ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

PT Petrosea Resmikan Pengoperasian Mesin Komposter Pengolahan Sisa Limbah Makanan

Inisiatif semacam ini juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Mimika dalam mendukung dan menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik.

14 Oktober 2023
0
PT Petrosea Resmikan Pengoperasian Mesin Komposter Pengolahan Sisa Limbah Makanan

Karyawan PT Petrosea memasukan limbah sisa makanan kedalam mesin pengolah sampah organik dalam acara peresmian, Sabtu 14 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Manajemen PT Petrosea bekerjasama dengan PT Kinarya Bangun Sesama meresmikan pengoperasian mesin pengolahan limbah makanan menjadi pupuk organik, Sabtu 14 Oktober 2023.

Peresmian yang berlangsung di camp PT. Petrosea Timika ditandai dengan pengguntingan pita oleh Septinus Timang, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Hadir juga Jefri Deda, S.Sos, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bita Budiariani, Human Capital and General Services Director PT Petrosea dan  Nathan Kuum, SVP SLD  PT Freeport Indonesia.

Mesin pengolahan limbah sampah ini mempunyai kapasitas produksi 300 kilo gram setiap hari. Proses pengolahan sampah membutuhkan waktu 24 jam sudah menjadi pupuk organik dan bisa digunakan.

Baca Juga

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Nathan Kuum mewakili manajemen Freeport pada kesempatan itu memberikan apreasiasi kepada PT Petrosea yang telah mengambil inisiatif dalam penanganan pengolahan limbah sisa makanan menjadi pupuk organik.

Nathan berharap kedepan pupuk organik yang dihasilkan dari hasil pengolahan ini bisa dibagikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak bergantung pada pupuk pabrikan.

Petrosea sebagai mitra kerja Freeport dalam menangani limbah tambang juga turut membantu dari sisi sosial, yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Seperti membantu buku-buku bacaan pendidikan, tas dan peralatan penunjang pendidikan kepada sekolah-sekolah di Mimika.

Nathan juga menyampaikan terima kasih kepada Petrosea yang telah merekrut tenaga kerja putra-putri asli Papua untuk menjadi bagian dalam pengerjaan proyek-proyek perusahaan.

“Saya berharap kedepan ada perusahaan lain yang mau bekerjasama dengan Freeport untuk membantu masyarakat. Kalau mesin ini sudah berjalan baik maka kedepan bisa sumbangkan pupuk kepada masyarakat, dengan tetap berkolaborasi dengan pemerintah,” pintanya.

Kepada PT Petrosea, Nathan ingatkan untuk terus memberikan dukungan program kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika.

Sementara itu Bita Budiariani dalam sambutan mengatakan, salah satu masalah terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah sampah.

Dengan adanya mesin pengolahan sampah limbah sisa makanan, PT Petrosea ingin memulai dari hal kecil dalam upaya mengurangi polusi sampah organik.

Berdasarkan hasil riset, 57 persen dari total sampah adalah sisa makanan. Pengolahan sampah limbah sisa makanan ini, Petrosea bekerjasama dengan PT Kinarya Bangun Sesama.

Dimana Kinarya Bumi Lestari membantu kesehatan lingkungan sebagai bagian dari program SDGs, sehingga pupuk organik yang dihasilkan bisa digunakan untuk menyuburkan kembali tanaman yang ada di area kerja perusahaan.

Bita berharap dalam program ini membutuhkan dukungan dan kerjasama dari para vendor, terutama Freeport yang merupakan salah satu perusahaan penghasil sisa makanan  cukup besar.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya yang dibacakan Septinus Timang mengungkapkan, limbah sampah organik menjadi salah satu persoalan di Kota Timika.

Karenanya mesin pengolahan limbah sampah merupakan bentuk nyata sebagai salah satu komitmen untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari limbah sampah organik.

Bupati berharap melalui proses daur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Inisiatif semacam ini juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Mimika dalam mendukung dan menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik,”pesan Bupati. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post

Pipa Induk Air Bersih Bocor, Aspal di Jalan Cenderawasih Dijebol Belasan Meter

Kabupaten Nabire Juara Umum Pesparani Provinsi Papua Tengah

Kabupaten Nabire Juara Umum Pesparani Provinsi Papua Tengah

Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Mimika Serahkan 20 Ton Beras dan Uang Pembinaan untuk 40 UMKM

Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Mimika Serahkan 20 Ton Beras dan Uang Pembinaan untuk 40 UMKM

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id