ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Pengangguran di Papua Tengah Mencapai 14 Ribu, Urutan Teratas di Kabupaten Mimika

James Boray menuturkan untuk memproteksi perusahaan merekrut tenaga kerja, perlu adanya Peraturan Gubernur sehingga bisa membatasi penerimaan tenaga kerja antar daerah.

20 September 2023
0
Pengangguran di Papua Tengah Mencapai 14 Ribu, Urutan Teratas di Kabupaten Mimika

Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua Tengah James Boray didampingi Ausilius You, Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah dan Hendritte Tandiono, Asisten 3 Setda Mimika menjelaskan tentang kondisi jumlah tenaga kerja Papua Tengah, Rabu 20 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencacat saat ini terdapat 14 ribu lebih warga Provinsi Papua Tengah yang belum memiliki pekerjaan (pengangguran).

Ribuan pengangguran tersebut tersebar di delapan kabupaten, dengan urutan pertama Kabupaten Mimika yang mencapai 6 ribu lebih. Menyusul Kabupaten Nabire 2.752, Kabupaten Dogiai 2.556, Paniai 1.760, Puncak 155 orang dan  Puncak Jaya 89 orang.

Hal ini disampaikan Pj. Gubernur Papua Ribka Haluk dalam sambutan yang dibacakan Ausilius You, Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah dalam Ngobrol Pintar Bareng Pemerintah dan Pengusaha (Ngopi Barapen) yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 20 September 2023.

Tingginya angkatan kerja menjadi tantangan baru bagi pemerintah Provinsi Papua Tengah. Untuk mengatasi persoalan pengangguran ini, Gubernur mengingatkan kepada seluruh perusahaan di Papua untuk menghentikan perekrutan tenaga kerja dari luar Papua dan lebih diprioritaskan kepada tenaga kerja lokal.

Baca Juga

BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

Salah satu kendala rendahnya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan, dikarenakan minimnya informasi lowongan pekerjaan yang dibuka oleh perusahan.

Gubernur sangat menyayangkan, karena banyak perusahaan yang beroperasi di Papua Tengah namun tidak berpengaruh menurunnya jumlah angka tenaga kerja.

Untuk itu, Gubernur menegaskan kepada 150 perwakilan perusahaan yang hadir dalam Ngopi Barepen untuk lebih mengutamakan penerimaan tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP).

Gubernur juga menyampaikan saat ini pemerintah telah membentuk Tim Satgas Stunting, Satgas Kemiskinan Ekstrem, Satgas Inflasi Daerah dan Satgas Pengangguran.

Sementara Lengga Mali, Manajer HRD PT Pangan Sari menyarankan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mumpuni, Dinas Tenaga Kerja perlu membuka Balai Latihan Kerja (BLK).

Melalui BLK calon pencari kerja dapat dilatih untuk meningkatkan skiil dan kemampuan, sehingga bisa menjadi referensi perusahaan untuk menerima tenaga kerja.

Perlu juga melibatkan Dinas Pendidikan maupun dinas terkait lainnya agar mampu menghasilkan tenaga-tenaga yang memiliki pengetahuan yang mumpuni, baik pendidikan formal maupun non formal.

Dikatakan, PT Pangan Sari sebagai perusahaan yang mendapat pekerjaan dari PT Freeport Indonesia sudah mempunyai komitmen peningkatan jumlah tenaga kerja lokal dengan kuota 30 persen.

Dengan suatu harapan dalam rentan waktu lima sampai sepuluh tahun kedepan bisa menyerap hingga mencapai 54 persen. Namun Lengga mengakui pada sisi yang lain perusahaan mengalami kendala minimnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Tengah, James Boray menuturkan, untuk memproteksi perusahaan merekrut tenaga kerja, perlu adanya Peraturan Gubernur sehingga bisa membatasi penerimaan tenaga kerja antar daerah.

Pengangguran yang tinggi menjadi salah satu program pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) masalah tenagakerjaan.

James berharap melalui Ngopi Barapen ini pemerintah dan perusahaan bisa memikirkan untuk mencari jalan keluar mengatasi persoalan ini.

Dikatakan meskipun banyak perusahaan beroperasi di Mimika, namun jumlah angka pengangguran paling banyak ada di Mimika.

“Begitupun di Kabupaten Nabire meskipun banyak perusahaan tapi ada masalah ketenagakerjaan, termasuk Pania. Yang sedikit hanya Puncak Jaya,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

2 Oktober 2026
Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

2 Oktober 2026
Dapur MBG di Mimika Disuspensi 8 Bulan, Sebelumnya Layani Lima Sekolah

Dapur MBG di Mimika Disuspensi 8 Bulan, Sebelumnya Layani Lima Sekolah

2 Oktober 2026
PT Freeport Dorong Mama-Mama SP 9 dan SP 12 Olah Pangan Lokal

PT Freeport Dorong Mama-Mama SP 9 dan SP 12 Olah Pangan Lokal

2 Oktober 2026
KPPG Papua Dorong SPPG Libatkan Pelaku Usaha Lokal

KPPG Papua Dorong SPPG Libatkan Pelaku Usaha Lokal

2 Oktober 2026
M3 Salon Hadir di Timika, Tawarkan Layanan Hair Style hingga Hair Treatment

M3 Salon Hadir di Timika, Tawarkan Layanan Hair Style hingga Hair Treatment

2 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Jhon NR Gobai, Anvgota DPR Papua foto bersama Kejari Mimika Mailany dalam kunjungannya pada 18 September 2023. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Anggota DPR Papua Dorong Bangun Gedung Peradilan Adat Papua Tengah di Timika

Enam Gubernur di Tanah Papua Bertemu di Timika, Rumuskan Delapan Kesepakatan untuk Diserahkan ke Jakarta

Enam Gubernur di Tanah Papua Bertemu di Timika, Rumuskan Delapan Kesepakatan untuk Diserahkan ke Jakarta

Firmansyah, Rasyid, Kabag Protokol Kemendagri memaparkan peran Keprotokolan sesuai undang-undang dalam sosialisasi Keprotokolan, Jumat 21 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Firmansyah Rasyid Ingatkan Protokol untuk Perhatikan Nilai Etika dan Estetika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id