ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Pj Gubernur Papua Tengah Undang Empat Nakes yang Sempat Disandera KKB Hadiri HUT RI di Nabire

Selain menghadiri upacara HUT RI ke 79, Pj Gubernur juga akan memberikan penghargaan pengabdian kepada keempat Nakes.

16 Agustus 2024
0
Pj Gubernur Papua Tengah Undang Empat Nakes yang Sempat Disandera KKB Hadiri HUT RI di Nabire

Nakes Alama saat mengikuti trauma healing di salah satu hotel di Timika, Kamis 15 Agustus 2024. (Foto : redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Empat Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas Alama, Kabupaten Mimika diundang Dr. Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua Tengah untuk menghadiri Upacara HUT RI ke-79 di Nabire.

Keempat Nakes ini yang terbang bersama Mr. Glen Malcolm, pilot helikopter asal Slandia Baru yang ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ketika tiba di Lapter Alama tanggal 5 Agustus 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Meski mereka selamat dalam peristiwa penembakan itu, namun keempat Nakes tersebut sempat disendera oleh anggota KKB.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Empat Nakes itu masing-masing, Kolariak Gwijangge (KTU), Hasmaya, AMd. Keb (bidan), Naomi Kambu (gizi) dan Demianus Pakage (perawat).

Baca Juga

Jalan Putus di Distrik Tembagapura Sudah Bisa Dilalui, Pemkab Antisipasi Ancaman Abrasi di RS Waa Banti

16,9 Ton Kepiting Bakau Asal Timika Diekspor ke Malaysia dan Singapura

Untuk keberangkatan empat Nakes ke Nabire langsung didampingi Fransiska Tekege, Sekretaris Dinkes Mimika dan Saulus Pokniangge, S.Kep. Ns, Kepala Puskesmas Alama.

Hal ini disampaikan Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 15 Agustus 2024.

Menurut Reynold, penyampaian undangan empat Nakes dari delapan orang yang bertugas di Puskesmas Alama, berdasarkan pemberitahuan Pj Gubernur melalui Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah.

Selain menghadiri upacara HUT RI ke 79, Pj Gubernur juga akan memberikan penghargaan pengabdian kepada keempat Nakes tersebut.

Selaku pimpinan Dinas Kesehatan Mimika, Reynold memelihat hal baik yang dilakukan Pj Gubernur dan perlu diberi apresiasi dan ucapan terima kasih.

Karena yang dilakukan Pj Gubernur merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah bagi tenaga Nakes Mimika.

Mantan Sekretaris Komisi HIV-Aids Mimika menuturkan, pemberian penghargaan ini sesungguhnya untuk menunjukkan bahwa negara hadir memperhatikan setiap wilayah di NKRI tanpa terkecuali.

Dengan penghargaan itu juga bertujuan untuk mendukung peningkatan pelayanan yang prima oleh petugas kesehatan kepada masyarakat hingga di pelosok meskipun dengan risiko terberat.

“Kita bersyukur tenaga-tenaga Nakes ini dalam pelayanannya selamat dari ancaman. Kami sangat hargai perhatian Pemerintah Pusat melalui Pj Gubernur Ribka Haluk,” kata Reynold.

Lewat penghargaan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi motivasi para Nakes untuk tetap berkarya di daerah ini.

“Untuk Kabupaten Mimika rewardnya nanti akan diberikan kepada Nakes bisa dalam bentuk lain,” janji Reynold.

Penghargaan bisa saja dalam bentuk pendistribusian tenaga untuk sementara waktu istirahat di Timika atau dalam bentuk pemberian insentif.

Reynold mengungkapkan saat ini begitu banyak masyarakat di balik gunung yang menanti Nakes untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Karena itu setelah menjalani trauma healing akan dilanjutkan dengan pertemuan bersama membicarakan bagaimana sistem redistribusi petugas ke Alama.

Termasuk langkah-langkah apa saja yang harus diambil Dinkes selama mereka berada di tempat tugas.

Agenda penting lainnya segera melakukan pertemuan dengan tokoh agama, adat, masyarakat, pemerintah kampung dan aparat TNI-Polri untuk membicarakan strategi kedepannya.

“Dalam rapat nanti diharapkan ada masukan dan nasehat bagi petugas agar pelayanan tetap berjalan,” pungkasnya.

Reynold mengakui langkah-langkah yang nantinya diputuskan dalam pertemuan akan dilaporkan kepada Pj Sekda Mimika untuk diteruskan ke bupati.

Dikatakan meskipun saat ini pelayanan kesehatan di Alama dihentikan sementara, namun berdasarkan arahan Pj Sekda dan Bupati, Dinkes dapat memikirkan solusinya supaya pelayanan kesehatan kembali normal.

“Yang jelas sekarang ini belum. Tetapi setelah kondisi di lapangan pulih Dinkes akan melakukan strategi pelayanannya. Agar hak-hak masyarakat mendapat pelayanan kesehatan tidak diabaikan. Karena di sana banyak masyarakat yang butuh pelayanan,” tandas Reynold.

Reynold menegaskan, pada prinsipnya pemerintah siap menjalankan amanat pelayanan, namun model dan strategi pelayanan seperti apa, Dinkes membutuhkan masukan dan saran dari semua pihak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Jalan Putus di Distrik Tembagapura Sudah Bisa Dilalui, Pemkab Antisipasi Ancaman Abrasi di RS Waa Banti

Jalan Putus di Distrik Tembagapura Sudah Bisa Dilalui, Pemkab Antisipasi Ancaman Abrasi di RS Waa Banti

7 Mei 2026
16,9 Ton Kepiting Bakau Asal Timika Diekspor ke Malaysia dan Singapura

16,9 Ton Kepiting Bakau Asal Timika Diekspor ke Malaysia dan Singapura

7 Mei 2026
Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

BMKG Prakirakan Hujan dan Angin Kencang Dua Hari Kedepan, Termasuk Papua Tengah

7 Mei 2026
Kisah Inspiratif Abraham Kateyau, Putra Kamoro yang Berhasil Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum

Kisah Inspiratif Abraham Kateyau, Putra Kamoro yang Berhasil Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum

7 Mei 2026
Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

7 Mei 2026
Mimika Darurat Sopi: Bupati Johannes Rettob Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas

Mimika Darurat Sopi: Bupati Johannes Rettob Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas

7 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    666 shares
    Bagikan 266 Tweet 167
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
DPRD dan Pemkab Mimika Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Jokowi

DPRD dan Pemkab Mimika Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Jokowi

Lantik Pengurus FKUB dan FPK, Johannes Rettob Ingatkan Jaga Toleransi dan Rawat Perdamaian di Mimika

Lantik Pengurus FKUB dan FPK, Johannes Rettob Ingatkan Jaga Toleransi dan Rawat Perdamaian di Mimika

Polisi Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Kasus Perkelahian Antar Pelajar di Timika

Polisi Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Kasus Perkelahian Antar Pelajar di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id