ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

200 Remaja Gereja dan Masjid Diberi Pemahaman Soal Bahaya Psikotropika

Remaja gereja dan masjid menjadi pelopor dan motor penggerak perubahan, untuk bersama-sama generasi muda lainnya bergerak menjauhkan penyalahgunaan obat-obat terlarang.

5 Juli 2024
0
200 Remaja Gereja dan Masjid Diberi Pemahaman Soal Bahaya Psikotropika

Richard Nelson Wakum, Kabag Kesra, Kompol Mursaling, Kepala BNN Mimika, Robert Kambu, Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Mathius Sedan, Kadistrik Wania, Petrus Tubun staf Bagian Kesra foto bersama peserta usai pembukaan, Jumat 5 Juli 2024. (foto: redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Generasi muda harus diselamatkan dari bahaya Psikotropika yang belakangan ini cukup tinggi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Terkait dengan itu, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Mimika melaksanakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman seputar bahaya Psikotrapika kepada 200 anak remaja di Timika.

ADVERTISEMENT

Anak-anak remaja ini merupakan perwakilan dari gereja dan masjid yang ada di Timika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sosialisasi berlangsung selama dua hari. Untuk hari pertama, Jumat 5 Juli kegiatan berlangsung di Aula Gereja Tikulembang, Jalan Sam Ratulangi diikuiti oleh 100 remaja.

Baca Juga

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

Hari kedua, Sabtu 6 Juli 2024 sosialisasi diberikan kepada 100 remaja yang berlangsung di Masjid Jami Baiturrahman, SP2.

Sementara hadir sebagai narasumber pada kegiatan itu, Kompol Mursaling, Kepala BNN Mimika.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Robert Kambu, Plt Asisten I Bidang Pemerintahaan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika.

Pembukaan sosialisasi juga dihadiri Richard Nelson Wakum, Kabag Kesra Setda Mimika dan Mathius Sedan, Kepala Distrik Wania.

Robert Kambu yang membacakan sambutan Johannes Rettob, Plt. Bupati Mimika  mengatakan, kemajuan teknologi digitalisasi selain memberikan kemudahan dalam bekerja juga bisa berdampak negatif.

Para pelaku kejahatan semakin merajalena melalui media sosial untuk menjual atau melakukan transaksi Narkoba melalui media sosial.

Melihat dampak yang diakibatkan oleh Psikotropika dapat merusak otak dan mental, maka pemerintah perlu memberikan edukasi kepada remaja sebagai generasi masa depan gereja, masjid dan bangsa ini.

Ia menjelaskan bahaya Psikotropika dapat merusak masa depan generasi muda, yang tiba-tiba menimbulkan rasa kecanduan dan rasa curiga.

Mencegah penyalahgunaan obat terlarang ini, Robert mengajak peranan orang tua untuk terus mendampingi anak-anaknya.

“Anak-anak merupakan generasi emas untuk menjadi pengganti orang tua jangka waktu sepuluh sampai 20 tahun akan datang, jadi perlu didampingi dengan baik,” pesan Robert.

Ia berharap remaja gereja dan masjid menjadi pelopor dan motor penggerak perubahan, untuk bersama-sama generasi muda lainnya bergerak menjauhkan penyalahgunaan obat-obat terlarang.

Karena kaum muda yang sehat mental dan fisiknya menjadi tolak ukur kemajuan gereja, masjid dan bangsa.

Sementara Kompol Mursaling, Kepala BNN Mimika menjelaskan, dari 200 jenis Narkoba di Indonesia ada tiga jenis yang beredar di Timika.

Yaitu, ganja, tembakau sintetis dan sabu-sabu. Narkoba jenis ganja yang masuk Narkotika golongan satu, meskipun tanamannya tidak ada, namun daun keringnya beredar di Timika.

Mursaling mengingatkan anak-anak remaja agar tidak mengisap ganja, rokok elektrik dan sabu-sabu, karena berdampak merusak kesehatan.

Akibatnya bisa berujung pada pencucian darah bahkan kematian. Meski demikian, ia bersyukur sampai saat ini penggunaan rokok sintetis di Timika mulai menurun.

Anak-anak juga dilarang mengkonsumsi alkohol dan minuman keras karena mengandung zat adiktif.

Dampak Narkoba sangat membahayakan merusak saraf, otak, merusak rongga mulut, hati dan jantung.

Mursaling mengatakan bagi orang yang menggunakan Narkoba akan berdampak hukum bisa dipenjara.

Menghindari penyalahgunaan ini, Mursaling mengingatkan kepada anak-anak remaja pilihlah teman bergaul yang baik.

Serta mengisi dengan kegiatan keagamaan maupun kegiatan positif lainnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

22 Agustus 2026
Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

22 Agustus 2026
Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

22 Agustus 2026
60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

22 Agustus 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan: Pemprov Kerahkan Armada Gabungan, Kabut Asap Terlihat Nyata di Nabire

22 Agustus 2026
23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

22 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    725 shares
    Bagikan 290 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Disparbudpora Mimika Gelar Lomba Mimika Mencari Bakat, Hadirkan Juri Nasional

Disparbudpora Mimika Gelar Lomba Mimika Mencari Bakat, Hadirkan Juri Nasional

World Environmental Day Expo 2024, Claus Wamafma Ajak Pemangku Kepentingan untuk Peduli Lingkungan

World Environmental Day Expo 2024, Claus Wamafma Ajak Pemangku Kepentingan untuk Peduli Lingkungan

Pawai Ta’aruf Peringati Tahun Baru Islam 1446 Hijriah Diikuti Ribuan Umat Muslim di Timika

Pawai Ta’aruf Peringati Tahun Baru Islam 1446 Hijriah Diikuti Ribuan Umat Muslim di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id