ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

PT Petrosea Resmikan Pengoperasian Mesin Komposter Pengolahan Sisa Limbah Makanan

Inisiatif semacam ini juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Mimika dalam mendukung dan menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik.

14 Oktober 2023
0
PT Petrosea Resmikan Pengoperasian Mesin Komposter Pengolahan Sisa Limbah Makanan

Karyawan PT Petrosea memasukan limbah sisa makanan kedalam mesin pengolah sampah organik dalam acara peresmian, Sabtu 14 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Manajemen PT Petrosea bekerjasama dengan PT Kinarya Bangun Sesama meresmikan pengoperasian mesin pengolahan limbah makanan menjadi pupuk organik, Sabtu 14 Oktober 2023.

Peresmian yang berlangsung di camp PT. Petrosea Timika ditandai dengan pengguntingan pita oleh Septinus Timang, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Hadir juga Jefri Deda, S.Sos, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bita Budiariani, Human Capital and General Services Director PT Petrosea dan  Nathan Kuum, SVP SLD  PT Freeport Indonesia.

Mesin pengolahan limbah sampah ini mempunyai kapasitas produksi 300 kilo gram setiap hari. Proses pengolahan sampah membutuhkan waktu 24 jam sudah menjadi pupuk organik dan bisa digunakan.

Baca Juga

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Nathan Kuum mewakili manajemen Freeport pada kesempatan itu memberikan apreasiasi kepada PT Petrosea yang telah mengambil inisiatif dalam penanganan pengolahan limbah sisa makanan menjadi pupuk organik.

Nathan berharap kedepan pupuk organik yang dihasilkan dari hasil pengolahan ini bisa dibagikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak bergantung pada pupuk pabrikan.

Petrosea sebagai mitra kerja Freeport dalam menangani limbah tambang juga turut membantu dari sisi sosial, yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Seperti membantu buku-buku bacaan pendidikan, tas dan peralatan penunjang pendidikan kepada sekolah-sekolah di Mimika.

Nathan juga menyampaikan terima kasih kepada Petrosea yang telah merekrut tenaga kerja putra-putri asli Papua untuk menjadi bagian dalam pengerjaan proyek-proyek perusahaan.

“Saya berharap kedepan ada perusahaan lain yang mau bekerjasama dengan Freeport untuk membantu masyarakat. Kalau mesin ini sudah berjalan baik maka kedepan bisa sumbangkan pupuk kepada masyarakat, dengan tetap berkolaborasi dengan pemerintah,” pintanya.

Kepada PT Petrosea, Nathan ingatkan untuk terus memberikan dukungan program kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika.

Sementara itu Bita Budiariani dalam sambutan mengatakan, salah satu masalah terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah sampah.

Dengan adanya mesin pengolahan sampah limbah sisa makanan, PT Petrosea ingin memulai dari hal kecil dalam upaya mengurangi polusi sampah organik.

Berdasarkan hasil riset, 57 persen dari total sampah adalah sisa makanan. Pengolahan sampah limbah sisa makanan ini, Petrosea bekerjasama dengan PT Kinarya Bangun Sesama.

Dimana Kinarya Bumi Lestari membantu kesehatan lingkungan sebagai bagian dari program SDGs, sehingga pupuk organik yang dihasilkan bisa digunakan untuk menyuburkan kembali tanaman yang ada di area kerja perusahaan.

Bita berharap dalam program ini membutuhkan dukungan dan kerjasama dari para vendor, terutama Freeport yang merupakan salah satu perusahaan penghasil sisa makanan  cukup besar.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya yang dibacakan Septinus Timang mengungkapkan, limbah sampah organik menjadi salah satu persoalan di Kota Timika.

Karenanya mesin pengolahan limbah sampah merupakan bentuk nyata sebagai salah satu komitmen untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari limbah sampah organik.

Bupati berharap melalui proses daur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Inisiatif semacam ini juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Mimika dalam mendukung dan menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik,”pesan Bupati. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026
Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

10 Oktober 2026
Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

9 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    770 shares
    Bagikan 308 Tweet 193
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    492 shares
    Bagikan 197 Tweet 123
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post

Pipa Induk Air Bersih Bocor, Aspal di Jalan Cenderawasih Dijebol Belasan Meter

Kabupaten Nabire Juara Umum Pesparani Provinsi Papua Tengah

Kabupaten Nabire Juara Umum Pesparani Provinsi Papua Tengah

Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Mimika Serahkan 20 Ton Beras dan Uang Pembinaan untuk 40 UMKM

Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Mimika Serahkan 20 Ton Beras dan Uang Pembinaan untuk 40 UMKM

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id