kampung dan Alat Berat Dibakar

Nampak kobaran api yang dibakar sekelompok orang. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kondisi keamanan di wilayah Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kurang kondusif.

Dilaporkan sekelompok masyarakat menyerang Kampung Wakia pada Rabu malam 28 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

Dalam penyerangan itu mengakibatkan satu unit mobil, alat berat dan rumah milik Kepala Kampung Wakia ikut dibakar. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKBP I Komang Budiarha, Kapolres Mimika kepada awak media di Timika, Kamis 29 Agustus 2024 mengatakan, penyerangan oleh sekompok warga dipicu selisih paham antara masyarakat Suku Mee dengan masyarakat Kampung Wakia.

Baca Juga

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

Kapolda Papua Tengah Berkunjung ke TK Kemala Bhayangkari Mimika, Tekankan Kualitas Guru

“Kejadian tadi malam yang dibakar itu semua aset yang dimiliki oleh kepala kampung Wakia,” ujar Kapolres.

Dikatakan, sebelum peristiwa ini terjadi sudah ada persoalan terkait dengan aktivitas tambang ilegal yang ada di wilayah itu.

“Dua minggu lalu saya sudah perintahkan untuk tambang itu ditutup. Dan kami sudah sampaikan ke kepala kampung, kepala suku dan para tokoh di sana untuk tutup tambang itu,” tegas Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, polisi sudah memonitor pergerakan masyarakat sekitar tiga minggu yang lalu.

Dan dalam kasus ini tidak ada mobilisasi dari perusahaan, karena masyarakat melakukan penambangan secara individu.

“Mereka individual. Mungkin di situ disebut perusahaan karena ada merek alat, dan setahu kami yang kelola itu kepala kampung,” jelas Kapolres.

Untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak meluas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polres Mimika sudah memberangkatkan 27 personel polisi yang dibantu Brimob Polda Papua ke Wakia.

“Hari ini ada pergeseran 27 personel ke Wakia untuk pengamanan. Karena meski sudah diperintahkan ditutup, tapi informasinya masih ada orang yang melakukan aktivitas penambangan,” timpal Kapolres. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

19 Mei 2026
Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

19 Mei 2026
Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

Kapolda Papua Tengah Berkunjung ke TK Kemala Bhayangkari Mimika, Tekankan Kualitas Guru

19 Mei 2026
Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

19 Mei 2026
Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

19 Mei 2026
Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

19 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Terakhir Mendaftar, KPU Mimika Nyatakan Berkas Paslon Johannes Rettob-Emanuel Kemong Lengkap

Terakhir Mendaftar, KPU Mimika Nyatakan Berkas Paslon Johannes Rettob-Emanuel Kemong Lengkap

Bappeda Seminar Pengembangan Usaha Bagi Pelaku UMKM di Mimika, Yakobus: Perlu Juga Menyentuh Sektor Lain

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Mulai 5 September Masuk Tahapan Rekapitulasi DPSHP, Warga yang Belum Terdaftar Bisa Melapor ke KPU Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id