ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

PT Petrosea Resmikan Pengoperasian Mesin Komposter Pengolahan Sisa Limbah Makanan

Inisiatif semacam ini juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Mimika dalam mendukung dan menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik.

14 Oktober 2023
0
PT Petrosea Resmikan Pengoperasian Mesin Komposter Pengolahan Sisa Limbah Makanan

Karyawan PT Petrosea memasukan limbah sisa makanan kedalam mesin pengolah sampah organik dalam acara peresmian, Sabtu 14 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Manajemen PT Petrosea bekerjasama dengan PT Kinarya Bangun Sesama meresmikan pengoperasian mesin pengolahan limbah makanan menjadi pupuk organik, Sabtu 14 Oktober 2023.

Peresmian yang berlangsung di camp PT. Petrosea Timika ditandai dengan pengguntingan pita oleh Septinus Timang, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

Hadir juga Jefri Deda, S.Sos, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bita Budiariani, Human Capital and General Services Director PT Petrosea dan  Nathan Kuum, SVP SLD  PT Freeport Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mesin pengolahan limbah sampah ini mempunyai kapasitas produksi 300 kilo gram setiap hari. Proses pengolahan sampah membutuhkan waktu 24 jam sudah menjadi pupuk organik dan bisa digunakan.

Baca Juga

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Nathan Kuum mewakili manajemen Freeport pada kesempatan itu memberikan apreasiasi kepada PT Petrosea yang telah mengambil inisiatif dalam penanganan pengolahan limbah sisa makanan menjadi pupuk organik.

Nathan berharap kedepan pupuk organik yang dihasilkan dari hasil pengolahan ini bisa dibagikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak bergantung pada pupuk pabrikan.

Petrosea sebagai mitra kerja Freeport dalam menangani limbah tambang juga turut membantu dari sisi sosial, yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Seperti membantu buku-buku bacaan pendidikan, tas dan peralatan penunjang pendidikan kepada sekolah-sekolah di Mimika.

Nathan juga menyampaikan terima kasih kepada Petrosea yang telah merekrut tenaga kerja putra-putri asli Papua untuk menjadi bagian dalam pengerjaan proyek-proyek perusahaan.

“Saya berharap kedepan ada perusahaan lain yang mau bekerjasama dengan Freeport untuk membantu masyarakat. Kalau mesin ini sudah berjalan baik maka kedepan bisa sumbangkan pupuk kepada masyarakat, dengan tetap berkolaborasi dengan pemerintah,” pintanya.

Kepada PT Petrosea, Nathan ingatkan untuk terus memberikan dukungan program kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika.

Sementara itu Bita Budiariani dalam sambutan mengatakan, salah satu masalah terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah sampah.

Dengan adanya mesin pengolahan sampah limbah sisa makanan, PT Petrosea ingin memulai dari hal kecil dalam upaya mengurangi polusi sampah organik.

Berdasarkan hasil riset, 57 persen dari total sampah adalah sisa makanan. Pengolahan sampah limbah sisa makanan ini, Petrosea bekerjasama dengan PT Kinarya Bangun Sesama.

Dimana Kinarya Bumi Lestari membantu kesehatan lingkungan sebagai bagian dari program SDGs, sehingga pupuk organik yang dihasilkan bisa digunakan untuk menyuburkan kembali tanaman yang ada di area kerja perusahaan.

Bita berharap dalam program ini membutuhkan dukungan dan kerjasama dari para vendor, terutama Freeport yang merupakan salah satu perusahaan penghasil sisa makanan  cukup besar.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya yang dibacakan Septinus Timang mengungkapkan, limbah sampah organik menjadi salah satu persoalan di Kota Timika.

Karenanya mesin pengolahan limbah sampah merupakan bentuk nyata sebagai salah satu komitmen untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari limbah sampah organik.

Bupati berharap melalui proses daur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Inisiatif semacam ini juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Mimika dalam mendukung dan menjaga lingkungan tetap terpelihara dengan baik,”pesan Bupati. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

14 Juli 2026
Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

14 Juli 2026
Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

14 Juli 2026
Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

14 Juli 2026
Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

14 Juli 2026
Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

14 Juli 2026

POPULER

  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    719 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
Next Post

Pipa Induk Air Bersih Bocor, Aspal di Jalan Cenderawasih Dijebol Belasan Meter

Kabupaten Nabire Juara Umum Pesparani Provinsi Papua Tengah

Kabupaten Nabire Juara Umum Pesparani Provinsi Papua Tengah

Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Mimika Serahkan 20 Ton Beras dan Uang Pembinaan untuk 40 UMKM

Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkab Mimika Serahkan 20 Ton Beras dan Uang Pembinaan untuk 40 UMKM

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id