ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Pengangguran di Papua Tengah Mencapai 14 Ribu, Urutan Teratas di Kabupaten Mimika

James Boray menuturkan untuk memproteksi perusahaan merekrut tenaga kerja, perlu adanya Peraturan Gubernur sehingga bisa membatasi penerimaan tenaga kerja antar daerah.

20 September 2023
0
Pengangguran di Papua Tengah Mencapai 14 Ribu, Urutan Teratas di Kabupaten Mimika

Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua Tengah James Boray didampingi Ausilius You, Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah dan Hendritte Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika menjelaskan tentang kondisi jumlah tenaga kerja Papua Tengah, Rabu 20 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencacat saat ini terdapat 14 ribu lebih warga Provinsi Papua Tengah yang belum memiliki pekerjaan (pengangguran).

Ribuan pengangguran tersebut tersebar di delapan kabupaten, dengan urutan pertama Kabupaten Mimika yang mencapai 6 ribu lebih. Menyusul Kabupaten Nabire 2.752, Kabupaten Dogiai 2.556, Paniai 1.760, Puncak 155 orang dan  Puncak Jaya 89 orang.

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan Pj. Gubernur Papua Ribka Haluk dalam sambutan yang dibacakan Ausilius You, Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah dalam Ngobrol Pintar Bareng Pemerintah dan Pengusaha (Ngopi Barapen) yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 20 September 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tingginya angkatan kerja menjadi tantangan baru bagi pemerintah Provinsi Papua Tengah. Untuk mengatasi persoalan pengangguran ini, Gubernur mengingatkan kepada seluruh perusahaan di Papua untuk menghentikan perekrutan tenaga kerja dari luar Papua dan lebih diprioritaskan kepada tenaga kerja lokal.

Baca Juga

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Salah satu kendala rendahnya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan, dikarenakan minimnya informasi lowongan pekerjaan yang dibuka oleh perusahan.

Gubernur sangat menyayangkan, karena banyak perusahaan yang beroperasi di Papua Tengah namun tidak berpengaruh menurunnya jumlah angka tenaga kerja.

Untuk itu, Gubernur menegaskan kepada 150 perwakilan perusahaan yang hadir dalam Ngopi Barepen untuk lebih mengutamakan penerimaan tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP).

Gubernur juga menyampaikan saat ini pemerintah telah membentuk Tim Satgas Stunting, Satgas Kemiskinan Ekstrem, Satgas Inflasi Daerah dan Satgas Pengangguran.

Sementara Lengga Mali, Manajer HRD PT Pangan Sari menyarankan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mumpuni, Dinas Tenaga Kerja perlu membuka Balai Latihan Kerja (BLK).

Melalui BLK calon pencari kerja dapat dilatih untuk meningkatkan skiil dan kemampuan, sehingga bisa menjadi referensi perusahaan untuk menerima tenaga kerja.

Perlu juga melibatkan Dinas Pendidikan maupun dinas terkait lainnya agar mampu menghasilkan tenaga-tenaga yang memiliki pengetahuan yang mumpuni, baik pendidikan formal maupun non formal.

Dikatakan, PT Pangan Sari sebagai perusahaan yang mendapat pekerjaan dari PT Freeport Indonesia sudah mempunyai komitmen peningkatan jumlah tenaga kerja lokal dengan kuota 30 persen.

Dengan suatu harapan dalam rentan waktu lima sampai sepuluh tahun kedepan bisa menyerap hingga mencapai 54 persen. Namun Lengga mengakui pada sisi yang lain perusahaan mengalami kendala minimnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Tengah, James Boray menuturkan, untuk memproteksi perusahaan merekrut tenaga kerja, perlu adanya Peraturan Gubernur sehingga bisa membatasi penerimaan tenaga kerja antar daerah.

Pengangguran yang tinggi menjadi salah satu program pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) masalah tenagakerjaan.

James berharap melalui Ngopi Barapen ini pemerintah dan perusahaan bisa memikirkan untuk mencari jalan keluar mengatasi persoalan ini.

Dikatakan meskipun banyak perusahaan beroperasi di Mimika, namun jumlah angka pengangguran paling banyak ada di Mimika.

“Begitupun di Kabupaten Nabire meskipun banyak perusahaan tapi ada masalah ketenagakerjaan, termasuk Pania. Yang sedikit hanya Puncak Jaya,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    731 shares
    Bagikan 292 Tweet 183
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Jhon NR Gobai, Anvgota DPR Papua foto bersama Kejari Mimika Mailany dalam kunjungannya pada 18 September 2023. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Anggota DPR Papua Dorong Bangun Gedung Peradilan Adat Papua Tengah di Timika

Enam Gubernur di Tanah Papua Bertemu di Timika, Rumuskan Delapan Kesepakatan untuk Diserahkan ke Jakarta

Enam Gubernur di Tanah Papua Bertemu di Timika, Rumuskan Delapan Kesepakatan untuk Diserahkan ke Jakarta

Firmansyah, Rasyid, Kabag Protokol Kemendagri memaparkan peran Keprotokolan sesuai undang-undang dalam sosialisasi Keprotokolan, Jumat 21 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Firmansyah Rasyid Ingatkan Protokol untuk Perhatikan Nilai Etika dan Estetika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id