ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Freeport Percepat Restorasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Mimika Lewat Program Estuary Structure

Restorasi ekosistem mangrove tidak hanya memulihkan fungsi lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

11 Agustus 2024
0
Freeport Percepat Restorasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Mimika Lewat Program Estuary Structure

PT Freeport Indonesia membangun estuary structure di muara Sungai Ajkwa Kabupaten Mimika untuk menangkap sedimentasi dari tailing atau pasir sisa tambang untuk dibentuk menjadi daratan yang ditanami kembali dengan mangrove. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

 

JAKARTA,Koranpapua.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika, kalangan akademisi dan masyarakat Kamoro berupaya mempercepat restorasi ekosistem mangrove di muara Sungai Ajkwa, Mimika melalui program Estuary Structure.

Upaya ini dikupas tuntas dalam talkshow Festival LIKE 2 (Lingkungan, Iklim, Kehutanan, dan Energi Terbarukan) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu 10 Agustus 2024.

Roberth Sarwom, General Superintendent Reklamasi & Project, Environmental Division PTFI yang juga sebagai narasumber dalam press release yang diterima koranpapua.id, Minggu 11 Agustus 2024 mengatakan, program Estuary Structure merupakan komitmen Freeport Indonesia dalam restorasi lingkungan.

Baca Juga

Pemprov Evaluasi APBD Perubahan Mimika 2026, Input Rampung

Dana Otsus Mimika Tahap I Terealisasi Sekitar 90 Persen

Dalam program ini Freeport melibatkan masyarakat Kamoro, Pemda Mimika, hingga kalangan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Diantaranya, Universitas Papua, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor, Institut Sains dan Teknologi Jakarta.

“Kami berupaya mempercepat restorasi ekosistem mangrove di Muara Sungai Ajkwa,” kata Robert.

Roberth menuturkan, PTFI membangun Estuary Structure di muara Sungai Ajkwa untuk menangkap sedimentasi dari tailing atau pasir sisa tambang untuk dibentuk menjadi claratan yang ditanami kembali dengan mangrove.

PTFI berkomitmen melakukan revegetasi lahan terbentuk seluas 500 hektare per tahun.

Hingga saat ini dari tahun 2005 PTFI telah mejalankan revegetasi seluas 953.59 hektare dan akan terus bertambah.

Estuary Structure melibatkan 24 kelompok masyarakat dari Suku Kamoro yang mendiami area dataran rendah Kabupaten Mimika.

Pada akhir tahun 2022 hingga 2023 PTFI mempekerjakan 300 karyawan asli Suku Kamoro.

Roberth menjelaskan metode yang digunakan pada Estuary Structure adalah Struktur Geotab dan Struktur Bambu.

Struktur Geotab merupakan metode dengan cara memasukan tailing atau sedimen ke dalam wadah berbahan geomembran berukuran besar.

Sedimen akan terendap dan tertinggal, sementara air sisa tailing dapat mengalir keluar melalu pori-pori wadah tersebut.

“Geotube kemudian dibentangkan sepanjang garis pantai yang berfungsi untuk menangkap dan menahan sedimen membentuk daratan stabil,” kata Roberth.

Sedangkan struktur bambu merupakan metode menangkap dan menahan sedimen menggunakan bambu yang disusun membentuk huruf “E” atau “T” sehingga sering disebut dengan E-Groin atau T-Groin.

Bambu ditanam 200 Cm ke dalam tanah dengan formasi berjejer seperti dua lapis deretan pagar.

Di antara dua lapis tersebut diisi ranting pohon (debris) guna menahan endapan tailing.

Hal ini akan menghasilkan endapan permanen yang akan membentuk daratan stabil.

“Kami berharap program estuary structure ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat dan menciptakan domino efek yang positif,” paparnya.

Dikatakan, restorasi ekosistem mangrove tidak hanya memulihkan fungsi lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Kementerian LHK menyelenggarakan Festival LIKE 2 pada 8-11 Agustus sebagai rangkaian acara menuju COP 29 UNFCCC (29th Conference of the Parties of the United Nation Framework Convention on Climate Change) yang akan digelar pada 11-22 November 2024 di Baja, Azerbaijan.

PTFI berpartisipasi aktif dalam festival ini melalui booth pameran dengan menghadirkan edukasi tentang pertambangan berkelanjutan yang diikuti ratusan pengunjung setiap harinya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

19 Oktober 2026
BPKAD Mimika Pertimbangkan Derek Mobil Dinas Mantan Pejabat

BPKAD Mimika Pertimbangkan Derek Mobil Dinas Mantan Pejabat

19 Oktober 2026
Investasi Mimika, Pemkab Bahas Perizinan hingga Insentif

Investasi Mimika, Pemkab Bahas Perizinan hingga Insentif

19 Oktober 2026
Mimika Benahi Sistem Perizinan, Perkuat Kepastian Usaha

Mimika Benahi Sistem Perizinan, Perkuat Kepastian Usaha

19 Oktober 2026
Konferensi Kota Toleran Mimika, Menag Berpeluang Hadir

Konferensi Kota Toleran Mimika, Menag Berpeluang Hadir

19 Oktober 2026
APBD Mimika 2027, Wabup Minta Staf Batasi Perjalanan Dinas

APBD Mimika 2027, Wabup Minta Staf Batasi Perjalanan Dinas

19 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    636 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Gallery Foto KPU Mimika Gelar Rapat Pleno Penetapan 222.901 DPS dan 496 TPS se- Kabupaten Mimika

Gallery Foto KPU Mimika Gelar Rapat Pleno Penetapan 222.901 DPS dan 496 TPS se- Kabupaten Mimika

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Dua Pekan Kampung Kamora Terendam Air, Lahan Pertanian Rusak, Masyarakat Kekurangan Bahan Makanan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id