ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Pj Gubernur Papua Tengah Undang Empat Nakes yang Sempat Disandera KKB Hadiri HUT RI di Nabire

Selain menghadiri upacara HUT RI ke 79, Pj Gubernur juga akan memberikan penghargaan pengabdian kepada keempat Nakes.

16 Agustus 2024
0
Pj Gubernur Papua Tengah Undang Empat Nakes yang Sempat Disandera KKB Hadiri HUT RI di Nabire

Nakes Alama saat mengikuti trauma healing di salah satu hotel di Timika, Kamis 15 Agustus 2024. (Foto : redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Empat Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas Alama, Kabupaten Mimika diundang Dr. Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua Tengah untuk menghadiri Upacara HUT RI ke-79 di Nabire.

Keempat Nakes ini yang terbang bersama Mr. Glen Malcolm, pilot helikopter asal Slandia Baru yang ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ketika tiba di Lapter Alama tanggal 5 Agustus 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Meski mereka selamat dalam peristiwa penembakan itu, namun keempat Nakes tersebut sempat disendera oleh anggota KKB.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Empat Nakes itu masing-masing, Kolariak Gwijangge (KTU), Hasmaya, AMd. Keb (bidan), Naomi Kambu (gizi) dan Demianus Pakage (perawat).

Baca Juga

Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Untuk keberangkatan empat Nakes ke Nabire langsung didampingi Fransiska Tekege, Sekretaris Dinkes Mimika dan Saulus Pokniangge, S.Kep. Ns, Kepala Puskesmas Alama.

Hal ini disampaikan Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 15 Agustus 2024.

Menurut Reynold, penyampaian undangan empat Nakes dari delapan orang yang bertugas di Puskesmas Alama, berdasarkan pemberitahuan Pj Gubernur melalui Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah.

Selain menghadiri upacara HUT RI ke 79, Pj Gubernur juga akan memberikan penghargaan pengabdian kepada keempat Nakes tersebut.

Selaku pimpinan Dinas Kesehatan Mimika, Reynold memelihat hal baik yang dilakukan Pj Gubernur dan perlu diberi apresiasi dan ucapan terima kasih.

Karena yang dilakukan Pj Gubernur merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah bagi tenaga Nakes Mimika.

Mantan Sekretaris Komisi HIV-Aids Mimika menuturkan, pemberian penghargaan ini sesungguhnya untuk menunjukkan bahwa negara hadir memperhatikan setiap wilayah di NKRI tanpa terkecuali.

Dengan penghargaan itu juga bertujuan untuk mendukung peningkatan pelayanan yang prima oleh petugas kesehatan kepada masyarakat hingga di pelosok meskipun dengan risiko terberat.

“Kita bersyukur tenaga-tenaga Nakes ini dalam pelayanannya selamat dari ancaman. Kami sangat hargai perhatian Pemerintah Pusat melalui Pj Gubernur Ribka Haluk,” kata Reynold.

Lewat penghargaan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi motivasi para Nakes untuk tetap berkarya di daerah ini.

“Untuk Kabupaten Mimika rewardnya nanti akan diberikan kepada Nakes bisa dalam bentuk lain,” janji Reynold.

Penghargaan bisa saja dalam bentuk pendistribusian tenaga untuk sementara waktu istirahat di Timika atau dalam bentuk pemberian insentif.

Reynold mengungkapkan saat ini begitu banyak masyarakat di balik gunung yang menanti Nakes untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Karena itu setelah menjalani trauma healing akan dilanjutkan dengan pertemuan bersama membicarakan bagaimana sistem redistribusi petugas ke Alama.

Termasuk langkah-langkah apa saja yang harus diambil Dinkes selama mereka berada di tempat tugas.

Agenda penting lainnya segera melakukan pertemuan dengan tokoh agama, adat, masyarakat, pemerintah kampung dan aparat TNI-Polri untuk membicarakan strategi kedepannya.

“Dalam rapat nanti diharapkan ada masukan dan nasehat bagi petugas agar pelayanan tetap berjalan,” pungkasnya.

Reynold mengakui langkah-langkah yang nantinya diputuskan dalam pertemuan akan dilaporkan kepada Pj Sekda Mimika untuk diteruskan ke bupati.

Dikatakan meskipun saat ini pelayanan kesehatan di Alama dihentikan sementara, namun berdasarkan arahan Pj Sekda dan Bupati, Dinkes dapat memikirkan solusinya supaya pelayanan kesehatan kembali normal.

“Yang jelas sekarang ini belum. Tetapi setelah kondisi di lapangan pulih Dinkes akan melakukan strategi pelayanannya. Agar hak-hak masyarakat mendapat pelayanan kesehatan tidak diabaikan. Karena di sana banyak masyarakat yang butuh pelayanan,” tandas Reynold.

Reynold menegaskan, pada prinsipnya pemerintah siap menjalankan amanat pelayanan, namun model dan strategi pelayanan seperti apa, Dinkes membutuhkan masukan dan saran dari semua pihak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

TNI-Polri bersama Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

30 April 2026
Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

Polda Papua Tengah Genap Berusia Dua Tahun, Brigjen Jermias: Momentum Perkuat Kepercayaan Publik

30 April 2026
Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

30 April 2026
Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

30 April 2026
Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

30 April 2026
Tewas Dipukul Palu, Kasus Kematian Siswa Magang di Mimika Hingga Kini Belum Tuntas

Tewas Dipukul Palu, Kasus Kematian Siswa Magang di Mimika Hingga Kini Belum Tuntas

30 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
DPRD dan Pemkab Mimika Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Jokowi

DPRD dan Pemkab Mimika Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Jokowi

Lantik Pengurus FKUB dan FPK, Johannes Rettob Ingatkan Jaga Toleransi dan Rawat Perdamaian di Mimika

Lantik Pengurus FKUB dan FPK, Johannes Rettob Ingatkan Jaga Toleransi dan Rawat Perdamaian di Mimika

Polisi Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Kasus Perkelahian Antar Pelajar di Timika

Polisi Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Kasus Perkelahian Antar Pelajar di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id