ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Tujuh Fraksi DPRD Mimika Menyetujui APBD Mimika 2024 Ditetapkan Rp7,5 Triliun

Persetujuan dan menerima RAPBD menjadi APBD Mimika 2024 senilai Rp7,5 triliun ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Anton Bukaleng, Aleks, Tsenawatme Wakil Ketua I, Yohanis Felix Helyanan Wakil Ketua II dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

18 Januari 2024
0
Tujuh Fraksi DPRD Mimika Menyetujui APBD Mimika 2024 Ditetapkan Rp7,5 Triliun

Anton Bukaleng, Ketua DPRD Mimika menyerahkan berita acara persetujuan RAPBD 2024 Rp7,5 triliun kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Kamis 18 Januari 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perkiraan sejumlah pihak yang memprediksi RAPBD Mimika 2024 akan turun dari angka Rp7,5 triliun setelah dibahas DPRD Mimika rupanya meleset.

Tujuh fraksi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk ditetapkan menjadi APBD 2024 sebesar Rp7,5 triliun.

ADVERTISEMENT

Meskipun menyatakan menyetujui dan menerima namun ketujuh fraksi memberikan sejumlah catatan penting yang harus diperhatikan dan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mimika sesuai dengan besaran postur APBD.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pernyataan setuju dan menerima disampaikan dalam pandangan akhir Rapat Paripurna IV Masa Sidang I tentang pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Mimika dan penutupan pembahasan RAPBD Mimika 2024, Kamis 18 Januari 2024.

Baca Juga

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 Jatuh 21 Maret 2026

Pernyataan persetujuan dan menerima RAPBD menjadi APBD Mimika 2024 senilai Rp7,5 triliun ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng, Aleks Tsenawatme Wakil Ketua I, Yohanis Felix Helyanan Wakil Ketua II dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Usai ditandatangani Anton Bukaleng Ketua DPRD Mimika menyerahkan berita acara kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Mariaunus Tandiseno dalam pandangan akhir Fraksi Golkar menyampaikam apresiasi dan terima kasih atas jawaban Pemerintah Kabupaten Mimika terhadap pandangan Fraksi Golkar.

Dengan demikian Fraksi Golkar memutuskan menerima usulan RAPBD untuk ditetapkan sebagai APBD 2024.

Ketua Fraksi Nasdem, Anton Pali dalam pandangan akhirnya menyatakan Fraksi Nasdem mengapresi kepada tim anggaran eksekutif dan legislatif yang telah membahas KUA-PPAS bersama-sama tim anggaran legislatif dan eksekutif sebagai mitra sejajar dan telah disepakati bersama dengan penuh dinamis.

Setelah mendengar dan membaca jawaban pemerintah memberikan apresiasi yang telah memberikan jawaban secara terperinci.

Dalam pandangan akhir ini Fraksi Nasdem memberikan catatan untuk diperhatikan pemerintah. Yakni meminta kepada pemerintah berlaku seadil-adilnya bagi masyarakat yang ada di daerah ini.

“Apabila masyarakat di kota makan nasi maka di pesisir dan gunung juga makan nasi, masyarakat di kota tinggal dengan rumah yang layak maka masyarakat di pesisir dan pegunungan bisa menikmati rumah layak huni,” ujar Anton Pali.

Begitupun akses jalan maupun jembatan, gedung sekolah di kota yang baik maka di pesisir dan pegunungan juga sama menikmati hal yang sama.

Pemberian dana hibah tidak boleh fokus pada satu kelompok saja tetapi harus merata kepada semua agama yang ada di Mimika.

Yulian Salossa, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan akhir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah setelah mendengar dan mencermati jawaban Bupati Mimika yang dibacakan Pj Sekda Mimika Fraksi PDI Perjuangan secara rinci.

Fraksi PDI Perjuangan sangat mendukung atas niat baik pemerintah dalam membangun memajukan kesejahteraan masyarakat.

Namun, Fraksi PDI Perjuangan berharap bukan janji di atas kertas tetapi harus diimplementasikan secara nyata.

Selain menyetujui serta mengapresiasi, Fraksi PDI Perjuangan memberikan catatan kepada pemerintah atas kebijakan pemerintah yang membatalkan pembangunan Kantor Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan dan dialihkan untuk pembagunan rumah lahak huni untuk masyarakat pegunungan.

Fraksi PDI Perjuangan menolak pembayaran secara keseluruhan pembangunan Kantor Sinode Kingmi tetapi dibayarkan sesuai progres kemajuan.

Fraksi PDI juga  menolak anggaran pembangunan Gereja Marthen Luter Mile 23 dan dana Rp 30 miliar untuk peresmian.

Fraksi PDI Perjuangan berpendapat pengalokasian anggaran Rp100 miliar harus dihentikan sementara karena saat ini masih dalam status proses hukum.

Sementara untuk dana 30 miliar karena kegiatannya hanya bersifat seremonial. Kendati demikian Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima dan menyetujui.

Sementara Ketua Fraksi Gerindra Nurman S Karupukaro dalam pandangan akhir Fraksi Gerindra menyatakan apa yang disampaikan jawaban pemerintah belum menjawab kepuasan Fraksi Gerindra.

Gerindra beralasan dari besaran postur RAPBD Rp7,5 triliun tidak mengalokasikan untuk pembangunan di dua wilayah Mimika Timur dan Agimuga sebagai daerah persiapan pemekaran kabupaten baru.

Nurman dalam pandangan akhir fraksi menyatakan Fraksi Gerindra sangat menyesalkan anggaran pendidikan yang terlalu besar.

Namun demikian, Gerindra menerima dengan catatan-catatan kepada pemerintah dalam penetapan APBD Mimika 2024.

Ketua Fraksi PKB, Miler Kogoya dalam pandangan akhir Fraksi PKB menyampaikan menerima dan menyetujui. Namun ada catatan-catatan bagi pejabat pembina kepegawaian.

PKB menyoroti adanya aksi demo damai berdarah oleh ASN karena menolak roling jabatan. Atas peristiwa tersebut membuat wibawa pemerintah dipertaruhkan.

PKB juga mengkritisi jadwal penyusunan KUA-PPAS yang tidak tepat waktu dan berharap pengalaman ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

Fraksi PKB juga merekomendasikan apabila APBD sudah ditetapkan bersama maka realisasinya satu bulan setelah ditetapkan. Serta tetap menjalin kemitraan yang harmonis antara Bupati dan DPRD serta melanjutkan Rakornis secara bersama.

Pada momen yang sama, Fraksi PKB meminta pemerintah memperhatikan masyarakat Kampung Nayaro yang selama ini dilupakan.

Tempat tinggal, pendidikan mereka sangat disayangkan. Apakah keberadaan mereka jadi tanggungjawab  Freeport atau pemerintah?

Aloysius Pairong, Anggota Fraksi Gabungan Perindo dan PSI dalam pandangan Fraksi Gabungan mengatakan APBD harus menjawab kebutuhan UMKM.

Selain meningkatkan ekonomi juga membuka lapangan kerja baru untuk menekan angka pengangguran. Peningkatan mutu pendidikan, pelatihan untuk membantu meningkatkan keterampilan.

Namun demikian Fraksi Gabungan menyatakan menerima dan menyetujui RAPBD 2024 dengan harapan pemerintah tetap memperhatikan catatan-catatan untuk kepentingan masyarakat.

Sekretaris Fraksi Demokrat Lexi David Linturaan dalam pandangan akhirnya menyatakan menerima dan menyetujui RAPBD Mimika.

Meskipun menyetujui, Fraksi Demokrat menyampaikan catatan. Yakni semua proyek yang sudah diprogramkan sudah direalisasikan pada April bukan Bulan Oktober, pencairan dana hibah bagi penyelenggara Pemilu secepatnya.

Rapat pembahasan dan penetapan APBD 2024 dipimpin Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng didampingi Aleks Tsenawatme Wakil Ketua I dan Yohanis Felix Helyanan Wakil Ketua II.

Rapat dihadiri Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Pj. Sekda Mimika Dominggus Robert Mayaut, 26 dari 34 Anggota DPRD Mimika, pimpinan OPD, TNI-Polri serta undangan lainnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

Hilang Empat Hari Marvin Kembali ke Rumah: Takut Setelah Kepergiannya Dilaporkan ke Polisi

20 Maret 2026
Ketua Umum IKF Mimika: Flobamora Papua Tengah Krisis Legitimasi Saat Organisasi Dibentuk Tanpa Mandat

Ketua Umum IKF Mimika: Flobamora Papua Tengah Krisis Legitimasi Saat Organisasi Dibentuk Tanpa Mandat

20 Maret 2026
Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 Jatuh 21 Maret 2026

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 Jatuh 21 Maret 2026

20 Maret 2026
Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

20 Maret 2026
Satu Unit Rumah Ludes Dibakar Orang Tidak Dikenal

Satu Unit Rumah Ludes Dibakar Orang Tidak Dikenal

20 Maret 2026
Polri Masih Menjadi Pilihan Putra-Putri Mimika, 2026 Pendaftar Mencapai 383 Peserta

Polri Masih Menjadi Pilihan Putra-Putri Mimika, 2026 Pendaftar Mencapai 383 Peserta

20 Maret 2026

POPULER

  • Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    Sertijab Pejabat Pemkab Mimika Dibatalkan, Bupati dan Wabup Siap Temui ASN

    787 shares
    Bagikan 315 Tweet 197
  • Pemkab Mimika Mulai Cairkan THR untuk 8.000 ASN dan PPPK, Anggaran Capai Rp30 Miliar

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Empat Tenaga Kesehatan Diserang KKB: Dua Orang Tewas, Satu Korban Asal Kabupaten Ende-NTT

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Jual Senjata Organik Seharga Rp90 Juta, Oknum Prajurit TNI Ditangkap

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
Next Post
Bupati Eltinus Berang di Rapat Paripurna RAPBD, Apa Maksud Anggota DPRD Singgung Terus Gereja Kingmi

Bupati Eltinus Berang di Rapat Paripurna RAPBD, Apa Maksud Anggota DPRD Singgung Terus Gereja Kingmi

Marsda TNI Benny Arfan, Pangkoopsud III foto bersama Danlanud beserta jajaran Anggota Satrad 243 Timika, Kamis 18 Januari 2024. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Pangkoopsud III Tinjau Kebun Ketahanan Pangan dan Alutsista Radar Strada 243 Timika

Soal Hibah Rp130 Miliar untuk Gereja Kingmi, Marianus: TAPD Harus Belajar dari Sekda Haurisa

Soal Hibah Rp130 Miliar untuk Gereja Kingmi, Marianus: TAPD Harus Belajar dari Sekda Haurisa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id