ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Freeport Bersama Pemkab Mimika Lakukan Penghijauan di Grasberg

Setelah penghijauan Grasberg, peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 akan dilanjutkan dengan kompetisi, talkshow, sharing session, pelepasliaran satwa endemik Papua.

21 Mei 2024
0
Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Freeport Bersama Pemkab Mimika Lakukan Penghijauan di Grasberg

Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI Carl Tauran menanam bibit pohon Rhododendron sp, di area reklamasi Grasberg PTFI. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melakukan penghijauan di kawasan Grasberg yang berada di ketinggian 4.300 meter di atas permukaan laut, Distrik Tembagapura.

Penghijauan yang dilaksanakan pada Rabu 15 Mei 2024 mengawali rangkaian kegiatan menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024.

ADVERTISEMENT

Sesuai rencana acara puncak Hari Lingkungan Hidup akan dilaksanakan tanggal 10-12 Juli 2024 di Gedung Eme Neme Yauware Timika, Papua Tengah melalui penyelenggaraan Expo Lingkungan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Aksi penghijauan ini bagian dari program reklamasi yang dilakukan Freeport. Komitmen kami dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup, baik selama masa operasi dan juga pasca tambang terbuka Grasberg,” jelas Carl Tauran, Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Dalam aksi penghijauan ini melibatkan 200 orang, terdiri dari perwakilan karyawan Freeport, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, perwakilan tokoh agama di Tembagapura dan komunitas istri karyawan.

Di kawasan seluas satu hektar, telah ditanam sebanyak 400 bibit tumbuhan endemik ekosistem alpine Pegunungan Tengah Papua seperti coprosma brassii, olearia sp, rhododendron sp, tasmania piperita., cyatea sp, papuacalia sp.

Carl mengatakan program penghijauan Grasberg merupakan bagian dari program reklamasi batuan penutup Freeport, yang menjadi bagian dari rencana reklamasi lima tahun sejak tahun 1999.

“Ini bagian dari komitmen kami dalam pengelolaan dampak lingkungan dari kegiatan penambangan terbuka Grasberg yang telah diakhiri pada tahun 2020,” katanya.

Ia menyebutkan hingga akhir tahun 2023, total area timbunan batuan penutup Grasberg yang telah direklamasi seluas 507 hektar.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 mengambil tema Land Restoration, Desertification and Drought Resilience (Restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan).

Setelah penghijauan Grasberg, peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 akan dilanjutkan dengan kompetisi, talkshow, sharing session, pelepasliaran satwa endemik Papua, dan lain-lain.

Adapun upaya pengelolaan dampak lingkungan Freeport melalui kegiatan reklamasi juga dilakukan di kawasan pengendapan tailing.

Di mana sampai saat ini kawasan pengendapan tailing seluas 762 hektar telah direklamasi dan 930 hektar kawasan di muara Sungai Ajkwa telah ditanami dengan spesies mangrove.

Tanggung jawab Freeport dalam pemulihan lahan tidak hanya dilakukan di wilayah Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Freeport juga membantu pemerintah dengan melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dan hutan lindung di wilayah Jayapura.

Kawasan seluas 2.338 hektar telah ditanami dengan bibit tanaman hutan dan buah-buahan dari total 4.232 hektar sampai 2025.

“Kami berharap melalui berbagai program lingkungan tersebut dapat menciptakan ekosistem yang baik bagi lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Carl.

Sementara Frans Kambu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Freeport bersama Pemkab Mimika.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat adanya komunikasi yang baik antara Freeport dengan Pemerintah Kabupaten Mimika,” ujar Frans Kambu.

Menurutnya, penanaman ini adalah langkah yang efektif dalam menekan dampak perubahan iklim. Upaya yang dilakukan hari ini berkontribusi dalam penurunan emisi.

“Saya harap kepedulian kita tak hanya berhenti di sini,” pesan pesan Frans Kambu.

Ia meminta agar kegiatan penghijauan yang dilaksanakan Freeport dapat menginspirasi instansi lain dan masyarakat di Kabupaten Mimika dalam melestarikan lingkungan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
DPKP2 Mimika Gelontorkan Rp21 Miliar Bangun 41 Unit Rumah untuk Orang Asli Papua

DPKP2 Mimika Gelontorkan Rp21 Miliar Bangun 41 Unit Rumah untuk Orang Asli Papua

200 Lebih Calon Panwas Distrik di Mimika Lolos Seleksi Pemberkasan

200 Lebih Calon Panwas Distrik di Mimika Lolos Seleksi Pemberkasan

22 Mei 2024 Genap 130 Tahun Gereja Katolik Masuk di Tanah Papua, Baca Sekilas Sejarahnya

22 Mei 2024 Genap 130 Tahun Gereja Katolik Masuk di Tanah Papua, Baca Sekilas Sejarahnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id