TIMIKA, Koranpapua.id-Realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika pada tahun 2023 menurun diangka 83,24 persen dari tahun 2022 yang mencapai 88,77 persen.
Hal ini disampaikan Dra. Imelda, MAP, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI.
Imelda menyampaikan ini ketika menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Kabupaten Mimika tahun 2023 yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Kamis 21 Maret 2024.
Dihadapan Bupati Mimika, Dr. Eltinus Omaleng, Asisten III Sekda Mimika, Anace Hombore dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Imelda mengatakan, penurunan realisasi belanja tahun 2023 disebabkan besarnya dana Silpa yang mencapai Rp1,7 triliun lebih.
Padahal menurut Imelda, dana Silpa Rp1,7 triliun bisa digunakan untuk mendorong kinerja pelayanan dasar masyarakat dan pelayanan publik yang dinilai belum maksimal pada tahun 2023.
Penyebab lainnya sebut Imelda, kontribusi Penerimaan Asli Daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah Kabupaten Mimika ditemukan kesalahan dalam penginputan pembilang.
“Dua hal itu yang menyebabkan capaian tidak sesuai dengan data dukung yang dimasukan dalam sistem,” jelas Imelda.
Untuk mencapai kemandirian fiskal, Pemkab Mimika harus berinovasi dalam pengelolaan PAD yang sesuai dengan potensinya, kondisi dan aspirasi masyarakat.
Bupati Eltinus membenarkan bahwa Silpa tahun 2023 sebesar Rp1,7 triliun. Meski demikian, sebelumnya dirinya sudah mengingatkan pimpinan OPD untuk menggunakan habis dana APBD Mimika demi kepentingan masyarakat.
“Tetapi pada saat itu saya tengah berada di penjara untuk menjalani proses hukum di KPK. Setelah bebas dan kembali aktif menjabat sebagai bupati, ternyata banyak pekerjaan yang tidak tuntas dan banyak kontraktor yang bekerja tanpa melalui prosedur,” jelas Bupati Eltinus.
Dengan tidak menyelesaikan banyak pekerjaan maka anggaran dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda). Bupati berharap pengalaman dana Silpa tahun 2023 yang sangat besar, menjadi perhatian pimpinan OPD agar bekerja lebih maksimal di tahun 2024. (Redaksi)










