ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

AMKI Papua Tengah Sesalkan Tindakan Oknum TNI yang Menyiksa Warga OAP

Melianus mengajak anak muda Papua untuk tidak emosional dalam merespon kasus ini. Tidak perlu melakukan tindakan-tindakan brutal yang pada akhirnya dapat merugikan diri sendiri.

25 Maret 2024
0
AMKI Papua Tengah Sesalkan Tindakan Oknum TNI yang Menyiksa Warga OAP

Melianus Numang, Ketua AMKI Papua. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kasus penyiksaan terhadap salah satu warga Orang Asli Papua (OAP) yang terjadi di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah. AMKI menilai penganiayaan oleh sejumlah oknum TNI terhadap warga sipil OAP merupakan tindakan tidak terpuji dan tidak  perikemanusiaan.

“Kami sangat sesalkan tindakan oknum TNI yang tidak perikemanusian, “ kata Melianus Numang, Ketua AMKI Papua Tengah kepada Koranpapua.id di Timika, Senin 25 Maret 2024.

Melianus menyampaikan hal ini menyikapi video penyiksaan fisik secara sadis terhadap seorang warga OAP yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga

Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Melianus mengungkapkan, beredarnya video kekerasan itu telah mengundang perhatian serius kalangan anak muda Papua.

“Direndam dalam drum berisi air, dilukai menggunakan pisau dan dianiaya telah melukai hati dan menimbulkan perasaan kemarahan dari masyarakat Papua,” tegasnya.

Terkait peristiwa itu, Melianus mewakili seluruh anak muda Papua secara umum menyatakan menolak keras aksi kekerasan tersebut.

Ia berharap kepada pimpinan TNI agar segera melakukan proses hukum terhadap para pelaku secara transparan melalui Pengadilan Militer.

Dengan kembali terjadinya kasus penyiksaan warga OAP, justru menambah rasa trauma masyarakat Papua. “Perasaan sakit dan trauma akibat kasus mutilasi empat warga Nduga tahun 2022 lalu di Timika belum terobati, kini ada kasus baru lagi,” paparnya.

Ia berharap peristiwa penyiksaan kepada anak-anak Papua ini menjadi yang terakhir, dan jangan terulang lagi diwaktu yang akan datang.

“Kami atas nama AMKI Papua Tengah menolak dan mengutuk keras perbuatan tidak manusiawi ini kepada kami orang Papua. Ini sangat sadis dan mengundang emosi dan prihatin semua kalangan,” tandasnya.

Kendati demikian, Melianus mengajak anak muda Papua untuk tidak emosional dalam merespon kasus ini. Tidak perlu melakukan tindakan-tindakan brutal yang pada akhirnya dapat merugikan diri sendiri.

Hadapai dengan sikap tenang dan dewasa sambil terus mengawal pelaksanaan proses hukum hingga tuntas. “Semua masyarakat Indonesia harus tunduk pada hukum sebagai panglima tertinggi,” pesannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

22 Oktober 2026
IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

22 Oktober 2026
Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

22 Oktober 2026
Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

22 Oktober 2026
Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

21 Oktober 2026
Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

21 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Pangdam Cenderawasih Pastikan Proses Hukum Oknum TNI Penyiksa Definus Kogoya Bisa Diakses Masyarakat

Pangdam Cenderawasih Pastikan Proses Hukum Oknum TNI Penyiksa Definus Kogoya Bisa Diakses Masyarakat

Pj Sekda Mimika Ingatkan Distributor Jangan Jadikan Moment Hari Raya untuk Naikkan Harga Barang

Pj Sekda Mimika Ingatkan Distributor Jangan Jadikan Moment Hari Raya untuk Naikkan Harga Barang

Bupati Eltinus: Menyusun Perencanaan Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan Bukan Keinginan

Bupati Eltinus: Menyusun Perencanaan Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan Bukan Keinginan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id