ADVERTISEMENT
Rabu, November 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Freeport Percepat Restorasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Mimika Lewat Program Estuary Structure

Restorasi ekosistem mangrove tidak hanya memulihkan fungsi lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

11 Agustus 2024
0
Freeport Percepat Restorasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Mimika Lewat Program Estuary Structure

PT Freeport Indonesia membangun estuary structure di muara Sungai Ajkwa Kabupaten Mimika untuk menangkap sedimentasi dari tailing atau pasir sisa tambang untuk dibentuk menjadi daratan yang ditanami kembali dengan mangrove. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

 

JAKARTA,Koranpapua.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika, kalangan akademisi dan masyarakat Kamoro berupaya mempercepat restorasi ekosistem mangrove di muara Sungai Ajkwa, Mimika melalui program Estuary Structure.

Upaya ini dikupas tuntas dalam talkshow Festival LIKE 2 (Lingkungan, Iklim, Kehutanan, dan Energi Terbarukan) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu 10 Agustus 2024.

Roberth Sarwom, General Superintendent Reklamasi & Project, Environmental Division PTFI yang juga sebagai narasumber dalam press release yang diterima koranpapua.id, Minggu 11 Agustus 2024 mengatakan, program Estuary Structure merupakan komitmen Freeport Indonesia dalam restorasi lingkungan.

Baca Juga

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

Dinkes Mimika Soroti Sanitasi Pesisir dan Kehamilan Berisiko Tinggi

Dalam program ini Freeport melibatkan masyarakat Kamoro, Pemda Mimika, hingga kalangan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Diantaranya, Universitas Papua, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor, Institut Sains dan Teknologi Jakarta.

“Kami berupaya mempercepat restorasi ekosistem mangrove di Muara Sungai Ajkwa,” kata Robert.

Roberth menuturkan, PTFI membangun Estuary Structure di muara Sungai Ajkwa untuk menangkap sedimentasi dari tailing atau pasir sisa tambang untuk dibentuk menjadi claratan yang ditanami kembali dengan mangrove.

PTFI berkomitmen melakukan revegetasi lahan terbentuk seluas 500 hektare per tahun.

Hingga saat ini dari tahun 2005 PTFI telah mejalankan revegetasi seluas 953.59 hektare dan akan terus bertambah.

Estuary Structure melibatkan 24 kelompok masyarakat dari Suku Kamoro yang mendiami area dataran rendah Kabupaten Mimika.

Pada akhir tahun 2022 hingga 2023 PTFI mempekerjakan 300 karyawan asli Suku Kamoro.

Roberth menjelaskan metode yang digunakan pada Estuary Structure adalah Struktur Geotab dan Struktur Bambu.

Struktur Geotab merupakan metode dengan cara memasukan tailing atau sedimen ke dalam wadah berbahan geomembran berukuran besar.

Sedimen akan terendap dan tertinggal, sementara air sisa tailing dapat mengalir keluar melalu pori-pori wadah tersebut.

“Geotube kemudian dibentangkan sepanjang garis pantai yang berfungsi untuk menangkap dan menahan sedimen membentuk daratan stabil,” kata Roberth.

Sedangkan struktur bambu merupakan metode menangkap dan menahan sedimen menggunakan bambu yang disusun membentuk huruf “E” atau “T” sehingga sering disebut dengan E-Groin atau T-Groin.

Bambu ditanam 200 Cm ke dalam tanah dengan formasi berjejer seperti dua lapis deretan pagar.

Di antara dua lapis tersebut diisi ranting pohon (debris) guna menahan endapan tailing.

Hal ini akan menghasilkan endapan permanen yang akan membentuk daratan stabil.

“Kami berharap program estuary structure ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat dan menciptakan domino efek yang positif,” paparnya.

Dikatakan, restorasi ekosistem mangrove tidak hanya memulihkan fungsi lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Kementerian LHK menyelenggarakan Festival LIKE 2 pada 8-11 Agustus sebagai rangkaian acara menuju COP 29 UNFCCC (29th Conference of the Parties of the United Nation Framework Convention on Climate Change) yang akan digelar pada 11-22 November 2024 di Baja, Azerbaijan.

PTFI berpartisipasi aktif dalam festival ini melalui booth pameran dengan menghadirkan edukasi tentang pertambangan berkelanjutan yang diikuti ratusan pengunjung setiap harinya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

3 November 2026
Dinkes Mimika Soroti Sanitasi Pesisir dan Kehamilan Berisiko Tinggi

Dinkes Mimika Soroti Sanitasi Pesisir dan Kehamilan Berisiko Tinggi

3 November 2026
Pemkab Mimika Tertibkan Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Pemkab Mimika Tertibkan Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

3 November 2026
Pemkab Mimika Luncurkan Aplikasi Maitua, Perkuat Integrasi Data Antar-OPD

Pemkab Mimika Luncurkan Aplikasi Maitua, Perkuat Integrasi Data Antar-OPD

3 November 2026
Satgas Pasgat Enarotali Bagikan Makanan Bergizi Gratis kepada Warga

Satgas Pasgat Enarotali Bagikan Makanan Bergizi Gratis kepada Warga

3 November 2026
Kabut Asap Mulai Hilang, Pemkab Mimika Pertimbangkan Cabut Pembatasan Sekolah

Kabut Asap Mulai Hilang, Pemkab Mimika Pertimbangkan Cabut Pembatasan Sekolah

3 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Gallery Foto KPU Mimika Gelar Rapat Pleno Penetapan 222.901 DPS dan 496 TPS se- Kabupaten Mimika

Gallery Foto KPU Mimika Gelar Rapat Pleno Penetapan 222.901 DPS dan 496 TPS se- Kabupaten Mimika

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Dua Pekan Kampung Kamora Terendam Air, Lahan Pertanian Rusak, Masyarakat Kekurangan Bahan Makanan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id